Aira Si Gadis Dingin

Aira Si Gadis Dingin
Bab 187


__ADS_3

"Berhenti..."


Teriak seseorang dari depan sana, semua orang lansung menatap ke arah suara tersebut, rupanya orang tua rubah licik itu yang sudah sampai di rumah Bria.


Aira sudah kembali duduk tenang di samping Mommy, sementara itu Angel sangat bahagia karena orang tuanya sudah datang, dan pasti akan membantunya mendapatkan Brian, me nu rut nya sih.... hehehe...


"Ded... Mom... Kalian sudah datang...? lihat lah Ded, anak mu di sini di aniaya sama mereka...?!" rajuk Angel kepada orang tuanya, berpura pura sedih.


"Apa apaan kamu Brian, kamu apa kan anak saya?" berang Deddy Angel.


Sedang Mommy nya Angel, dengan tak tau malu nya lansung duduk, dan meminum minuman yang ada di atas meja sana, dan melahap makanan yang tersedia di sana, tanpa ada rasa malu.


"Menurut Om, apa yang harus lakuin buat orang yang berusaha merusak rumah tangga saya?" tanya Brian balik.


"Siapa yang mau merusak rumah tangga kamu, tidak ada kok" ucap Deddy Agek berpura pura tidak tau.


"Om tanya Aja sendiri sama anak om" Brian.

__ADS_1


"Begitu kah sayang, apa yang kamu lalukan?" tanya Deddy Angel.


"Ded, Deddy kan tau klau aku sangat menyukai Kak Brian dari dulu, wajar dong klau aku ingin menjadi istri kak Bri, jadi yang ke dua juga ngak masalah kok, asal jadi istri kak Bri, klau istrinya ngak mau di cerai" dengan lancangnya Angel berkata .


Yang lain hanya melotot kaget, mendengar penuturan manusia tak beradap itu. Mami Arum dan Brian sungguh menyesal telah memasukan ular betina kedalam rumahnya.


Sementara itu, Aira malah santai memainkan hp canggihnya di sana, tanpa beban, tangis dan ke sedihannya tadi entah pergi kemana.


"Kau dengarkan Bri... Apa yang di bilang Angel, dia hanya ingin jadi istri mu, apa salahnya kamu kabul kan, kau kan sangat menyayangi nya dari dulu" ucap Deddy Brian dengan entengnya.


Membuat orang orang di sana meradang, lihat lah muka mereka sudah menatap hohor ke arah Mami Arum dan Brian.


"Mampus kau Bri... sudah di larang membawa rubah licik itu, kau tak mendengarkan nya" gumam Arya.


"Keluarga yang sempurna" gumam Kakek


surya.

__ADS_1


"Saya tidak menyangka Om yang saya anggap orang tua, ternyata sifat om seperti ini, om mendukung anak om menjadi pelakor dalam rumah tangga saya" ucap Brian kecewa.


"Ncek... sudah lah Bri... Jangan terlalu di besar besarkan, sudah biasa kok zaman sekarang suami punya istri lebih dari satu, apa lagi kamu tampan dan kaya raya, biasa kok kamu banyak istri, istri kampungan mu itu jangan lah terlalu serakah, ingin memiliki kamu sendiri, berbagilah dengan perempuan lain" oceh Mommy Angel dengan tak tau malunya.


"Oh... Jangan jangan anda juga mau berbagi suami dong klau gitu" sembur Aira santai, yang sudah memperlihatkan taringnya.


"Jaga ucapanmu gadis kampung, kau tak berhak bicara seperti itu sama saya, karena kelas kita jauh berbeda, kau hanya gadis miskin yang beruntung di pungut oleh Brian" sengit Mommy Angel itu.


"Waawww.... Tentu saja kelas kita berbeda Nyonya, saya tidak mau di sama kan kelasnya dengan anda, karena bagai mana pun saya hidup miskin tapi saya wanita terhormat, tidak seperti anda kelas elit namun menjadi wanita murahan" hina balik Aira, dengan tampang santainya, tidak ada raut kesal, marah dan takut nya.


"Jaga ucapan kamu ya gadis kampung, kau tak berhak menghina saya" marah Mommy Angel.


"Oh... Saya tak pantas menghina anda nyonya, lantas siapa yang pantas menghina anda, apa kah wanita ini" tunjuk Aira ke arah sang Mommy yang sedang duduk anteng, menikmati tontonan gratis itu.


"Beri Mi..." ucap Aira tanpa beban, menyuruh sang Mommy tanpa dosa.


Bersambung...

__ADS_1


Hai.... Jangan lupa like komen dan vote ya..


"Terimakasih"


__ADS_2