
"Ngak... ini ngak mungkin" teriak Angel linglung.
Mommy Angel hanya diam tak bisa berkata apa apa lagi, semua kelakuannya sudah di bongkar habis sama Aira tanpa sisa, mau berkelit pun tidak mungkin.
"Apa benar Angel bukan anak saya Cleo" tanya deddy Angel itu.
Mommy Angel itu tetap saja membisu.
"Cleo..." Bentak Deddy Angel.
"Iyq benar Angel bukan anak kita, dia cuma anak yang aku ambil di rumah sakit, waktu itu, dia pengganti anak kita yang sudah meninggal" ucap Mommy Angel tersebut.
Aaaggg... Deddy Angel tersebut, mengerang kesakitan, karena tiba tiba jantungnya mendadak nyeri.
Dia jatuh tersungkur di sana, Aira yang memang seorang dokter, tentu saja mempunyai jiwa penolong yang tinggi, terlepas dari semua masalah yang terjadi.
"Ded..." teriak Angel dan Mommynya bersama.
Saat melihat Deddy Angel tersebut jatuh, tak sadarkan diri.
Orang yang ada di sana, juga ikutan kaget dan dengan persaan yang campur aduk antara kesel, marah, benci dan kasihan juga, melihat kejadian tersebut.
"Puas kau hah... Puas kau membuat suami ku seperti ini" teriak Mommy angel menyalahkan Aira.
"Kenapa menyalahkan aku, bukan kah yang sepatutnya di salahkan bukannya anda nyonya yanh terhormat, saya hanya mengungkapkan kebenaran saja kok" ucap Aira santai, dia tak ada rasa kasihan sama sekali kepada Mommy Angel tersebut.
Dan sekarang pergilah dari rumah ini, rawat suamimu dengan baik, sebelum kau di buang oleh suamimu itu" ucap Aira dengan tajam.
__ADS_1
"kak...hu...uu... Deddy kak?!" raung Angel memelas ke arah Brian. Aira hanya memutar mata malas melihat itu.
"Pergi lah Angel, saya tidak perduli lagi dengan kamu, kau hanya sampah busuk yang mau merusak rumah tangga saya, dan ingat jangan pernah datang lagi ke rumah saya, dan jangan pernah temui saya lagi, saya tidak sudi mempunyai hubungan dengan kamu lagi" marah Brian, dan menghempaskan tangan Angel yang berusaha memegang tangan Brian itu.
"Kaka tega banget sama aku kak, cuma gara gara ucapan wanita sialan itu"
Plak..
Satu tamparan lansung mendarat sempurna di pipis mulus Angel itu.
Semua orang terlonjak kaget dengan perlakuan Brian tersebut, yang menampar mantan adik angkatnya itu dengan kencang, membuat yang punya wajah terseret mundur. saking kencangnya tamparan di pipi Angel tersebut dan mengeluarkan dara segar dari sudut bibir Angel tersebut.
Angel tak kalah kaget, mendapat perlakuan kasar dari Brian tersebut, dia tak menyangka orang yang selama ini selalu berbuat lembut kini berbuat kasar, hanya demi membela istri kampungannya itu, membuat Angel memandang Brian dengan tatapan kecewa dan menatap Aira dengan tatapan benci.
Tak terasa air mata mengalir di pipi Angel dengan. begitu derasnya hatinya sakit dan terluka gara gara orang yang dia cintai sepenuh hati, namun memandangnya dengan tatapan jijik.
Mommy, Aleta dan Nina tersenyum puas melihat Angel yang kesakitan itu.
"Syukurin..." ucap Nina tanpa kasihan.
Angel berlalu dari sana, karena barang barangnya sudah di bawa ke bawah oleh para pembantu yang bekerja di sana, malah pembantu di rumah itu penuh semangat mengumpulkan barang barang Angel, karena mereka pun tak sudi Angel berada di rumah itu.
"Tunggu..." teriak Aira.
"Apa lagi, belum puas kamu membuat aku menderita" kesal Angel.
"Aku mau periksa barang barang yang kamu bawa dulu" ucap Aira dan berjalan membongkar isi tas Angel tersebut.
__ADS_1
Aira mengeluarkan tas, sepatu, baju dan perhiasan yang di beli Angel menggunakan Mami Arum tersebut, jangan tanya dari mana Aira tau barang barang mana aja yang di beli Angel, tentu saja Aira mempunyai mata mata, yang setia mengikuti Angel kemana pun dia pergi.
Dan Aira membongkar tas jinjing Angel mengabil Atm dari dalam sana.
"Mbak..." panggil Aira kepada beberapa orang pembantu yang ada di rumah itu.
"Iya Nona muda..?" hormat mereka kepada Aira.
"Kalian ambil barang barang itu, dan bagi rata buat kalian" ucap Aira dengan senyum manis.
"Siap Nona muda..." ucap para pembantu ke girangan dan mengambil barang barang belanjaan Angel.
Tentu saja Angel meradang melihatnya.
"Yaaa.... Apa yang kalian lakukan kembalikan barang barang saya" teriak Angel tak terima.
"Hai.. kau, kau datang dengan tangan kosong, keluar juga dengan tangan kosong, enak saja mau keluar mau bawa harta orang, dan sekarang pergilah..." usir Aira menggerak gerak tangan nya tanda mengusir.
"Awas kau.... wanita sialan... " marah Angel, menarik tasnya, yang isinya sudah di kuras habis oleh para pembantu di rumah itu.
Yang lain hanya terkekeh, melihat tingkah menantu kesayangan nya itu, tak ada yang berani melarang Aira, mereka malah ikut senang dengan perbuatan Aira itu.
Bersambung...
Haaiii jangan lupa like komen dan Vote ya...
"Terimakasih"
__ADS_1