Aira Si Gadis Dingin

Aira Si Gadis Dingin
Bab 200


__ADS_3

Sedangkan di seberang sana, di perusahaan Samudra Grup Angel membuat ulah.


"Maaf mbak, mbak tidak bisa bertemu dengan boss, karena boss tidak mau di ganggu" ucap resepsionis dengan ramah.


Iya Brian sudah mewanti wanti para orang orang di sana, agar tidak mengizinkan Angel menemuinya, dan apa bila Angel datang di suruh usir.


"Heeiii... Siapa kamu ha... melarang larang saya, ingat ya kamu, pasti sebentar lagi kamu akan di pecat, sudah menghalang halangi saya bertemu kaka saya" teriak Angel tidak terima.


"Maaf mbak, tapi Boss sendiri yang memberi tahu kami, tidak mengizinkan mbak untuk naik ke atas?!" jawab resepsionis lagi.


"Kurang ajar sekali kamu, ngak usah fitnah fitnah kak Bri, kamu belum tau saya, saya pengganti istrinya yang kabur itu, wanita gembel itu, wanita kampungan itu, wanita ngak guna, tau ngak kamu!!" marah Angel.


"Mau apa pun alasan mbak, kami tidak bisa membiarkan mbak untuk naik ke ruangan Boss" tegas resepsionis itu.


"Dasar sialan..., karyawan rendahan, ngak guna, lepasin saya, saya mau ke ruangan kak Bri!!" maki Angel, yang memberontak melawan resepsionis yang memegang tangannya dengan sangat kuat.


Namun perlawanan Angel itu sia sia, karena tenaga resepsionis lebih kuat dari Angel, Angel di seret keluar kedung perusahaan itu, dan di dorong kasar oleh resepsionis itu, sampai sampai Angel tersungkur di lantai Lobby tersebut.


"Ya... Karyawan rendahan, apa yang kau lakukan, apa kau tidak tau, klau aku sedang hamil anak kak Bri, kalau sampai kenapa napa dengan kandungan ku, awas kau sialan!!" marah Angel.


"Ahh... Iya kah mbak, tapi saya ngak takut tuh!" acuh resepsionis itu.


"Brengsek kau..." kesal Angel, berdiri dengan marah, karena malu banyak yang melihatnya dengan tatapan mengejek dan sinis.

__ADS_1


"Pergilah mbak, klau mau di sana silahkan, siap siap saya siram pakai Air pelan!" ancam resepsionis itu.


"Coba saja kalau kau berani!" tantang Angel, yang tidak mau pergi dari sana.


Resepsionis itu datang dengan membawa dua embar Aira bekas pelan, yang terkena campuran susu dan bekas menguras toilet, dan lansung menyiram Angel tanpa ampun.


Byuurrr..


Byuuurr...


Dua ember air pel lansung membasahi tubuh Angel.


"Yaaa... Sialan apa yang kau lakukan!!" teriak Angel, yang sudah seperti kucing kecebur got.


orang orang yang ada di sana, ternga nga dan lansung tertawa terpingkal pingkal melihat Angel.


"Awas.. kamu ya, akan aku balas kamu!!" marah Angel dan berlalu dari sana dengan pakaian yang basah kuyup.


"Ya....ya, ya terserah mbak lah, mau awas awas sampai kapan, ngak ngaruh sama saya, suahhh... pergi sana jauh jauh" usir resepsionis itu melambai lambaikan tangannya seperti mengusir ayam.


"Waduh... Ca, loe berani amat" kekeh temannya.


"Ya mau gimana lagi, ngeyel sih, sudah di bilang Boss ngak mau ketemu, masih maksa, dasar gatal emang" ocehnya.

__ADS_1


"Kamu ngak takut, klau Boss marah sama kamu, secara dia kan adik angkat Boss?" tanya temannya lagi.


"Ngapain takut, boss sendiri kok yang suruh usir dia klau datang, lagian ya, gue kesal sama dia, gara gara dia Nona Aira yang cantik paripurna pergi kan?!" oceh sang resepsionis.


"Iya sih... sudah sebulan lebih kita ngak liat Nona Aira datang ya, dia walau pun istri boss tapi baik suka kasih kita makanan, sama security juga baik, kita kita ngak pernah di beda bedain sama dia, bahkan sama OB aja mau negur" ucap teman si resepsionis.


Sementara itu, dia ruangan Brian, Brian, Arya dan Wiliam, terpingkal pingkal melihat Angel yang di kerjain oleh resepsionis nya.


"Keren tuh si caca, bisa ngalahin si lampir" oceh Arya.


"Iya gue harus kasih dia bonus dua kali lipat bulan ini" tawa Brian, melihat Angel di siram pakai Air pel.


"Kira kira kapok ngak ya, dia datang kesini" oceh Wiliam.


"Kita lihat aja nanti" gumam Brian.


Bersambung....


Haiii..


jangan lupa like komen dan vote ya...


"Terimakasih"

__ADS_1


__ADS_2