
Tak...
Tak...
Langkah kaki itu semangkin terdengar dekat dengan mereka,
Iya yang masuk itu adalah keluarga Sanjaya atau keluarga Aleta, bersama Brian dan Aira,
Mata semua orang melotot saat melihat Brian menggandeng gadis muda, dengan balutan gaun malam panjang selutut itu dan memakai high heels mempertontonkan kaki jenjang sang gadis, jangan lupa wajah rupawan Aira nan manis itu, dan jangan lupa satu hal lagi, tetapan mata yang tajam tak kalah jauh dingin dan datar dengan raut wajah dingin Brian, 11 12 lah, mereka berdua,
Membuat tiga pasang mata di ruangan sana merasa kesal, ya siapa lagi klau bukan Bella, dan Orang tuanya,
"Siapa gadis ingusan yang di gandeng Brian itu tan?" kesal Bella kepada Mami Arum,
"Oh it.... belum sempat sang Momy Arum menjawab ucapan Bella, susah di potong oleh Papi Tama,
"Itu Aira. Calon istri Brian pilihan kakek surya buat Brian!" Sela Papi Tama yang sudah dari tadi kesal melihat tingkah laku Bella, Mami Arum terpaksa diam, karena suaminya sudah mulai kesal dengan keluarga sahabatnya itu,
"A-apaa... Calon istri!" ucap mereka barengan, yang di anggukin pasti oleh Papi Tama, namun tidak dengan Mami Arum, dia sedikit tidak enak hati sama sahabatnya itu,
__ADS_1
"Giman sih, jeng... katanya mau menjodohkan anak kita! tapi kok jadi gini sih!" kesal Mama Bella,
"Tadinya gitu jeng, tapi sayangnya Brian sudah di jodohin sama Ayah mertua saya, saya ngak bisa apa apa lagi jeng" kata Mami Arum lembut,
"Cih... Anak anak sendiri, tapi kok jeng mau maunya anak sediri di jodohin sama tua bangkang itu!" kesal Mama Bella, dan tak sadar sudah memancing emosi Papi Tama dan Mami Arum,
"Hay... jeng! jaga ucapan kamu ya! kamu sadar yang kamu bilang tua bangka itu adalah ayah mertua saya! dan orang tua dari suami saya, kakek oleh anak saya, sampai di sini kamu paham!!" marah Mamy Arum, dan meninggalkan keluarga tak tau malu itu, menyusul sang anak dan keluarga iparnya,
"Tolong, bilang sama istri loe, klau bicara jaga sopan santun, mentang mentang kita bersahabat, jangan terlalu ngelunjak!" ucap Papi Tama, memandang marah kepada sahabatnya itu, dan juga ikut meninggalkan bedebah tersebut,
"Mama sih ah! bukan cari simpati mereka malah bikin emosi mereka!" bentak Bella kesal
"Kamu itu. Klau ngomong mikir dulu! kalau sudah begini, bagai mana cara membujuk mereka!" kesal Papa Bella,
"Sudah lah. Ahhh... papa pikir aja nanti sekarang selesaikan dulu acara ini!" ucap Mami Bella enteng,
Tak jauh dari tempat Brian dan keluarga sanjaya duduk di sana juga ada Tommy, Kevin dan Roy duduk,
"Buset, adek gue cantik banget!" gumam Tommy, dan sempat sempatnya di mencuri foto Aira, itu di sadari oleh Brian,
__ADS_1
Brian Langsung menatap tajam Tommy, Tommy malah cengengesan melihat Brian,
Tommy langsung berdiri dan ikut bergabung dengan Aira dan keluarga Brian,
"Hallo... semua, ucap Tommy dan di sambut ramah oleh Wiliam, Dedy Alfa, kakek Surya, karena Tommy juga salah satu rekan bisnis mereka, tapi tidak dengan Brian dia tau kekasihnya itu sangat dekat dengan Tommy,
"Hay adek abang! tumben mau ikut acara beginian, biasanya abang ajak ngak mau!" rengut Tommy,
"Ncek, ini juga di paksa abang!" dengus Aira,
yang lain terkekeh dengan ucapan dan tingkah Tommy dan Aira, tapi tidak dengan sang kekasih, dia cemburu dengan Tommy,
"Jangan dekat dekat dia! geser ke sini!" Brian menarik kursi yang di duduki oleh Aira, Aira hanya bisa mendengus kesal dengan ulah Brian,
Keluarganya hanya bisa tertawa dengan tingkah Brian,
"Dasar bucin!" ucap Jasmin,
Di seberang sana, ada sepasang mata memandang Brian dengan penuh permusuhan,
__ADS_1
"Awas loe, akan gue rebut apa yang ada di dekat loe!" gumam orang itu,