Cinta Dalam Dilema

Cinta Dalam Dilema
Negosiasi


__ADS_3

Kaila sudah pulang ke rumah dia langsung masuk ke kamar, sungguh pikiran nya sangat kacau sekali apalagi satu minggu lagi ujian sekolah di tambah Andra yang sekarang sulit di hubungi.


"Apa kak Andra bener-bener ngehindarin gue yah, dari kemarin gak bales chat gue di telpon juga gak diangkat," gumannya sambil membolak balikan ponselnya.


"Ah mending gue mandi dari pada mikirin ka Andra terus, lagian gue kan gak salah apa-apa sama dia, kenapa gue harus pusing," lanjutnya.


Kaila pun lantas mandi dan sholat magrib karna jam pulang sekolah bertambah satu jam jadi pulang nya jam 5 sore belum kalo di jalan macet.


Kaila pun meletakan mukena nya dan segera turun untuk membantu bunda nya di dapur.


"Sayang jangan lari-lari nanti jatuh," ucap bunda Icha.


"Maaf bun udah kebiasaan," jawab nya sambil cengengesan.


Kaila pun memperhatikan bunda nya sedang menggoreng."Mau masak apa bun?" tanya Kaila.


Icha pun menoleh sebenter dan lanjut menggoreng."Ini bikin sop sapi, bakwan jagung, sama goreng ayam, kamu iris wortelnya yah bunda tanggung lagi goreng ini," ucap Icha menunjuk ayam yang sudah di ungkeb bumbu kuning.


Kaila pun segara mengambil sayuran dan mengiris nya."Iya bun," jawab nya.


Kaila yang sudah terbiasa membantu bunda nya memasak jadi dia tak terlalu kesusahan.


Akhirnya makanan pun selesai di buat,Icha dan Kaila sholat Isya dulu sambil menunggu Abang dan Aldian yang sedang ke mesjid.


Setelah semua berkumpul mereka pun makan dengan lahap sambil di iringi canda tawa.


"Gimana sekolah kamu nak?" tanya Icha.


"Baik bun," jawab nya sambil terus mengunyah.


Abang pun melirik anak sulung nya."Nanti setelah kamu lulus kita adakan pertunangan gimana?" tanya Abang.


Kaila yang baru saja menyendok manakana nya pun langsung tersedak."Uhukk.. uhukk...," Kaila pun segera minum air putih yang ada di depan nya.

__ADS_1


"Maksud Ayah apa?" tanya Kaila heran, kenapa sih harus bahas ini pikirnya.


"Jangan pura-pura lupa sayang kamu kan udah setuju di jodohkan dan sekarang kami tagih janji kamu," ucap Abang.


Kaila pun mendelik sebal."Tapi kan aku mau kuliah dulu yah belum mau nikah," ujar nya mengerucutkan bibirnya.


Abang pun hanya terkekeh."Iya terserah kamu saja yang penting kalian tunangan aja dulu," ucap Abang.


"Tapi setelah pertunangan aku mau kuliah dulu sampe lulus, aku mau kuliah di universitas tempat Ayah kuliah dulu," ucap nya penjang lebar sambil menyendok makanan nya.


Icha yang melihat mereka terus bicara pun ikut bicara."Sayang makan dulu yang benar jangan ngobrol terus, nanti lanjut ngobrol nya setelah makan ya," saran Icha.


"Maaf bun," ujar nya sedangkan Abanga pura-pura tak mendengar.


Aldian dan Abang pun pergi ke ruang tv setelah menghabis kan makanan nya, sedangkan Kaila membantu bunda nya membereskan meja makan.


Kaila pun memberanikan diri bertanya."Bun gak bisa ya kita lupain aja perjodohan itu," ujar Kaila nego.


Kaila menggaruk kepalanya bingung."Bukan begitu bun, tapi aku kan masih kecil belum mau menikah," ujar nya.


"Kalo kamu punya pacar bawa ke rumah biar nanti Ayah kamu bisa menilai pria itu pantas tidak buat kamu," ujar Icha memberi saran.


Mata Kaila pun berbinar."Serius bun kalo aku bawa kak Andra ke sini Ayah akan batalin perjodohan itu," ujar nya gembira.


"Tuh kan akhirnya kamu jujur juga siapa kak Andra hemm?" tanya Icha tersenyum.


Kaila pun mengerutuki kebodohan nya yang keceplosan bicara seperti itu."Anu bun itu.. ," jawab nya.


"Itu apa hayo jujur sama bunda sejak kapan kamu punya pacar?" tanya Icha menarik tangan Kaila agar ikut duduk di kursi makan.


Kaila pun memainkan jari tangan nya."Maaf bun, aku gak jujur sama bunda aku benar-benar takut," jawab nya.


"Gak papa, sekarang kamu jujur ya bunda gak akan marah kok sama kamu," bujuk nya mengusap pundak Kaila pelan.

__ADS_1


Kaila pun mengeluarkan nafas nya kasar."Aku udah lama pacaran sama kak Andra kira-kira dua tahun lebih," jawab nya lesu.


Icha pun menutup mulut nya kaget."Sudah selama itu kalian pacaran,tapi kok Satria gak bilang apa-apa sama bunda," ujar nya.


"Satria gak tahu bun, cuma Desi aja yang tahu tapi aku gak ngapa-ngapain kok bun cuma pernah jalan bareng aja itu pun ada Desi," ucap nya.


Icha pun menganggukan kepalanya."Hmm pantas saja, apa kamu mencintai nya?" tanya Icha.


Kaila pun bingung harus menjawab apa kalo di bilang cinta dia juga tidak tahu bagaimana rasa nya karna yang di rasakan kepada Andra hanya kenyamanan dan rasa sanyang nya sama seperti pada Satria.


Icha pun tersenyum melihat Kaila yang nampak sedang berpikir."Kalo kalian saling cinta buktikan, jangan sampai nanti kamu menyesal," saran Icha.


"Apa bunda menyesal tidak jadi menikah dengan om Desta?" tanya Kaila yang tiba-tiba ingat dengan mantan pacar bunda nya itu.


Icha pun malah terbahak mendengar pertanyaan Kaila yang menurut nya konyol."Kok malah bahas bunda sih sayang, kamu mah aneh-aneh aja,"


Kaila sengaja mengalihkan permbicaraan agar bunda nya tak kepo terhadap Andra.


"Kan aku juga pengen tahu bun kejadian yang sebenar nya, Via juga tadi minta maaf atas nama mama nya,"


Icha pun menarik nafas dan segera mengeluar kan nya, sungguh dia sudah melupakan semua nya dan tak ingin membahas nya lagi, apalagi suami nya yang posesif membuat nya malas bicara.


"Bunda sempat merasa bersalah, namun bunda gak pernah nyesel berpisah dengan nya karna kalo bunda nikah sama da gak akan ada kamu dan Aldian," ujar nya.


Kaila pun tersenyum dan langsung memeluk bunda nya itu."Makasih ya bun udah jadi ibu yang baik untuk kita, maafin Kaila y suka bikin bunda repot," ujar nya.


Icha pun membalas pelukan Kaila."Sama-sama sayang maafkan bunda juga ya, gara-gara perjodohan itu kamu jadi tertekan namun asal kamu tahu nak bunda sama Ayah gak mau kalo kamu sampe sakit hati dan ngalamin apa yang bunda alamin dulu,"


"Bunda mau kamu bahagia nak, tapi kalo kamu sudah punya pilihan kita gak akan maksa kamu lagi," lanjut nya.


Kaila pun semakin berbinar mendengar hal itu."Janji ya bun," ujar nya mengacungakan jari kelingking nya.


Icha pun gemas melihat Kaila."Iya bunda janji, tapi kamu ajak kesini pacar kamu yah," ujar Icha dan Kaila pun mengangguk.

__ADS_1


__ADS_2