Cinta Dalam Dilema

Cinta Dalam Dilema
keterkejutan Icha


__ADS_3

"Asalamualaikum," sapa mereka dan pintu pun terbuka.


"Walikumsalam ayo masuk Non, semua sudah menunggu di ruang tamu," ujar Bi Sumi.


Mereka pun melangkah menuju ruang makan menghampiri yang lain dan Kaila bisa mendengar suara orang tua nya yang sedang tertawa.


"Bunda..," ucap nya membuat mereka semua diam dan menoleh.


"Sayang...," ucap Icha memeluk anak sulung nya itu dan mencium kening nya.


"Kamu gak papa kan?" lanjut nya dan Kaila pun mengangguk.


Icha pun baru sadar kalo ada orang lain di belakang Kaila.


Mata nya melotot melihat keponakan nya ada di sana."Naura kamu di sini sayang?" ucap Icha segera memeluk nya.


Abang, Dini dan Adam pun ikut berdiri mereka juga sama syok nya.


"Ateu.. hik.. hik.. Naura kangen," ujar nya membuat yang lain berkaca-kaca.


Dan Revan yang berdiri di dekat Kaila pun langsung menarik nya kedalam pelukan nya sambil memberikan sapu tangan.


"Jangan nangis," bisik nya namun Kaila malah menyembunyikan wajah nya di dada Revan.


Revan pun hanya mengelus punggung Kaila yang nampak bergetar.


"Kamu kemana aja selama dua tahun ini Ateu sama Om nyari kamu," ucap Icha mengusap air mata Naura dengan Ibu jari nya.


"Cha ayo ajak duduk keponakan kamu, kasian berdiri terus," ujar Dini.


Icha pun membawa Naura agar duduk di kursi makan.


"Ceritakan pada Ateu apa yang terjadi sama kamu, kenapa kamu kurus sekali?" tanya Icha.


Dia sangat syok melihat keponakan nya yang tampak kurus kering dan wajah nya juga kusam tak terawat.

__ADS_1


"Cerita nya panjang," jawab nya menunduk.


Ingin rasanya Icha mencecar beberapa pertanyaan kepada Naura namun Adam menyuruh mereka makan terlebih dulu.


"Sebaik nya kita makan saja nanti bisa bercerita setelah makan kasian pasti kalian sudah lapar," ucap Adam dan Dini pun mengagguk setuju.


"Iya benar makan dulu ya sedih juga butuh tenaga, ayo sayang duduk," ucap Dini mengajak anak dan menantunya untuk duduk.


Revan dan Kaila pun duduk bersebelahan sedangkan Icha dan Naura duduk di depan nya.


Makan malam nampak sunyi tak ada yang berani bicara, sedangkan Oma dan Clarisa tak ikut malam bersama mereka.


Setelah selesai makan Dini mengajak mereka berbincang di ruang keluarga dia juga sangat penasaran dengan apa yang terjadi pada keponakan Icha itu.


Naura pun menceritakan apa yang terjadi pada nya dan apa saja yang di lakukan suami nya, awal nya memang Ronal baik namun lama kelamaan dia berubah dan menjadi kasar.


"Terus kenapa kamu gak beri tahu kita, kamu udah gak nganggap kita?" tanya Icha kesal.


"Maaf Ateu aku gak pegang ponsel jadi gak bisa komunikasi sama kalian," ujar nya.


"Kenapa Kaila bisa nemuin kamu?" tanya Icha bingung.


Remon sudah seperti adik bagi nya, saat Naura di perlakukan buruk Remon yang selalu membantu nya dan kala itu dia di siksa oleh Ronal, tak sengaja Remon datang dan membawa nya ke rumasakit di sana lah dia bertemu Kaila.


Dan keesokan hari nya dia di siksa lagi sampai pingsan oleh Ronal dan di tolong oleh Remon di situlah Naura jadi takut pulang dan malah ikut dengan Kaila.


"Terus gimana kamu udah laporin bajing*n itu ke polisi?" tanya Abang ikut geram.


Sedangkan yang lain masih menyimak Revan sendiri duduk di sebelah Kaila dan menggenggam erat tangan istrinya itu.


Kaila pun tak keberatan hanya diam saja, dia ingin tahu reaksi kedua orang tuanya mendengar semua cerita Naura.


"Remon yang udah laporin ke polisi dan soal perceraian Kaila meminta bantuan Mba Rima," jawab Naura menunduk dia sangat malu mengatakan itu karna status nya sangat tidak menyenangkan.


"Ateu harus berterima kasih sama adik ipar kamu itu," ujar Icha dan Abang pun mengangguk setuju.

__ADS_1


"Iya besok kita ke rumah nya rasanya kita berhutang banyak pada nya," ucap Abang.


Sedangkan Revan tersenyum senang karna yang Mico katakan tidak lah benar, Kaila membahas penceraian Naura bukan meraka.


Mereka pun terus bercerita dan Icha pun benar-benar kesal sekali dengan Ronal yang tak bertanggung jawab.


Icha juga menghubungi Nabila agar stop mengirimkan uang kepada Ronal, Nabila yang tak tahu apa-apa pun bertanya keadaan Naura.


Setelah Icha menceritakan semua nya dia pun mengerti, namun Nabila belum bisa ke Indonesi karna baru saja melahirkan anak kedua nya beberapa minggu yang lalu.


Jam 11 malam tak terasa mereka berbincang cukup lama Naura pun kembali ke apartemant bersama Revan dan Kaila.


"Kai kamu pulang ya kasian suami kamu, kakak baik-baik saja kok," ujar nya namun Kaila bersikeras ingin menemani Naura malam ini.


Revan pun mengirim pesan kepada Sean agar menemui nya malam ini entah apa yang di rencanakan nya.


"Ya sudah kalo kamu nginep di sini Mas juga bakal jagain kamu di sini," ujar nya membuat Kaila memutar mata nya kesal.


"Gak papa kok kalian bisa tempatin kamar Cerry malam ini, Kakak tidur duluan ya udah ngantuk soal nya," ujar Naura langsung masuk ke dalam kamar dan mengunci nya.


Sedangkan Kaila nampak tak beranjak dari sofa malas sekali harus satu kasur dengan Revan pikir nya takut kejadian tadi pagi terulang lagi.


Namun rasa kantuk tiba-tiba menghampiri nya, Kaila pun akhirnya terlelapa sambil bersandar di sofa, Revan yang masih memainkan ponsel pun tersenyum melihat istri nya sudah tertidur.


Terdengar bel berbunyi, Revan pun langsung membuka nya sambil tersenyum.


"Datang juga loe bang, udah cepetan masuk kasian tuh bini gue sampe ketiduran di sofa," ujar nya.


"Marah gak nanti bini loe kalo gue nginep di sini?" tanya Sean.


"Udah loe tenang aja gue mau bawa dia pulang, loe bisa tidur di sini jagain kak Naura yang udah tidur," ujar nya dan Sean pun menangguk.


Revan pun menggendong Kaila yang sudah terlelap dia membawa nya ke unit nya, dan meletakan ny di atas kasur nya.


"Tidurlah sayang aku tahu kamu lelah, makasih udah ngasih kesempatan buat aku, aku tahu kamu sengaja nutupin kesalahan aku di depan orang tua kita maaf sayang aku janji gak akan ulangi lagi," ucap nya mengecup kening Kaila.

__ADS_1


Setelah itu dia mengganti baju nya dengan baju tidur, melihat Kaila yang memakai celana levis dia merasa kasihan dan mengganti nya dengan celana tidur.


"Maaf ya sayang aku udah lancang tapi ini demi kebaikan kamu," ujarnya ikut tidur di sebalah Kaila dan memeluk nya.


__ADS_2