Cinta Dalam Dilema

Cinta Dalam Dilema
liburan yang membosankan


__ADS_3

"Maksud lo apa?"


"Icha pergi ke rumah Neneknya, susul sana gw harap lo bisa ngertiin perasaanya,mingir gw mau pergi. "Ujarnya melajukan motor.


Abang pun begegas masuk kamar dan bersiap akan menyusul Icha.


"Bun Abang pergi dulu ya, mungkin akan menginap. "Ujarnya menghampiri orang tuanya di halaman belakang.


"Mau kemana Bang, ini kan masih pagi?"Tanya Bunda Cici.


"Ada deh, pamit ya."Ujarnya menyalami kedua orang tuanya.


"Hati-hati di jalan. "Abang pun mengangguk.


"Abang mau kemana udah rapi. "Tanya Nur saat berpapasan.


"Ada perlu, emang kenapa? "


"Tadi nya Nur minta di antar ke suatu tempat. "


"Maaf mungkin lain kali saja, gw cabut ya Asamualaikum. "Ujarnya seraya masuk ke dalam mobil.


Nur pun merasa kecewa, hanya bisa melihat mobil Abang melaju meninggalkan rumah.


"Ayo masuk, gak usah pikirin Abang mungkin Dia mau liburan dengan pacarnya. " ujar Bunda Cici.


"Maksud Uni apa? kenapa gak larang, bukanya Uni dukung kalo aku sama Abang" Ujar Nur merasa kesal.


"Maaf Nur,Uni gak bisa maksa mereka karna Abang dan Icha udah Uni jodohkan sedari bayi. "


"Ko jadi seperti ini sih, bukannya kalian setuju saat Ibu bilang begitu,kenapa jadi seperti ini. "


"Nur, Uda menyetujui nya karna melihat Ibu sakit kalo tidak Uda tidak akan berbicara seperti itu, dan stop ganggu hubungan mereka. "ujar Bunda Cici meninggalkan Nur sendiri.


Icha pun sampai di Rumah Enin jm 9 pagi ,setelah mengucap salam Icha pun segera masuk suasana rumah sangat sepi hanya ada bi Idah saja di sana.


"Pada kemana Bik ko sepi gini? " Ujarnya segera duduk.


"Pada ke kebun teh, lagi panen biasa Enin lagi ngontrol ke sana sama bu Asih dan pa Dadang. "Ujarnya.


"Kalo Rita kemana? "


"Oh Neng Rita lagi kerumah temannya katanya ada perlu sebentar. "


"Oh gitu ,ya udah Icha langsung ke kamar ya. "Ujarnya.


Icha pun masuk ke dalam kamar dan menyalakan leptop nya.


Icha mengecek beberapa tugas yang Ivan kirim padanya, sungguh Icha sangat pusing melihat nya, niat hati mau istirahat malah harus lembur,saat dalam perjalanan Ivan meleponnya dan menyuruhnya mengerjakan tugas itu secepatnya karna habis Zuhur Ivan harus bertemu dengan klein nya.


"Libur sih libur tapi kerjaan ada aja, bikin gw stres lima -lama. " Gumannya setelah mengirim file yang Dia buat kepada Ivan.


Icha pun bangun dan berlari ke belakang rumah, Dia duduk lesehan di sana sambil melamun.


__ADS_1


"Tau gini gw ikut liburan aja bareng Ifa aja."Gumannya.


Abang pun sampai di sana jam 10 pagi, Dia langsung mengucap salam.


"Asamualaikum. "ujarnya seraya mengetuk pintu.


"Walaikum salam. "Jawab Bi Idah segera membuka pintu.


"Eh s Aa temannya teh Icha, mari masuk A. "ujar Bi Idah sopan.


"Icha nya kemana ya bi, ko ga kelihatan? "


"Oh, itu A tadi bibi liat di belakang ,sebentar bibi panggilkan. "


"Gak usah Bi, biar saya saja yang ke sana, Bibi tinggal tunjukan saj jalannya. "


"Mari A. "Ujarnya dan Abang pun mengikuti nya di belakang.


Sampailah mereka di taman belakang, terlihat Icha sedang tidur memunggungi mereka, dengan Leptop yang masih menyala.


"Gimana A, mau Bibi bangunin? "


"Gak usah biarin aja Bi, mungkin Icha ngantuk. "


"Ya udah, Bibi masuk ke dalam dulu ya A, maaf Bibi tinggal. "dan Abang pun menganggukan kepalanya,Bi Idah pun meninggalkan mereka berdua.


Abang pun duduk di dekat Icha, meneliti wajah Icha yang terlihat damai hanya dengan berbantalkan tangannya.


"Kebiasaan kalo ngantuk dimana aja bisa merem. "Gumannya.


Abang pun mengambil leptop Icha dan mematikannya,tak lama kemudia ponsel Icha bergetar tanda Chat masuk.


Kak Ivan


Oke Cha makasih, sorry ganggu istrahat mu janji deh nanti saya teraktir sebagai maaf karna ganggu hari libur lo.


Abang pun penasaran mengsekrol ponsel Icha begitu banyak chat .


Hingga satu Chat yang membuat Abang menyipitkan matanya.


Kak Ivan


Cha mantan mu kaya nya belum bisa move on deh, saya liat gimana Dia natap kamu semalam.


Icha


Haha so tau, udah gak usah bahas mantan.


Abang pun penasaran seberapa dekat Icha dengan Ivan, sehingga tau tentang masalalu Icha segala.


Abang punyimpan lagi ponsel Icha, saat melihat Icha mengerjapkan matanya dan tebangun.


"Eh ko kamu di sini sih? " Ujarnya seraya memegangi kepala nya.


"Kenapa gak boleh? " ujarnya menaik turunkan alisnya.

__ADS_1


"Dari mana kamu tau aku di sini? "


"Ada lah, gak penting juga. " jawab nya menggenggam tangan Icha.


"Kenapa gak bilang kalo mau ke sini? aku kan pasti antar kamu. "


"Bukanya sibuk ya. " ujar Icha melepaskan tangannya.


"Maaf Cha, aku gak maksud bikin kamu kecewa, sungguh aku nyesel gak nemenin kamu ke pesta semalam. "ucapnya sendu.


"Ga pa-pa ko lagian banyak teman yang mau bareng sama aku. "Ucap Icha masih kesal.


"Plis maafin aku ya Cha, aku janji deh bakal ngertiin kamu. "


"Udah gak usah minta maaf, kamu gak salah ko, lagian untuk apa aku marah gak ada untungnya,bukanya kamu seneng kalo jauh dari aku biar bisa jalan bareng tante kamu itu,aku tau ya kemarin kamu gak mau ke pesta karna anterin tante kamu itu."


"Kamu tau dari mana sayang? "


"Itu gak penting, yang jelas aku gak suka Kalo kamu bohong, kalo kamu mau jalan sama Dia tinggal jalan aja gak usah bahongi aku. " Sungguh Icha sangat kesal saat mendengar cerita Ifa semalam.


Flasback


Saat di perjalanan pulang Ifa bercerita.


"Teh Abang bilang apa sama teteh saat di ajak ke pesta? "


"Banyak kerjaan jadi gak bisa ikut. "


"Teteh percaya? "


"Ya percayalah emang kenapa sih? "


Ifa pun menperlihatkan poto Abang dengan Nur di pusat perbelanjaan dan di sebuah restoran.


" kamu dapat ini dari mana? " Icha pun penasaran dan benar-benar kecewa.


"Dari Adit, Dia sengaja Ifa suruh ngikutin mereka. "


"Tumben Adit mau kamu suruh-suruh? " ujarnya menyelidik.


"Itu karna satu syarat, kalo Ifa harus bantu Adit balikan sama Mita. "Ujarnya menunduk.


"Astaga kalian ini yahh, tapi makasih udah jadi mata-mata teteh, sungguh teteh snagat kesal dengan Abang yang tak jujur "


"Sebaiknya teteh tanya baik-baik sama Abang apa sebenarnya yang terjadi? " dan Icha pun menganggukan kepalanya.


Flasback off


"Maaf aku gak maksud bohongi kamu, aku terpaksa jalan sama Dia karna Ayah yang nyuruh karna Dia terus merengek namun masalah makan bersama itu tidak di rencanakan,sehabis membeli buku Dia merengek kelaparan. "


"Ya sudah semua sudah terjadi dan aku mohon kedepannya agar kamu selalu jujur karna suatu hubungan harus di jalin dengan kejujuran,tapi jika kamu udah gak nyaman sama aku mendingan lupain aku, lupain renacana kita, kamu bisa memilih nya sekarang." Ujar Icha, karna mereka berencana menikah setelah pesta Ulang tahum perusahaan.


"Enggak ,aku gak akan mundur, maafin aku cha aku janji gak kan lagi bohongi kamu. "


Icha pun diam saja tak menjawab, masih sangat kesal.

__ADS_1


"Plis sayang aku janji akan menjadi yang terbaik. "


Icha pun mengangguk dan berusaha percaya, mungkin ini adalah ujian dalam hubungan mereka.


__ADS_2