
Acara pengajiannya di adakan sore hari, Irma dan suaminya pun turut hadir, Icha juga mengundang Amel di acara itu.
Semua berjalan lancar, Amel pun pamit pulang karna akan ada acara lain.
"Gue pulang dulu ya, nanti kita ketemu lagi," ujar Amel memeluk Icha.
Beberapa hari yang lalu Icha mengajak Amel ke rumah kontrakan Anita, Abang memaksa mereka ikut karna ingin memastikan sesuatu.
~ Flasback~
"Kenapa sih gue harus ikut kan gue gak ada hubungan apa-apa lagi sama Mas Arman," ucap Amel.
"Gak tau nih Aa mah aneh-aneh aja," ucap Icha.
"Gini Mel gue cuma pengen mastiin aja bener enggak laki-laki itu mantan pacar. loe gitu," ujarnya, mereka pun sampai di tempat yang Abang maksud.
"Gak salah ini rumah nya," ucap Amel melihat rumah kontrakan yang terbilang kecil namun asri dan juga terawat, terdengar suara bayi menangis dari dalam mereka pun saling melirik.
Sedangkan Abang berjalan lebih dulu, mengetuk pintu rumah.
"Asamualaikum," ucap Abang.
"Walaikumsalam," jawab Anita dari dalam rumah dan pintu pun terbuka terlihat Anita menggendong bayi nya yang baru saja selesai mandi.
"Eh Kakak ada apa?" tanya Anita heran melihat Abang di sana, selama menikah Abang tidak pernah berkunjung hanya mengirimi mereka uang saja.
"Ini ada yang mau ketemu sama kamu dan suamimu," Abang pun bergeser dan terlihat Amel dan Icha di sana.
"Ka Amel, Ka Icha...!!" ucap Anita kaget melihat mereka Dia pun mundur satu langkah sambil menggelengkan kepalanya.
"Tidak.. kenapa kalian ada di sini," ujarnya.
"Tenang Nita, kami ke sini cuma mau menjenguk mas Arman kamu tenang ya," ucap Amel dan Icha pun menggendong bayi mungil yang nampak terlelap itu.
"Aku minta maaf kak, semua terjadi bukan kerna keinginanku aku benar-benar menyesal," ucap Anita menangis.
"Tidak apa-apa semua sudah terjadi, aku yakin Mas Arman juga mencintaimu," ucap Amel, sedangkan Icha dan suaminya hanya menyimak.
__ADS_1
"Dimana Mas Arman sekarang?" tanya Amel.
Anita pun mengajak Amel masuk ke dalam kamar, di sana Arman seperti tertidur namun dengan alat-alat medis.
Amel pun sedih melihat keadaan nya yang seperti itu, seperti nya Arman terlalu tertekan sehingga nyaman di bawah alam sadarnya.
"Bolehkah aku berbicara padanya?" tanya Amel.
"Tentu saja, semoga Kak Arman bisa cepat bangun setelah mendengarkan suara ka Amel," ucap Anita.
Amel pun mendekat ke arah, Arman dan duduk di kursi, Dia sudah melupakan Arman dan membuka hati untuk orang lain.
"Mas.. Mas Arman ini Amel," ucapnya mengelus tangan Arman.
"Amel tau Mas orang yang baik, Amel juga tahu semua yang Mas lalui tanpa Amel, jangan begini Mas ayo bangun kasian istri dan anak kamu mereka membutuhkan kamu," ucap Amel.
"Ayo bangun Mas.. lihat anak kamu sangat tampan, mereka butuh kamu," Amel pun tak kuasa menahan air matanya, begitu pun dengan Anita.
Tangan Arman pun mulai bergerak tanpa sepengatahuan mereka,Sedangkan mereka masih menangis dan Amel juga masih berbicara padanya.
"Bangun Mas, Amel udah maafin orang tua Mas sekarang Mas bangun ya.. ," ucap nya masih terisak.
"Mas kamu sadar, Nita sini peluk suami kamu," ucap Amel, Dia berdiri dan membiarkan Anita memeluk suaminya.
"Anita maafkan aku," ucap Arman sedikit gagu.
" Iya Mas, aku sudah maafin kamu, " Ujarnya.
"Amel maafkan aku dan keluargaku sudah menyakitimu," ucap Arman sendu.
Dulu mereka sempat berencana menikah, namun karna orang tua Arman tak merestui Amel mundur dan pulang ke kampung halamannya ke Surabaya.
Arman yang kehilangan Amel waktu itu melampiaskannya dengan mabuk-mabukan hingga memperkosa Anita yang tak bersalah.
Anita junior mereka di kampus Dia anak yatim piatu, mendapatkan beasiswa kuliah di sana, Dia terpaksa bekerja sebagai pelayan di Bar hingga akhirnya harus kehilangan kesuciannya dan menikah siri karna Anita hamil.
Selama menikah Anita tidak pernah tau siapa Arman dan keluarga nya, karna yang Dia tau Arman di sana kost dan Dia tau Arman dan Amel mempunyai hubungan karna mereka sangat terkenal di kampus.
__ADS_1
Anita harus berhenti kuliah saat suami nya kecelakaan Dia juga menjalankan bisnis online shop nya dari uang yang Abang kirimkan setiap bulan.
"Aku bahagia melihat Mas Arman sudah sadar, semoga kalian selalu bahagia," ucap Amel haru.
"Terimakasih Mel, semoga kamu di berikan jodoh yang lebih baik segala-galanya dari aku," ucap Arman dan Amel pun mengangguk sambil tersenyum.
"Ada apa kenapa kalian menangis, " ucap Icha di depan pintu kamar, Dia belum menyadari kalo Arman sudah sadar.
"Icha kamu di sini juga, " ucap Arman, membuat Icha dan Abang kaget, mereka langsung mendekati ranjang dan melihat keadaan Arman.
"Kak Arman sudah sadar?" tanya Icha, dan Arman pun tersenyum.
"Syukurlah kalo begitu maafkan saya mas, saya benar-benar tidak sengaja," ucap Abang menunduk.
"Harusnya saya yang minta maaf telah menyusahkan anda selama ini, saya yang salah menyebrang sembarangan tanpa melihat kiri kanan," ucap Arman.
" Mas Arman kenalkan ini suami Icha, maaf sudah buat Mas Arman seperti ini," ujar Icha.
"Tidak apa-apa Cha, Mas baik-baik saja mungkin karna kaget saja sehingga sampai koma, salam kenal Mas maaf sudah menyusahkan anda dan terimakasih banyak untuk bantuannya selama ini, apa ini anak kalian?" ucap Arman.
"Bukanlah tapi ini anak Mas Arman, liat Dia sangat tampan bukan," ucap Icha memberikan nya pada Anita.
"Apa aku tertidur lama sekali sehingga anakku sudah lahir?" ucapnya dan mereka pun mengangguk .
Arman pun menangis Dia menyesal karna tidak bisa menemani istrinya selama hamil, walau pun mereka menikah tanpa dasar cinta tapi Arman berusaha menjadi suami yang bertanggung jawab bagitu pun dengan Anita Dia wanita yang baik dan menjadi istri yang baik.
"Aku bahagia melihat kalian, apa rencana kalian selanjutnya?" tanya Amel.
"Aku akan membawa mereka ke Malang, bertemu orang tuaku, apapun resiko nya akan kami hadapi dan kami akan berjuang demi keluarga kecil kami," ucap Arman, Anita pun menangis bahagia, Dia sangat senang sekali mendengar nya walau pun Orang tua Arman tidak merestui mereka setidaknya Anita tahu bagaimana dan siapa keluarga suaminya.
"Syukurlah kalo begitu semoga mereka bisa menerima Anita dengan baik," ucap Amel dan di aminkan oleh mereka.
"Ya sudah kalo begitu kami permisi," ucap Abang mewakili mereka.
"Terimakasih sekali lagi dan selamat untuk pernikahan kalian semoga kalian selalu bahagia," ucap Arman.
"Iya sama-sama Mas, kami pamit Asamualaikum," ucap mereka.
__ADS_1
Setelah pamitan mereka pun mengantar dulu Amel ke rumah nya setelah itu mereka bergegas pulang.
~Flasback Off~