
Pagi itu Icha berangkat pagi karna di suruh Ibunya ke rumah Irma.
"Ibu mau titip apa sih buat teh Irma." tanya Icha setelah sarapan.
"Ini nuget daun kelor bagus buat yang baru melahirkan, biar banyak asinya." seru Ibu menata kotak makan ke dalam paper bag.
"Oh begitu ,ya sudah Icha berangkat ya mungpung masih pagi takut nya macet, salamin sama Bapa,Icha pamit ya Asamualakum." ucap nya mencium tangan Ibu ,Icha pun bergegas menenteng paper bag.
Icha pun masuk ke dalam mobil, dan bergegas pergi.
Icha pun sampai dirumah Irma dan mengucap salam, Irma pun membuka pintu rumah nya.
"Kamu dah datang Cha? ayo masuk," Ajak Irma di depan pintu,dan Icha pun masuk mengikuti Irma.
"Mas Awan udah berangkat ya teh? dede gemoy mana." ucap nya melirik sana sini.
"Udah, Dede baru aja tidur habis mandi Dia." ucap Irma membuka paper bag yang Icha berikan.
Icha pun duduk di kursi makan, memperhatikan kakanya yang sedang sibuk.
"Makan dek," ucap nya mengeluarkan puding dari dalam kulkas.
"Aduh bisa diabetes atuh teh, pagi-pagi udah di kasih yang manis," Sedangkan Irma hanya terkekeh.
"Alah biasanya juga tinggal am, apa sekarang puding bukan kesukaan kamu lagi, teteh sengaja loh bikin puding buah kesukaan kamu saat Ibu bilang kamu mau ke sini." ujar nya tersenyum lalu dia duduk di samping Icha.
"Masih tapi jarang, biasanya pagi-pagi makan nasi kalo gak roti tawar." ujarnya teringat kalo dulu perah gula darah nya naik karna terlalu banyak makan yang manis.
Malam itu Icha sengaja menginap di rumah Irma karna masih kangen dengan keponakannya itu.
"Gimana Cha kamu udah pikirin tawaran Mas." ujar Hermawan.
Kini mereka sedang bersantai di ruang tv.
"Udah Mas, nanti Icha ke kantor ya." ujarnya dan diangguki kakak iparnya.
Icha pun pamit ke kamar untuk Istirahat, Irma tinggal di rumah yang di belikan Hermawan, yang lumayan luas dua lantai dan terdiri dari dua kamar di atas dan dua kamar di bawah serta halaman belakang yang lumayan luas.
Dering ponsel membangunkan Icha yang baru saja terlelap dan segara mengangkat telpon nya.
📲 Hallo sayang Assamualaikum." ucap Abang di sebrang sana.
__ADS_1
📲 Walaikum salam, lagi apa tumben malem banget nelponnya." ujar Icha.
📲 Aku baru pulang, ini baru selesai mandi tadi banyak pekerjaan aku keteteran ,banyak banget pesanan Alhmdulilah rezeki kita yang." ujarnya.
📲Syukur Alhmdulilah,tapi jangan sampai telat makan ya."
📲Iya iya, kamu lagi apa udah makan belum?"
📲Udah baru selesai,kamu sendiri gimana?"
📲Udah tadi di kantor bareng anak anak,kamu jadi menginap di rumah teh Irma?"
📲Jadilah,ini aku di rumah teh Irma."
📲Oh kirain gak jadi,ya sudah kamu istirahat ya, aku juga sudah mulai lelah" ujarnya.
📲Ya udah Bye." ujarnya mematikan ponselnya.
Dan Icha pun merebahkan tubuhnya terlelap dalam damai.
Pagi sekali Icha sudah bangun Dia segera mandi dan mengganti baju nya ,Dia segera turun dari kamar bergegas ke ruang makan
"Gak teh nanti aja di rumah, aku langsung pamit ya, Assalamualaikum." pamitnya mencium tangan Irma dan bergegas pergi.
" Walaikumsalam," jawabnya mereka.
Hermawan memeluk Irma dan menciumi bayi mungilnya yang sedang menyusu,Irma pun tersenyum melihat suaminya
"Pagi bun, pagi anak ayah lagi ***** yah, Icha mana kok belum keliatan." ujarnya seraya duduk di kursi.
"Udah berangkat, katanya ada kerpeluan." Hermawan pun menganggukan kepalanya seraya meminum kopinya yang sudah Irma siapakan.
Irma pun mengcium tangan suaminya dan Hermawan pun mencium kening Irma dengan sayang.
"Mas berangkat ya bun, hati-hati di rumah." ucap nya mencium bayinya.
"Mas juga hati-hati ya." ucap nya mengantar sampai ke depan,melambaikan tangan saat mobil suaminya keluar halaman rumah.
Irma pun menutup rumah nya kembali dan bergegas masuk kamar.
Sedangkan Icha sudah sampai di rumah nya, segera masuk rumah setelah mengucap salam, Bu Yani pun menoleh melihat anak nya datang.
__ADS_1
"Cha kamu udah pulang," tanya Bu Yani melirik anaknya sudah duduk di sana.
" Iya Bu, Icha ada keperluan jadi pulang dulu, apakah Ifa sudah bangun?"
"Belum coba kamu bangunin, katanya masuk siang jadi malas-malasan."
Icha pun segera masuk kamar adiknya,Dia geleng-geleng kepala melihat Ifa yang masih tidur dan segera mebangunkannya.
"Bangun ih udah siang." ujarnya menarik-narik selimutnya.
"Bentar atuh, masih ngantuk lagian Ifa habis subuh lagi." ujarnya masih merem.
"Ayo bangun katanya mau antar teteh ke Mall belanja." bujuknya, dan Ifa pun membuka matanya.
"Emang jam berapa sih ini," ujarnya.
"Jam 9 ayo siap-siap, sekalian nanti teteh anterin kamu kekampus sehabis belanja." Ifa pun segera beranjak ke kamar mandi, dan Icha pun masuk ke kamarnya.
30 menit kemudia Ifa pun sudah siap,dan segera masuk kamar kakaknya.
"Teh ayo," ujarnya di depan pintu yang terbuka.
Icha pun menoleh."Cepet banget Dek, kamu emang udah siap?" Tanya Icha heran.
"Udah ayo cuz.. " Mereka pun menuruni tangga dan pamit kepada Ibunya.
"Kalian hati-hati awas jangan ngebut Cha bawa mobilnya. " Ujar Ibu.
Mobil pun pergi meninggalkan rumah,tak lama kemudian mereka pun sampai di Mall kota Bandung.
"Ayo turun." ucap Icha setelah memakirkan mobilnya.
Kini mereka berkeliling mencari pakaian kerja untuk Icha, sedangkan Ifa hanya memilih-milih saja tidak membeli.
"Kamu gak beli apa-apa?" tanya Icha melihat adiknya.
"Enggak ah baju ku masih banyak,kan tau sendiri aku lebih suka beli di online." ujarnya,sedangkan Icha hanya mengangguk.
"Ya udah ayo kita cari makan," ajaknya dan Ifa pun mengangguk senang karna perutnya sudah lapar sekali.
Mereka pun memesan makan di sana, mereka makan dengan lahap.
__ADS_1