
Dilain tempat juga ada seorang wanita hamil yang mau melahirkan tertatih tatih berusaha kabur dari sepasang kekasih mesum itu.
Ya dia lah angel yang kabur dari apartemen, dia ingin membawa anaknya pergi bersamanya, dia tidak ingin memberikan anaknya kepada ben, dia tau ben pasti akan terus mengancam dan mengekangnya dengan menggunakan atas nama anak.
Oh... tidak bisa, dia sudah muak dengan itu semua, dia menyesal datang ke negara ini, tidak ada satu pun yang dia kenal selain Brian dan Mami Aleta.
Orang yang dia kenal dan menyayangi nya itu sekarang sudah tidak perduli lagi, semenjak dia ingin merusak rumah tangga mantan kakak angkatnya itu.
Tak....
Tak....
Hos...
Hos...
Bunyi langkah yang tertatih tatih dan deru nafas yang memburu sambil memegang perut buncitnya.
Angel berjalan cepat, agar tidak tertangkap oleh Ben dan Momy angkatnya.
"Astaga... gue harus kemana? Ya tuhan selamatkan aku dari orang orang bejat itu, aku tidak ingin di jadikan pemuas nafsu laki laki bejad itu lagi dan aku tak ingin kembali kepada mereka Tuhan... tolong aku... selamatkan aku... selamat kan anak ku Tuhan... hiks... hiks..." Angel menangis di sepanjang jalan, mencari tempat berlindung.
__ADS_1
"Aku harus kemana? kerumah tante Arum ngak mungkin pasti aku ngak akan di izinkan masuk" gumam Aleta.
Di tempat lain di aparteman.
Selesai memadu kasih dengan wanita yang mungkin sepantaran dengan ibunya itu, Ben mencari Angel ke kamarnya.
Sebenarnya ada rasa bersalah kepada Angel, wanita yang dia renggut ke suciannya wanita yang berstatus kekasih dan selalu melampiaskan ***** nya kepada Angel dan tidak berperasaan dia pun menjajakan tubuh Angel kepada laki laki hidung belang yang berkantong tebal demi memenuhi kebutuhannya.
Dengan tidak tau dirinya Ben juga bercinta dengan Ibu angkat Angel di depan mata Angel, dia tau Angel sakit hati, tapi mau bagai mana lagi, menggauli Angel yang sedang hamil besar itu tidak mungkin karena kandungan nya sedikit ada masalah, namun hasratnya tidak bisa dia bendung, mau tidak mau dia melakukan dengan wanita yang berkedok ibu angkat sang kekasih.
Angel...
Angel...
Dia mencari Angel di setiap sudut apartemen itu, namun tidak menemukan wanita hamil tua itu.
"Angel... kau dimana...!!" teriak Ben memenuhi ruangan itu.
"Aaaggkkk.... sialan! dimana kau breksek...!!
"Ada apa honey... kenapa kau ribut sekali?" ucap wanita paruh baya yang hanya memakai kain tipis pembungkus tubuh yang masih terawat itu.
__ADS_1
"Angel ngak ada!" kesal Ben.
"Biarkan saja paling pergi ke supermarket" santai Momy Angel itu.
"Bisa jadi" ucap Ben sedikit tenang.
"Ya sudah ayo istirahat..., apa kau mau lagi" goda wanita bau tanah itu.
"Sudahlah... kau istirahat aja dulu, aku mau menunggu Angel" ucap ben.
"Ncek... kenapa harus di tunggu, nanti juga akan pulang, kemana lagi dia mau pergi, sudah tidak ada tempat untuk dia minggat, tidak ada yang mau menerima dia" kekeh wanita paruh baya itu
Ben hanya mendengus mendengar ucapan wanita paruh baya itu.
Sungguh hatinya tidak tenang saat ini, kemana Angel pergi, dia tidak ingin Angel dan calon anaknya kenapa napa, dia berjanji setelah Angel melahirkan akan membawa Angel negara lain dan hidup bersama dengan anaknya, tanpa gangguan siapa pun, termasuk wanita tua yang ada di depan matanya ini.
"Angel... kemana kau..." gumam Ben.
"Aku tidak akan pernah melepaskan kamu Angel, kamu ibu dari anak anakku, aku juga yang mengambil hal bergaya dari hidup mu, dan aku juga menjerumuskan kamu ke tempat laknat itu, aku tidak akan melepaskan kamu Angel, setelah anak kita lahir, kita akan pergi dari sini, mari kita bangun rumah tangga bahagia, aku janji Angel aku janji tidak akan menyakiti kamu lagi, aku akan membawa kamu ketempat dimana tidak ada seorangpun mengenal kita" gumam Ben yang terus menatap pintu apartemen itu berharap Angel pulang.
Bersambung.....
__ADS_1
Haiii... jangan lupa like komen dan vote ya..
"Terimakasih..."