
"Cukup tante... Jangan pernah hina istri saya, tante tak pantas menghina istri saya, tante tidak selevel dengan istri saya, dan satu lagi yang harus tante ingat, saya tidak akan pernah menduakan istri saya, dan saya hanya menganggap Angel sebagai adik tidak lebih" marah Brian.
"Kenapa kamu marah sama tante Bri, biarkan saja gadis kampung itu Bri, kenapa kamu harus bela dia, dia itu tidak pantas buat kamu Bri, hanya Angel yang pantas buat kamu Bri" ucap Mommy Angel.
"Saya bilang jangan pernah hina istri saya tante, tante tidak mendengar saya, istri saya sangat pantas sama saya tante, karena dia wanita terhormat, tidak seperti anak tante gadis murahan" Brian balik menghina.
"Haii... Brian jangan pernah kamu menghina anak saya, dia itu gadis berkelas, tidak seperti istri kamu yang kampungan"
"Anak anda memang berkelas tuan, sekelas pelakor murahan, yang suka merusak rumah tangga orang" sengit Mommy.
"Cukup jangan berantem lagi Aira pusing, sekang saya mau tanya tujuan kalian kesini mau apa?!" lerai Aira.
"Nah gitu dong, harus di tanya dong ke datanagn tamu ke sini" pongan Mommy Angel.
"Iya saya mau tanya, apa mau anda datang datang ke rumah saya" tanya Aira.
"Ncek... Jangan ngaku ngaku lah rumah sendiri, sebentar lagi ini juga berbagi kok sama Angel" tak tau malu Mommy Angel itu.
__ADS_1
Yang lain hanya geleng geleng kepala dengan kelakuan kelurga tak tau malu itu, sambil menahan geram.
"Iya sekarang lanjut mau apa datang kesini" ucap Aira mulai jengah.
"Baiklah klau kamu mau tau, kami datang ke sini, kami hanya mau kamu berbagi suami dengan anak kami Angel, karena Angel sudah mencintai Brian dari dulu" jawab jujur Mommy Angel itu.
"Klau saya tidak mau bagaimana" tanya Aira.
"Kamu jangan serakah ya, kamu itu orang baru yang tiba tiba datang mengambil Brian dari anak saya, sekarang kamu terima saja jadi madu anak saya atau tidak mau kamu tinggalin saja Brian dan biarkan Brian hidup bahagia sama anak saya" marah Deddy Angel itu.
"Hahaha.... Apa kamu ingin memisah kan saya dengan suami saya, klau di balik posisi anak anda berada di posisi saya, apakah anda mau anak anda di madu" tanya Aira.
"Begitu pula saya, saya juga tidak mau di madu, apa lagi dengan sekelas anak anda yang murahan, ****** rendahan, lain cerita klau suami saya mau menerima anak anda, akan saya lepas dia buat anak anda, coba tanyakan, apa dia mau sama anak anda yang sudah bunting itu." skakmat Aira.
Deg.....
"Sialan dari mana dia tau" gumam Angel dengan muka mulai pucat dan tak kalah dengan ke dua orang tua Angel yang mulai gelisah, dengan perkataan Aira tersebut.
__ADS_1
"Sayang.... apa apaan kamu, ngomong seperti itu, abang ngak akan mau menikah lagi, abang hanya mau kamu sampai mati, jangan pernah pergi dari abang dan jangan pernah menyuruh abang memilih wanita lain" omel Brian tak terima.
"Kalian dengar buka klau suami saya tidak mau menambah istri, cukup saya menjadi istri satu satunya sampai mati, jadi pergi lah dengan cara baik baik sebelum saya berbuat lebih" ucap Aira dengan tegas.
"Apa apaan kamu Brian kemana kamu tidak mau menerima anak om menjadi istri ke dua kamu, terima Angel sebagai istri kamu, kasihan dia sudah lama mencintai kamu, tapi kamu malah sama perempuan itu" tunjuk Deddy Angel itu.
"Apa lagi istri kamu itu tidak bisa memberi keturunan, lihat lah sudah berapa lama kalian menikah, tapi istri kamu itu tidak hamil hamil" sengit Mommy Angel itu.
"Lebih Baik menantu saya belum hamil karena sudah lama menikah, dari pada anak anda yang belum menikah namun sudah hamil duluan" sengit Papi Tama membalas ucapan Mommy Anjel tersebut.
Duarrr....
Bagai petir di siang bolong menghantam Angel dan orang tuanya.
Bersambung....
Jangan lupa like komen dan vote ya...
__ADS_1
Terima kasih...