
Kaila pun mengirim pesan kepada Cerry kalo dia harus menginap di rumah mertua nya dan itu membuat Cerry kesal.
"Kamu kenapa Cerry?" tanya Naura bingung melihat Cerry nampak gelisah.
"Gimana ya ngomong nya anu itu... emm Kaila kata nya nginep di sana, gimana ya aku mau pergi dulu bentar apa Kakak gak papa aku tinggal?" tanya Cerry bingung namun dia sudah janjian dengan seseorang malam ini.
"Okh kirain ada apa, gak papa kamu pergi aja, Kakak juga gak bakal kemana-mana gak papa kok kamu juga gak perlu nginep di sini kalo repot Kakak udah biasa sendiri di rumah," ucap nya.
"Maaf ya Kak, tapi aku usahain nanti kalo bisa nginep di sini," ucap nya tak enak.
"Gak papa pergi sana pasti mau jalan sama pacar kamu yah," ujar nya terkekeh.
"Ya udah aku pamit ya asalamualaikum," ujar nya.
"Walaikumsalam," jawab Naura sambil tersenyum.
Naura pun mengingat masa-masa dimana dia juga pernah merasakan indah nya cinta dan sampai saat ini cinta nya masih tersimpan dalam hati nya yang paling dalam.
Cerry pun lantas pergi meninggalkan Naura di sana, namun dia juga khawatir takut Naura kanapa-napa.
Dia pun balik lagi memberikan salah satu ponsel nya kepada Naura."Ini buat Kakak pegang takut nya ada apa-apa di sana udah ada no aku dan Kaila ada no kak Remon juga,"
"Loh kok di kasih ke Kakak terus kamu gimana?" tanya Naura heran.
"Aku punya dua Kak yang itu jarang di pake paling cuma di pake games aja di sini ada wifi jadi gak usah khawatir," ujar nya.
"Makasih banyak ya Cerry," ujar nya memeluk Cerry.
"Ya sudah aku pergi dulu yah, asalamualaikum," ucap Cerry.
__ADS_1
"Walaikum salam," jawab Naura menutup pintu dan mengunci nya.
Naura masuk ke dalam kamar merebahkan tubuh nya di sana, namun saat dia sudah memejamkan mata suara bel berbunyi.
Dia pun bangkit dari tidur nya membuka pintu unit, mungkin Cerry balik lagi karna ada yang ketinggalan pikir nya.
"Ada yang ketinggalan ya Cerr.. y?" ucap Naura terbata saat melihat bukan Cerry yang ada di depan nya.
"Sean," guman nya lirih.
Naura yang kaget pun berniat menutup pintu lagi namun laki-laki itu sudah masuk terlebih dulu dan menutup pintu serta menarik Naura ke dalam pelukannya.
"Sean lepasin aku, apa yang kamu lakukan di sini? " tanya Naura ingin melepaskan pelukan nya.
Namun Sean tak bergeming, dia masih memeluk wanita yang selama ini masih di cintai nya itu Sean sangat merindukan cinta pertama nya itu.
"Dari mana kamu tahu aku di sini? aku mohon pergi Sean aku sudah menikah jangan ganggu aku lagi," ujar nya lirih tak kuasa menahan air mata nya dan jatuh begitu saja.
Sungguh dia juga sangat bahagia saat melihat Sean ada di hadapan nya, Naura sangat merindukan pria itu selama hampir 3 tahun mereka tak pernah bertemu tepat nya saat Sean kembali ke luar negri menyelesaikan study nya.
Namun keadaan yang harus memaksa mereka berpisah, Naura di paksa menikah dengan Ronal karna perjodohan almarhum orang tuanya, Naura ingin menolak namun dia tak bisa kala melihat Nenek nya sakit keras dan dia terpaksa menyetujui nya.
Setelah menikah Nenek nya pun meninggal dunia Naura tak punya siapa-siapa lagi karna Nabila kakak kandung nya ikut suami nya di Korea.
Naura terpaksa menikah dengan Ronal sebulan sebelum Sean kembali dari luar negri.
"Kamu tega Ra ninggalin aku, aku bisa lepasin kamu dengan orang lain tapi aku gak akan lepasin kamu kalo kamu gak bahagia," ucap nya mengusap air mata Naura dengan ibu jari nya.
"Aku sudah tahu semua nya Ra, aku tahu kamu pura-pura bahagia, aku mohon Ra jangan lakukan itu lagi karna aku sangat sakit melihat mu seperti ini," ujar nya.
__ADS_1
Kini mereka duduk di sofa, Naura bingung harus berkata apa.
"Ra jujur sama aku apa suami kamu melakukan itu karna dia kecewa sama kamu gara-gara itu," tanya Sean namun Naura menggelengkan kepala.
Naura mengerti apa yang Sean maksud karna hanya dia yang pernah menyentuh tubuh nya, sedangkan suami nya jangan kan menyentuh bertatap muka pun tidak pernah karna mereka tidur terpisah.
"Lalu apa alasan dia KDRT? maaf aku mencari tahu tentang kamu jujur aku masih cinta sama kamu Ra," ungkap nya membuat Naura menggelengkan kepalanya.
"Karna dia punya pacar dan pacar nya sering ngadu yang enggak-enggak ke dia tentang aku, jadi dia suka marahin aku padahal selama aku di sana aku tidak pernah mengusik mereka meskipun aku juga merasa sakit hati karna tak di hargai sebagai istri tapi mau gimana lagi semua sudah terlanjur" jawab nya jujur.
"Kalo begitu menikah lah dengan ku Ra, aku ingin kamu mengandung lagi anak ku," ujar nya memuat Naura melotot tak percaya.
Dari mana Sean tahu kalo dulu dia sempat hamil dan keguguran, pikir nya.
"Aku tahu Ra kamu dulu pernah hamil karna aku yang antar kamu saat ke rumasakit pas kejadian jatuh di toilet kampus saat itu aku juga ikut terpukul namun aku tak bisa menolak kepergian ku ke luar negri," lanjut nya.
Dia sangat menyesal meninggalkan Naura saat masih terbaring sakit, namun dia juga tidak bisa apa-apa dulu ayah nya sangat berkuasa sebelum akhirnya meninggal dunia.
"Sudahlah semua sudah berlalu kita ambil hikmah nya saja semoga kedepan nya kita bisa berubah jadi lebih baik," jawab Naura tak mau menggali luka lama.
"Maka dari itu menikahlah dengan ku untuk menebus semua kesalahan ku padamu Ra, aku akan menjadi suami yang baik buat kamu," bujuk nya.
Namun Naura nampak bingung mau menjawab apa, dan dia juga tidak mau orang tua Sean marah seperti dulu mereka terang-terangan tak menyukai Naura.
"Sean kamu bisa mencari yang lebih baik dari aku, aku hanya seorang janda yang tak punya apa-apa jangan berharap padaku kamu ingat kan orang tua kamu gak setuju sama aku apalagi dengan setatus ku ini," ujar nya menahan sesak di dadanya.
Naura juga masih sangat mencintai pria di hadapan nya itu, namun dia juga tidak ingin dekat lagi dengan laki-laki itu karna orang tua nya.
"Tidak Ra aku akan buat kami menjadi istriku apapun cara nya," jawab nya tersenyum penuh arti.
__ADS_1