
Pagi hari menyapa akhirnya setelah beberapa hari menunggu orang tua Icha kembali dari jakarta,Icha pun sudah mengunggu di depan rumah Abang, setelah sarapan Dia mengantar Abang yang akan pergi bekerja .
Akhirnya jam 8 pagi keluarga pun tiba di depan rumah Icha, Icha pun berlari ke luar membantu Ifa membuka gerbang.
"Teteh kapan pulang ko udah di sini aja." Ucap Ifa yang sedikit heran.
"Beberapa hari yang lalu. " serunya sambil berjalan mendekati mobil yang sudah berenti di halaman rumah.
Icha pun menyalami kedua orang tuanya. " Ibu sehat ? Icha kangen bangett. "
"Sehat Cha ayo masuk, ibu juga kangen. "Sambil memeluk Icha.
" Icha ko udah di rumah bukannya besok kembali dari jogya nya. " Seru Bpa
"Icha lupa kalo ibu sama keluarga pergi ke jakarta, jadi Icha nginep di rumah Abang. " Ucapnya sambil menunduk.
"Kebiasaan ya suka nginep di rumah cwo, malu Cha sama tetangga kamu tuh udah dewasa " tegur Ayah.
"Maaf pa.. " Merasa bersalah.
"Udah yuk masuk ko malah berbincang diluar. " Seru Ibu yang sudah membuka kunci pintu.
Mereka pun masuk rumah,Dan berbincang hangat di ruang keluarga sampai tak terasa sudah waktunya makan siang, Icha pun membantu Ibu di dapur memasak.
Sedangkan Ifa masuk ke kamarnya merebahkan badannya yang masih cape.
begitu juga Bpa tertidur di depan tv karna kelelahan.
Saat Icha menata makanan di aras meja,
Ponsel Icha pun bergetar,satu pesan masuk dari Abang.
Abang💖
Sayang makan siang bareng yuk aku tunggu ya depan kantor...
icha pun segera membalasnya
oke otw..
Setelah pesan nya terkirim Icha meminta izin kepada Ibu nya.
" Bu Icha mau keluar sebentar ya, pake mobil bapa, ga papa kan. "
" Ya udah pake aja, kamu hati hati ya jangan ngebut jalannya. " Icha pun menganggukan kepala dan bergegas ganti baju.
Setelah siap Icha pun berangkat, tak lupa membawa makanan yang sudah disiapakan, Diapun membelah jalanana kota Bandung.
__ADS_1
" Banyak berubah ya, padahal cuma 4 taun aja aku di jogya. " gumannya.
Beberapa menit kemudian Icha pun sampai di tempat kerja Abang, yaitu sebuah Distro yang lumayan terkenal di kota Itu,Abang adalah pemilik nya, Dia merintis usahanya di bantu beberapa karyawan lainnya.
"Selamat Siang." Sapa Icha beberapa orang pemuda yang akan keluar Disto.
"Siang teh, silahkan masuk Bos sudah menunggu di dalam. " Seru salah satu pemuda,dan Icha pun mengangguk sambil tersenyum.
Icha pun kedalam ruang kerja Abang .
"Asalamualaikum. " Sapa Icha membuka pintu.
"Walaikumsalam. " jawab Abang sambil menonggakan kepalanya. "Sayang kamu udah datang, ayo duduk." Masih serius di depan leptop nya.
Icha pun duduk di sofa dan membuka bekat makanan nya dari rumah.
"Ayo makan dulu nanti lanjut lagi kerjanya. " Ucap Icha.
Abang pun berdiri dan duduk di sebelah Icha. " Kaya nya enak nih, kamu masih inget aja yang makanan kesukaan aku. " Ucapnya sambil tersenyum.Udang goreng tepung dan juga capcai makanan kesukaan abang dari kecil.
"Ayo aaa aku suapin nih. "
"Duh Romantis banget sihh calon istriku ini, tiap hari ya bikinin makan siang nya. " Sambil mengunyah makanan nya.
"Iya, iya ayo abisin. " Sambil terus menyuapinya yang tinggal separo.
Icha pun kembali membereskan tempat makan nya dan mecuci tangan di wastapel.
Icha pun melirik dinding yang di penuhi poto dirinya dan juga Abang.
"Apa-apa nih kok kaya di rumah,mana banyak poto aku lagi. " ucapnya sedikit kesal.
"Biar semua orang pada tau Cha kalo cinta kita abadi. " seru Abang mendekatinya.
"Gak gini juga kali bang, aku kan malu apalagi itu poto kita waktu sekolah,udah ahh aku mau pulang. "
" Jangan dulu pulang ya, nanti bareng aku pulangnya" ucapnya sambil memeluk Icha dari belakang,terasa nafas segar mint menerpa pipi Icha.
"Iya,tapi lepas dulu yaa. " seru Icha sambil berbalik menatap matanya.
Abang pun mendekatkan bibir nya dan Cup satu kecupan mendarat di bibir Icha.
Melihat Icha yang masih terdiam Abang kembali mencium bibir Icha lebih lama dan sedikit **********, Icha pun memejam kan matanya saat pikirannya kembali normal, Abang pun melepaskan Ciuman nya saat merasakan tangan Icha memukul dadanya.
" Pipi mu kenapa sih memerah gitu. " Ucapnya melihat Icha yang tersipu malu, sambil mengusap bibir Icha dengan ibu jarinya.
Icha pun memeluk Abang dan menundukan kepalanya.
__ADS_1
"Udah gak usah malu gitu, ayo duduk tunggu aku di sana yaa, aku mau nyelesaikan dulu kerjaan ku. "
Icha pun duduk di sopa sambil memainkan ponselnya mengabari orang rumah kalo dia akan pulang sore,Setelah sholat Ashar Icha merebahkan tubuhnya di sopa.
waktu pun berlalu akhirnya Abang selesai dengan pekerjaannya.
"Akhirnya selesai juga." Gumannya sambil meregangkan tangannya.
Dia pun berdiri dan melangkah mendekati Icha " Sayang ayo pulang aku udah selesai. " Ucapnya,namun Icha hanya diam saja.
"Pantes aja di panggil gak nyaut ternyata tidur,kasian pasti kamu bosan nunggu aku lama. " gumannya saat melihat Icha tertidur di sopa sambil memegang ponsel yang sedari tadi bergetar.
Abang pun penasaran dan mengambil ponselnya " Dasar ceroboh dari dulu punya ponsel gak pernah pake kode, jadi gampang kan bukanya. " guman Abang sambil menggelengkan kepala.
Abang pun mengecek ponsel Icha begitu banyak panggilan tak terjawab dari no baru dan ada juga chat dari Mega, Abang yang penasaran pun langsung membuka chat itu.
Mega
{cha kak Rama nanyain terus lo ke gw,tapi gw sama Iqbal gak beritau ko lo tenang aja, Cha lo pasti bakal syok banget nih denger berita terbaru dari gw. }
Mega pun mengirim sebuah poto Undangan pernikahan.tertera nama Desta Anggara putra & Viona cahya setiani.
{gw dapet undangan dari ka viona, lo masih ingat kan dia anak nya tante nisa dia mau merit cha sama mantan lo,cepet bales kalo loe dah baca pesan gw}
Abang pun menyimpan ponsel Icha di atas meja, dan membangunkannya karna sudah mau magrib.
" Sayang bangun ayo pulang. " ucapnya lembut sambil menoel pipi Icha.
Icha pun mengerjapkan mata nya dan terbangun. " Maaf aku ketiduran, kamu udah selesai kerjanya?"
"Udah yuk kita pulang." Mereka pun berjalan ke luar Ditro dan Azdan magrib pun berkumandang.
"Kita sholat dulu di musola depan ya " Seru Abang dan di angguki oleh Icha.
Setelah selesai mereka bergegas pulang setelah mengunci gerbang,mereka pun naik mobil Icha, sedangkan mobil Abang di tinggal di Distro.
"Kita makan dulu, kamu pasti laper kan. " Abang pun menatap Icha tanpa expesi,Icha pun mengangguk.
Melihat Abang yang sedikit cuek membuat Icha penasaran.
"Kamu kenapa, lagi ada masalah? " Icha pun memberanikan diri bertanya.
"Gak ko, aku cuma butuh penjelasan aja. "
"Penjelasan apa, perasaan aku gak ngapa ngapain dehh. " Icha pun bingung harus menjelaskan apa.
"Siapa Rama???
__ADS_1
Degg..