Cinta Dalam Dilema

Cinta Dalam Dilema
jangan ungkit masalalu


__ADS_3

Icha pun membuka leptop nya, beberapa File masuk ke dalam sana, Dia diberikan cuti satu minggu setelah menikah oleh perusahaan.


Dia pun mengerjakan beberapa tugas yang Ivan kirimkan padanya, walaupun cuti tapi Dia masih ada tugas yang harus di kerjakannya.


"Sayang kamu belum tidur? " Ucap Abang yang baru saja masuk ke dalam kamar.


Dia pun tersenyum melihat penampilan istrinya itu tidak seperti biasanya yang terlihat rapi, Icha menggulung rambut nya je atas menyisakan anak rambut tak lupa kacamata kerja di pakainya, Icha hanya memakai baju setelah tidur pendek.


"Apa sih ko malah senyum-senyum gitu? " Ucap Icha heran, seraya menutup leptopnya tak lupa membuka kacamatanya.


"Gak papa cuma ingat dulu aja liat penampilanmu ini, Aa kangen Icha yang dulu, yang suka panjat pagar sekolah, suka teriak-teriak bahkan suka berkelahi, "Ujarnya.


Icha dulu saat sekolah memang suka berpenampilan **** seperti ini,bahkan keluar rumah pun biasanya suka memakai celana pendek, atau celana panjang sobek.


"Issh.. sampe segitunya A, dulu mah masih labil atuh , mana mau di tegur kalo salah juga, kalo inget itu mah suka pengen ketawa aja, " Ucapnya terkekeh.


Abang pun naik ke atas kasur dan duduk di sebelah Icha,menyenderkan kepalanya di ranjang.


"Sini deketan duduknya, Aa kangen pengen meluk, " Ujarnya.


Icha pun menyandarkan kapalanya di dada suaminya.


"Sayang tau gak Aa tuh berharap ini dari dulu, Aa juga sempat berkecil hati saat kamu akan tunangan dengan orang lain, " Ujarnya sendu.


"Mungkin Tuhan sedang menguji kita, dan memang jalannya harus kaya gitu, "


"Ya Aa juga bersyukur akhirnya kita bisa bersama walau pun banyak sekali rintangannya, Aa berharap kita bisa bersama selamanya, kamu tau gak Aa udah suka sama kamu dari SMP, "


"Masa sih? ko aku gak tau ya? "


"Kamu mah da gitu, php terus bilang sayang tapi gak nganggap pacar, Aa tuh sebel banget tau sama kamu apalagi kalo udah sama Iqbal, pasti Aa di cuekin,"


"Ihhh kapan aku kaya gitu, bukannya Aa yang Php in aku, aku dah ngarep Aa nembak eh malah pacaran sama orang lain, "


"Maaf, Aa emang salah jujur waktu itu Aa nyesel banget udah nerima Dini, tadi nya Aa cuma ingin tau apa kamu cemburu atau tidak eh kamu malah ngilang gitu aja gak ada pamit atau pun apa, "


"Aku tuh patah hati A, liat Aa jadian sama Dini aku gak mau nyakitin Dini, ya udah aku mendingan pergi aja biar gak ganggu kalian dan jujur aku ingin sekali move on waktu itu, untung Aku bisa lupain Aa dikit-dikit, "


"Terus kamu bisa move on iya dan jadian sama mantan kamu yang kemarin itu? "


"Haha.. tau aja kamu A, kaya paranormal aja, " Ujar nya terkekeh melihat suaminya cemberut.


"Terus kenapa kalian putus, bukannya saling cinta ya? "

__ADS_1


"Udah ahh jangan ngomongin itu aku gak suka, lagian aku sama Kak Rama gak seperti orang pacaran ,kami dekat karna aku dan Rima berteman setelah satu minggu pacaran kami terpaksa LdR namun karna kesibukan musing masing kita memilih pisah, dan kita masih menjalin silaturahmi bukan karna masih ada rasa tapi memang aku dan Dia memutuskan untuk menjadi saudara saja gitu. "


"Kamu enak yang bisa move on lah Aa di sini galau, Aa gak bisa buka hati untuk orang lain, walaupun Ifa sering bilang kalo kamu udah punya pacar tapi Aa masih ingin menunggu, Aa yakin suatu saat kita akan bersama,"


"Icha salut sama Aa, yang setia pada kata hati Aa, makasih udah mau berjuang,Love u sayang, " Ujarnya memeluk erat suaminya.


"Love U to Icha natasya istri Aa yang paling cantik, "


"Udah ahh bobo yuk Icha ngantuk ihh, " Icha pun merebahkan tubuhnya di kasur.


"Loh ko bobo sih yang, kita olah raga dulu gimana? " Abang pun mulai merusuh Dia mengungkung tubuh istrinya itu, mulai mencium bibirnya.


"Apa masih sakit? " Icha pun menggeleng.


"Aa akan pelan-pelan biar gak sakit, "


Suara ******* mengiringi malam mereka, namun di luar kamar Ifa tak sengaja mendengar suara mereka.


"Suara apa tuh? ko gue merinding ya, " Ifa yang akan mengambil minum mengurungkan niat nya dan kembali ke kamar.


Pagi hari pun menyapa , Icha sudah bangun terlebih dahulu Dia meregangkang otot nya sungguh badan terasa sakit semua.


Dia melirik jam di atas nakas sudah jam 4.20 pagi, lantas Dia pun menyingkirkan tangan kekar suaminya pelan-pelan dan bangun sebelum suami nya terbangun.


"Aa bangun udah subuh, " Ujarnya menepuk pelan bahu suaminya itu.


"Masih ngantuk, betar lagi yang, " Jawabnya membenarkan selimut.


"Issshh.. Aa bangun gak? Kebiasaan ih, " Dia pun terus menggoda suami nya itu.


Abang pun menarik tubuh Icha ke dalam pelukannya.


"Wangi banget kamu yang udah mandi ya? " Ujar nya merusuh di leher Icha.


"Udah, ayo giliran Aa yang mandi, "


Bukannya bangun Dia malah mencium bibit istrinya itu dan **********.


"Morning kiss sayang, " Ujarnya melihat Icha cemberut.


"Iya iya ini Aa bangun, jangan cemberut ya, " Abang pun segera masuk ke kamar mandi sedangkan Icha membereskan kasur yang berantakan dan mengganti sprei nya.


Setelah beberapa menit akhirnya Abang selesai mandi, mereka pun berjamaah subuh.

__ADS_1


"Aa hari ini akan ke kantor mengecek barang, kamu mau ikut? "


"Ga ah Icha di rumah aja, badan pada sakit semua, "


"Biasanya kalo di rumah suka gini ya pake baju nya, " Ucap Abang melihat Icha hanya memakai kaos pendek dan celana pop.


"Iya emang kenapa? gerah A kalo di rumah pake hijab mah tapi kalo keluar mh ya di dobel pake rok panjang, " Jawabnya.


"Aa gak rela liat kulit putih kamu di liat orang lain,"


"Orang lain siapa? kan di sini mah gak ada siapa-siapa atuh A, cuma ada Bapa sama Ibu aja, "


"Ya pokonya Aa gak suka, cukup di kamar aja kaya gini kalo mau keluar kamar dobel pake yang panjang, "


"Ya iya, Icha tau ,"


"Good girl, Love love pokoknya, " Ucapnya.


"Icha ke bawah ya bantuin Bibi masak, Ujar nya meraih gamis yang menggantung disana.


"Udah di sini dulu masih gelap juga, " Ujarnya memeluk dari belakang.


"Ihh Aa mah meresahkan, Udah siang jangan ganggu ahh cape tau, "


"Cape tapi enak kan, Aa masih ingat loh ******* kamu semalam, " Ujarnya membuat pipi Icha merah.


"Iihhh... Aa mh suka gitu deh, jangan di bahas Icha kan malu, "


Abang pun membalikan tubuh Icha dan menggendong nya membawanya ke atas kasur.


"Udah diem biar Aa yang bekerja, " Ujarnya melepaskan baju Icha lalu melapas bajunya.


***


"Pagi bi, masak apa hari ini? " Ujar Bu Yani.


"Belum masak Bu ini baru mau berangkat ke pasar, "


"Ya udah sekalian aja Ajak Mamang, nih daftar belaja sama uang nya, biar saya aja yang bikin sarapan, "


"Siap Bu, saya langsung jalan ya Bu, "


Setelah kepergian Art nya, Ibu membuat nasi goreng untuk anak dan suaminya.

__ADS_1


__ADS_2