Cinta Dalam Dilema

Cinta Dalam Dilema
Poto dari orang misterius


__ADS_3

Akhirnya jam 11 malam Kaila sampai di kediaman suami nya Oma terlihat sangat senang sekali bisa berada di pesta itu.


"Sayang masuk lah suami kamu pasti sudah menunggu mu," ujar Oma dan Kaila pun mengangguk.


"Ya sudah kalo begitu Kaila kekamar ya, selamat istirahat Oma," ucap nya dan Oma pun tersenyum.


Kaila pun berjalan menuju kamar nya dengan menenteng sepatu hak tinggi nya jujur saja kaki nya benar-benar pegal walau hanya memakai nya beberapa jam saja.


Saat membuka pintu ternyata Revan sudah berbaring memunggungi nya, Kaila pun bernafas lega mungkin suami nya sudah tidur dia pun langsung masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihakan diri.


Dua puluh menit berlalu Kaila pun sudah keluar dari kamar mandi dia memakai baju tidur satin di atas paha.


Bodo amat lah pake baju begitu juga toh suami nya juga sudah terlelap pikir nya.


Namun dia salah ternyata suami nya sedang duduk di atas tempat tidur sambil mengotat atik ponsel nya. Astaga kaget sekali dia kenapa tadi dia tidak lihat kalo suami nya belum tidur.


"Mas belum tidur?" tanya Kaila sedikit canggung Revan melirik nya sebentar lalu kembali serius dengan ponsel nya.


Kaila mengerutkan kening nya kenapa suami nya diam saja apa dia melakukan kesalahan?


"Mas kok diem aja sih aku tanya juga," ujar nya masuk ke dalam selimut dan merebahkan tubuh nya menghadap Revan yang sedang duduk di hadapan nya.


Revan pun menyerah melihat istri cantik nya dia pun ikut merebahkan tubuh nya namun dia benar-benar kesal dengan Kaila kenapa juga harus berkumpul dengan cucu Atmaja.


"Puas main nya sayang?" tanya Revan dengan nada dingin dan wajah datar nya.


"Main apa orang aku habis dari pesta," jawab nya.


"Pasti kamu senang kan bisa ketawa-ketawa dengan laki-laki yang jelas-jelas bukan suami kamu," ucap nya sinis.


Ya Revan mendapat kan poto-poto Kaila dan Riko yang sedang berbincang berdua entah motip apa orang itu mengirim kan nya poto itu.


"Ya aku harus gimana aku gak mungkin kan nolak kemauan Oma bukan nya kamu juga udah izinin kenapa sekarang malah kaya gini?" ujar Kaila heran.


"Pikir aja sama kamu apa yang kamu lakuin di sana, pantas atau tidak seorang istri bercanda dengan pria lain tanpa suami nya," ucap Revan kesal.

__ADS_1


"Aku minta maaf Mas aku gak kenal dengan kelurga itu saat Oma meninggalkan ku sendiri kau bertemu kak Riko aku tidak ada pilihan selain ikut berbincang dengan nya," ujar nya menjelaskan.


"Baiklah tapi lain kali aku tidak akan memaafkan mu sayang," ujar nya menahan emosi.


Sedangkan Kaila nampak menunduk dia merasa bersalah dengan suami nya itu. Kaila pun mendekat dan memeluk suami nya.


"Sekali lagi maaf kan aku Mas," ungkap nya bersandar di dada suami nya.


Revan pun menyunggingkan senyum nya dia mengelus kepala Kaila dengan sayang.


Sebenarnya dia tahu kalo Sean juga berada di pesta itu karna tadi dia menghubungi nya.


Namun Revan masih bingung siapa yang mengirimkan poto itu karna Sean tidak tahu akan hal itu.


Merasakan dada Kaila menempel di dada nya Revan pun tak menyia-nyiakan nya dia langsung membalikan tubuh Kaila dan dia langsung mengungkung nya.


Kaila nampak kaget akan hal itu, namun sebelum suara keluar Revan sudah membungkam mulut nya dengan bibir nya.


Ciuman yang awal nya lembut berubah menjadi hisapan yang menggebu.


Hingga tak terasa malam panjang pun mereka lewati dengan penuh peluh dan ******* untung saja kamar mereka kedap suara jadi tidak akan ada yang mendengar suara laknut mereka berdua.


Keesokan hari nya Kaila nampak bangun lebih dulu namun dia tak semangat hari ini karna melihat dadanya penuh tanda merah dan itu sukses membuat bibir nya manyun.


"Kenapa?" tanya Revan yang baru saja bangun menatap Kaila di cermin.


Ya Kaila kini sedang berdiri di depan cermin dan masih memakai handuk tak lupa kepala nya pun terbungkus handuk karna rambut nya yang basah.


"Mas bisa gak sih gak pake tandain di sini," ucap nya menunjuk dada nya yang begitu banyak tanda merah.


"Terus harus nya dimana dong di sini?" ucap Revan langsung menghisap leher nya sampai merah.


Kaila pun memekik pelan sambil memegang leher nya yang sedikit ngilu akibat hisapan suami nya itu.


Sedangkan Revan hanya tersenyum puas melihat kemesuman suami nya itu.

__ADS_1


"Isss Mas itu yah bukannya bantu ngilangin malah nambahin, bikin kesel ah," ungkap nya.


Revan yang gemas pun langsung menggendong nya dan membawa nya ke atas kasur membuat Kaila melebarkan mata nya.


"Mas mau apa? ini sudah siang mas nanti waktu subuh nya habis," ucap Kaila sedikit ketakutan.


"Baru juga adzan kita lakukan dengan cepat," ucap nya menyeringkai.


Ingin berontak namun Revan sudah terlanjur membungkam mulut nya dan menarik handuk yang di pakai Kaila tak lupa membuka boxser nya dan melempar sembarangan.


Lima belas menit berlalu akhirnya mereka mencapai puncak nya.


Kaila sedikit kesal namun berbeda dengan Revan dia nampak puas bisa melahap istri kecil nya itu.


Setelah mandi mereka pun melaksanakan sholat subuh berjamaah setelah itu Kaila membereskan tempat tidur mereka.


"Mas kapan kita pulang ke apartemant?" tanya Kaila sedangkan Revan nampak sedang santai di sofa.


Revan melirik sebentar istri nya lalu berpikir sejenak."Nanti sore kita pulang Mas jemput kamu dari kampus jangan pulang dulu sebelum di jemput,"


Kaila pun menganggukan kepala nya, setelah itu dia membereskan pakaian kotor nya ke dalam keranjang.


"Sebelum ke kampus aku mau ke toko buku dulu bersama Cerry," ucap nya ikut duduk di sebelah Revan.


Kaila bingung apa yang harus dia lakukan sedangkan ini masih pagi kalo turun ke bawah pun belum ada siapa-siapa.


"Ya sudah nanti ketemuan saja di toko buku nya biar Pak supir yang nganter kamu ke sana, atau kamu mau bereng mas aja sekalian mas ke kantor," ucap Revan.


Namun Kaila nampak diam tak mendengar kan apa yang Revan katakan dia nampak fokus dengan pesan yang masuk ke ponsel nya semalam.


"Sayang hey kamu kok malah diem sih? Liat apa serius sekali?" tanya Revan mendekat kan wajah nya dan melirik ke arah ponsel yang di pegang Kaila.


Dia nampak melebarkan matanya melihat pesan dari no tak di kenal itu.


"Apa maksud nya dan kenapa dia bisa tahu kalo kamu ada di pesta itu?" tanya Revan.

__ADS_1


"Aku gak tahu mas aku kira dia hanya orang iseng namun semakin kesini dia sering sekali mengirimi aku foto, apa ini maksud nya ya Mas kok aku jadi takut ya," ucap Kaila.


Revan pun nampak diam memang benar apa yang Kaila katakan untuk apa orang itu terus mengganggu Kaila sedangkan Kaila tak pernah sekali pun membalas nya.


__ADS_2