
"Bagai mana Mbak, menantu mu ternyata lebih hebat dari yang kita tau, apa kau masih ingin menganggap dia bisa kau sakiti sesuka hati, lihat lah di sana banyak lelaki muda yang menaruh minat kepada menantu mu, walaupun menantu mu itu sedang membawa perut buncit tetap saja dia mempesona" celoteh sang Mommy.
"Lita... jangan di ungkit ungkit lagi sih, kesalahan yang kamaren, aku sudah tidak perduli lagi dengan rengekkan orang lain, yang terpenting hati menantu ku, dan dia tidak pergi lagi dari rumah, kapok aku tuh" oceh Mami Arum.
"Ncek... sekarang aja bilang kapok, sebulan lagi juga ada yang ngerengek luluh lagi" oceh Mami Lita.
"Kau ini" kesal Mami Arum.
"Apa kah kalian keluarga dari Aira?" tanya nyonya Leora yang masih berada di sana.
"Ah... Iya Nyonya saya mertua Aira" ucap Mami Arum buru buru, dia tidak mau menantu kesayangan di rebut oleh Nyonya Leora, dia tau anak nyonya Leora menyukai sang menantu, apa lagi Tuan Robert menatap Aira penuh kekaguman.
Haduuhhh... kenapa sih menanti aku tuh terlalu cantik dan pintar, jadi banyak yang memujakan" gumam Mami Arum kesel.
Mommy Lita hanya terkekeh melihat tingkah Mami Arum yang 11 12 cemburuan dengan Brian.
__ADS_1
"Bagai mana bisa kalian menemukan menantu cantik dan cerdas seperti dia?" tanya Nyonya Leora.
"Dulu Aira pernah menyelamatkan anak saya Aleta dari preman dan beberapa kali pernah menyelamatkan anak saya dan suaminya dari preman hampir dia meregang nyawa karena menyelamatkan suaminya dari musuh" tutur Mommy cantik itu.
"Oh... ya, kaget Nyonya Leora, benar benar gadis menakjubkan, kanapa bukan saya duluan yang ketemu gadis itu" gerutu Nyonya Leora.
Membuat Mami Arum melotot tidak percaya, dengan gerutuan Nyonya Leora tersebut.
"Klau anda bagaiman Nyonya, kenapa bisa ketemu dengan Aira?" tanya Mommy Lita.
"Saya awalnya tidak tau pasti sih, saya dapat informasi dari bodyguard suami saya, katanya mereka di lumpuhkan sama Aira saat di IGD rumah sakit oleh Aira, karena membuat keributan saat suami saya sakit di rumah sakit xx" terang Nyonya Leora.
"Gimana mau ketemu, orang dia kabur ke Libanon" gerutu Mami Arum.
Yang masih terdengar oleh Mommy, membuat sang Mommy terkekeh.
__ADS_1
"Makanya punya menantu itu di sayang, bukan di kasih masuk ular betina" sindir Mommy.
Mami Arum hanya mendelik kesal kepada Mommy Lita.
"Baik lah Dokter Aira, jadi kita akan bekerja sama dalam proyek ini kan?" tanya Tuan Robert.
Brian lansung melotot kaget saja, tiba tiba sang istri yang dia bawa hanya untuk mendampinginya datang ke acara ini, malah dapat pekerjaan, sungguh Brian di buat ketar ketir dengan sang istri, dengan gampangnya dia membuat perjanjian dengan orang yang di kenal susah untuk melakukan kerjasama, nah sang istri tanpa membawa proposal atau apa lah itu, sudah aja ada kesepakatan bekerjasama dengan perusahaan Tuan Robert.
"Bukan hanya dengan saya Tuan, ini juga mencakup perusahaan Samudra Gruop" ucap Aira, dengan senyum manisnya jangan lupa Aura ke pemimpinan Aira keluar saat itu.( bagai mana babang Brian panik ngak panik ngak )
"Ah... Iya saya maksud seperti itu" ucap Tuan Robert.
"Kalau begitu kami pamit dulu ya, saya sudah ngak kuat berdiri" celoteh Aira.
"Iya baik lah, besok anda Tuan Brian, Tuan Wiliam lansung ke perusahaan saja" ucap Tuan Robert.
__ADS_1
"Baik Tuan, kami permisi" ucap Aira undur diri.
Dan di ikuti yang lainnya.