Aira Si Gadis Dingin

Aira Si Gadis Dingin
Bab 212


__ADS_3

"Sayang Mommy mau tanya boleh?" ucap sang Mommy melihat ke arah Aira.


"Boleh, tanya aja Mom" Aira sudah tau bakal bertanya apa.


"Emang Angel memasukan apa kedalam minuman kamu, dan kok kamu bisa tau dia ngambil sertifikat di ruangan Papimu?" tanya Mommy.


"Waktu itu Aira kan habis masak, trus di tinggal tuh... masakan Aira masuk ke kamar bangunin Abang, belum nyampe di kamar, Aira lupa ngambil hp Aira, ya udah balik lagi dong ke bawah, pas Aira mau masuk ke dapur, Aira melihat Angel menuangkan sesuatu ke dalam jus Aira, setelah Angel keluar Aira masuk mengganti jus Aira dengan yang baru, trus jus yang di masukin sesuatu itu Aira bawa ke labor dan hasil dari labor itu, ternyata Aira di masukin obat penghancur rahim" ucap Aira bergidik ngeri juga.


"Haaahhh... serius itu!!" mereka yang ada di sana lansung kaget mendengar penuturan Aira.


Mami Arum benar benar merasa bersalah sudah memasukan Angel ke dalam rumahnya, seandainya Aira tidak melihat perbuatan Angel, sudah pasti Aira sekarang kehilangan rahimnya.


"Benar benar iblis itu wanita!!" geram Nina.


"Kenapa masih di kasih ampun sih, Ai!" kesal Aleta.


"Belum saatnya dia mendapat hukuman, dan bukan kita juga yang memghukumnya, ada seseorang yang akan menghukumnya dan membuat dia hancur dan lebih memilih mati" ucap Aira dengan tersenyum manis, namun yang di lihat oleh orang orang di sana adalah senyum yang sangat menakutkan.

__ADS_1


"Aira... jangan senyum kayak gitu, bikin takut tau!" kesal sang Mommy.


Hehehe...


"Kenapa Mom, orang senyum manis, malah di bilang menakutkan" kekeh Aira.


"Mada ada senyum manis, senyum maut iya!" sungut Nina.


"Oh iya sayang, kok kamu juga tau klau dia mengambil sertifikat Papi?" tanya sang Mami.


"Iya waktu itu Mami ngak di rumah, klau ngak salah pergi arisan deh, nah kan sepi tu, ngak ada orang, sudah pada pergi Papi sama Abang sudah ke kantor, Mami berangkat arisan, aku juga mau ke Cafe udah jalan sih, cuma perasaan ngak enak aja gitu, ya udah aku pulang dong."


"Haaa...." ucap mereka ternganga.


"Jadi Kakek tau dong kelakuan Angel?" saut Mommy.


"Iya Kakek sama Papi sudah tau" angguk Aira.

__ADS_1


"Astaga.... Manusia macam apa yang gue anggap anak?" gumam Mami Arum, yang masih di dengar yang lain.


"Manusia siluman" ucap mereka berbarengan.


Akhirnya makanan mereka datang, dan mereka menyantap makanan tersebut dalam diam, namun sang Mami sudah tak berselera lagi untuk makan, setelah mendengar penuturan dari menantunya tadi.


"Kenapa ngak dimakan Mi?" tanya Aira, saat melihat sang Mami hanya mengaduk aduk makanan tanpa memakannya.


"Jadi ngak selera Mami" keluh Mami Arum.


"Sudah makan aja Mi, ngak usah di pikirin, yang penting sekarang Angel sudah keluar dari rumah, dan sudah ada orang yang mengawasinya" ucap Aira menenangkan sang Mami.


"Besok besok klau di bujuk bujuk orang jangan suka ngak enak hati, sudah lihat kan akibatnya, dua kali loh, hampir ke hilangan mantu?!" oceh sang Mommy.


"Iya kapok aku juga, mending aku di rumah aja, sibuk sama tanaman, klau shoping bareng kalian aja, dan sebentar lagi juga sibuk sama cucu" oceh sang Mami sambil mengelus perut Aira yang sedikit buncit itu.


"Cakeeeepppp...." ucap mereka serempak.

__ADS_1


Bersambung..


Haii... jangan lupa like komen dan vote ya...


__ADS_2