
Kaila kira yang menelpon nya itu Andra namun dia salah ternyata itu Revan mau tak mau Kaila harus bicara karna terlanjur menekan warna hijau.
[Apa sih pake Vc segala] ~ucap Kaila mengarahkan kamera nya ke langit-langit kamar.
[Kai yang benar saja dong gue kan pengen liat wajah loe] ~ ucap Revan, tak tahu kenapa sejak beberapa bulan lalu Revan merindukan Kaila.
[Udah sekarang loe bilang mau ngomong apa sama gue, gue ngantuk mau tidur]~ujar Kaila kesal.
[Plis liatin wajah loe dong, gak enak kan ngobrol nya kalo kaya gini]~ ucap Revan, sesungguh nya Revan sudah mulai suka dengan Kaila namun dia gengsi selama di Jakarta Revan selalu memantau keadaan Kaila dan melihat-lihat Ig nya
[Apa sih]~ Akhirnya Kaila menampakan wajah nya.
Wajah Kaila nampak cantik dengan rambut yang tergerai indah, Kaila agak cabi tak sekecil dulu.
[Plis ketemu gue besok ya, gue mau ngomongin sesuatu]
[Oke tapi gak bisa lama gue sibuk]
[Iya gak papa gue tunggu di cafe Anggur]
[Oke]~ jawab Kaila langsung mematikan Vc mereka.
Males sekali pikir Kaila harus bertemu dengan Revan, apalagi mendengar mulut nya yang sudah seperti bon cabe level 10.
Kaila pun langsung tidur, karna besok harus sekolah.
Di sisi lain Revan nampak tersenyum mengingat wajah cantik Kaila yang sayu menahan kantuk.
"Gue udah nahan kangen selama ini sama loe Kai, gue sadar mulai suka sama loe," gumannya.
Revan sudah menyelesaikan kuliah nya satu tahun yang lalu, dia ingin menemui Kaila namun orang tuanya melarang karna Kaila masih belum lulus sekolah.
Dini berniat akan melamar Kaila setelah lulus sekolah, itu pun atas persetujuan Abang.
Revan ingin sekali bertemu dengan Kaila jauh-jauh hari, namun karna kesibukan di kantor dan dia juga harus bolak balik ke Singapura mengantar nenek nya berobat jadi dia tidak bisa kemana-mana.
Revan tadi siang datang dari jakarta, dia menelpon Kaila namun tak di angkat, lantas dia pun tak sengaja mendengar pembicaraan paman dan bibi nya kalo Andra akan di jodohkan dengan rekan bisnis om nya itu.
Dia teringat dengan Kaila yang dulu berhubungan dengan Andra, dia pun penasaran dengan kelanjutan hubungan mereka, semoga saja mereka sudah putus pikir nya.
__ADS_1
***
Keesokan hari nya Kaila sudah siap dengan tas di punggung nya, hari ini dia bangun lebih awal.
Kaila pun menghampiri bundanya di ruang makan."Pagi bun?" sapa nya.
Icha pun menoleh sambil tersenyum."Pagi juga sayang, tumben nih udah siap," ujar nya.
"Iya bun aku kan harus rajin Ujian kan tinggal beberapa hari lagi," jawab nya seraya mengambil dua lembar roti dan mengolesnya dengan selai coklat.
"Hari ini aku gak bawa bekal ya bun," ujar nya sambil mengunyah.
Icha pun heran."Loh kenapa?" tanya Icha mematikan kompor dan menghampiri Kaila.
"Satria bawa bekal banyak, katanya mama Mega kedatanga tamu dan bawa oleh-oleh banyak Satria mau bagi aku di sekolah," ujar nya.
"Tamu dari mana?" Icha mengira-ngira kalo gak Mas Febri pasti kak Syam, karna saudara Mega hanya itu.
"Om syam katanya, mereka baru pulang dari jawa, bunda kan tahu kalo Om Syam memilih berbakti ke pelosok desa." ujar Kaila.
"Iya bunda tahu, kapan mereka datang kok tante Rita gak kasih tahu bunda ya kalo mau kesini," ujar nya.
"Gak tahu mungkin lupa kali bun, kalo gak salah sih datang nya malem jam 7 han." tebak Kaila.
Icha pun hanya mengangguk."Ya sudah habis kan makan nya, bunda mau ke kamar bentar," ujar nya.
Icha pun melangkah kan kaki nya ke masuk ke dalam kamar, ternyata suami nya baru saja keluar dari kamar mandi.
"Loh sayang kenapa belum pake baju sih, anak-anak udah nunggu buat sarapan," ujar Icha membereskan tempat tidur.
Abang pun mendekat dan memeluk istrinya dari belakang."Baju nya mana sayang," ujar nya.
Icha pun melirik kanan kiri,ternyata dia lupa menaruh baju untuk suami nya.
Icha pun menoleh sambil cengengesan."Maaf sayang aku lupa bentar ya," ujarnya langsung mengambil kemeja biru muda dan juga celana panjang kain berwarna hitam tak lupa mengambil cd dan kaos dalam.
"Nah ayo pake aku ambil dasi dulu sebentar," ujar nya.
Abang langsung memakai nya di depan Icha, memang sudah terbiasa seperti itu.
__ADS_1
Setelah itu Icha memasangkan dasi di leher suami nya, Abang nampak tersenyum melihat Icha lebih dekat.
"Makin hari kok makin cantik aja yah, istri siapa sih ini," goda nya sedangkan Icha merasa salah tingkah.
"Udah ahh ayo kita sarapan kasian anak-anak," ujar ny segera keluar kamar, bisa meleleh dia mendengar gombalan suami nya pagi-pagi begini.
Mereka pun sarapan bersama namun Kaila yang sudah dari tadi memutuskan berangkat duluan.
Dia pun berpamitan kepada kedua orang tuanya."Aku pamit ya," ujar nya mencium tangan orang tuanya bergantian.
"Hati-hati dijalan sayang jangan ngebut ya bawa motor nya," ucap bunda Icha.
Kaila pun hanya mengacungkan tangan nya 👌 dan segera keluar dari rumah, dia mengeluarkan motornya dari garasi dan segera pergi.
Hanya 10 menit perjalanan Kaila pun akhirnya sampai dan sekolah masih sepi, dia langsung duduk di dalam kelas nya.
Kaila masih penasaran kenapa sudah hampir 3 hari ini Andra tak menghubungi membalas pesan nya pun tidak.
Tiba-tiba Desi datang membuat nya kaget."Kai ngapain loe bengong, kesambet loe?" ujar Desi heran.
"Ta Tuhan bisa gak sih loe jangan ngagetin gue," ujar nya sedangkan Desi hanya cengengesan.
Namun melihat Kaila yang tak semangat Desi pun mulai serius bertanya."Kenapa sih Kai apa loe ada masalah?"
Kaila menggelengkan kepala nya."Gue gak papa ko, gimana persiapan ujian kita loe udah siap?" tanya Kaila mengalihkan pembicaraan.
"Gue udah siap banget semoga kita lulus dengan hasil yang memuaskan ya,"
Dan diamin kan oleh Kaila, setelah itu mereka mengikuti pelajaran dan pembahasn materi yang akan keluar pada soal ujian nanti.
Setelah istirahat pertama selesai kini mereka mulai istirahat kedua, Kaila mencari Satria namun tidak ketemu kemana sebenarnya dia.
"Loe cari siapa sih?" tanya Desi heran melihat Kaila yang nampak gelisah.
"Gue cari Satria tapi kok gak ada ya," ujar nya.
"Emang dia gak ngasih tahu kalo dia ada di rumasakit," ucap Desi memperlihat kan chatan nya dengan Satria.
"Loh kok gue gak tahu ya, bentar gue liat ponsel gue dulu," ujar nya Kaila pun membuka pesan Satria yang baru saja dia buka.
__ADS_1
Ternyata tadi pagi Satria mengirim nya pesan kalo dia tidak bisa masuk karna tadi pagi jatuh dari motor.