
Icha pun sampai di perusahan milik Ayahnya Hermawan, Dia pun berjalan mengikuti kakak iparnya itu.
Hermawan pun mengumpulkan semua karyawannya.
"Selamat pagi semua. "
"Pagi pak. " ucap mereka serempak.
" Pagi ini kita kedatangan karyawan baru, dia akan menjadi asisten saya menggantikan Aisyah yang sudah berhenti bekerja satu minggu yang lalu, ayo perkenalkan namamu."
"Selamat Pagi, Nama Saya Icha Natasya senang berkenalan dengan kalian semua semoga bisa menjadi teman yang baik untuk kalian, dan saya mohon bimbingan nya. " ujar Icha sopan.
"Oke,kalian boleh bubar sekarang,Ayo ikuti saya. " Ucap Hermawan propesional.
" Baik." Icha pun mengikuti nya masuk ke dalam lif dan sampailah mereka di lantai 12 Ruang Direktur berada.
"ivan, kenalkan ini Icha asisten saya yang baru dan Icha kenalkan Ini Ivan sekertaris saya, semoga kalian bisa bekerja sama."
"ivan,selamat bergabung " ucapnya ramah.
"Icha. terimakasih. " ucapnya tersenyum.
"Cha itu ruangan kamu berada di sebelah ruangan saya, dan kamu pelajari tentang semua agenda saya, kalo ada yang tidak mengerti kamu bisa tanyakan kepada Ivan"
"Baik pak. " jawab Icha.
Hermawan pun masuk ke ruang kerja nya sedangkan Icha masih kebingungan.
"Ayo aku antar kamu ke dalam, sekalian aku ajarin apa yang belum kamu mengerti, dan ini buku agenda pak Hermawan kamu harus catat dengan teliti yah. " Ucap Ivan dan di angguki oleh Icha.
Sedangkan Abang masih melamun di ruang kerja nya saat melihat titipan yang Ifa berikan tadi pagi, sebuah karu Atm dan juga sebuah kotak kecil berisi kalung dan sebuah kertas berisi catatan kecil.
"Maaf untuk semua waktu yang kamu lalui tanpa aku, maaf untuk semua kesedihan yang kamu rasakan maaf atas segala kelakuan ku yang selalu bikin kamu marah, dan maaf karna tak pernah menganggap semua ucapanmu.
Aku kembalikan yang bukan hak ku kepadamu.
"Cha kamu tuh mau nya apa sih ko jadi kaya gini, kamu beneran marah gara gara kemaren cha, aku gak maksud bikin kamu marah cha, kamu tuh selalu saja lari dari masalah dan menghilang tanpa kata, di telpon ga di angkat di chat gak di bales bikin pikiran ku kacau tau gak. " gumannya lirih.
Waktu makan siang pun tiba, semua karyawan keluar kantor mencari makan siang, kebanyakan yang makan siang di kantin begitu pun dengan Icha dia duduk di salah satu kursi setelah memesan makanan.
Dia pun duduk sendiri di sana, hingga satu orang wanita duduk di sebelahnya.
"Maaf ya aku gabung di sini, karna semua meja penuh. " ucapnya sambil tersenyum.
"Oh silahkan ka." seru Icha.
__ADS_1
"Kamu Icha kan asistetnya Pak Hermawan, panggil saja saya Mba Marta saya bagian Devisi keuangan .
"Iya Mba, salam kenal. "
Setelah menghabiskan makanannya Icha bergegas masuk lagi ke kantor karna jam makan siang sudah mulai habis.
Namun Icha yang tak hati hati ,Dia menabrak seorang wanita yang seumuran dengannya dan mereka pun terjatuh.
"Maaf. " ucap wanita itu sambil menunduk
Icha pun bediri dan membersihkan pakaian nya yang sedikit kotor.
"Gak papa ko, kamu sendiri gak papa?? " Sambil melihat ke arah wanita itu.
"Nazwa." ucap Icha yang sedikit tak percaya melihat teman sekelasnya berada di kantor yang sama.
wanita itu pun menonggakan wajahnya menatap Icha dari atas sampai bawah" Icha, kayanya gak mungkin dehh.. " ucapnya sambil menggelengkan kepala.
"Nazwa, ini aku Icha temen satu kelas kamu, masa lupa sih. " Icha pun memeluk Nazwa yang masih bingung
"kamu beneran Icha, ko ada di sini" membalas pelukan Icha sambil menangis haru.
"Aku baru masuk kerja tadi pagi, kamu sendiri ?? "Melepas pelukannya dan duduk di tempat kerja Nazwa yang tak jauh dari sana.
Nazwa clarisa adalah anak yatim, dia di besarkan oleh nenek dan bibinya,saat umur 15 taun orang tua Nazwa meninggal karna kecelakaan Nazwa juga mempunyai seorang adik laki laki yang berbeda 3 taun dengannya, orang tua Nazwa meninggalkan sebuah bengkel dan juga satu toko bunga yang sekarang di urus oleh bibinya,bibi nya yang seorang janda tanpa anak itu mencintai kedua keponakannya sehingga memilih menjanda tak mau menikah lagi meski umurnya masih muda.
"Kamu pulang sama siapa??
"Biasanya aku di jemput ojeg langganan, kenapa emang. ??
" pulang bareng ya, aku kangen nenek sama bibi. "
" Ya udah nanti aku tunggu di depan, sekarang kita kerja dulu oke. " ucapnya dan di angguki oleh Icha.
Icha pun menusun semua agenda Hermawan dari pagi sampai sore dia juga megerjakan beberapa tugas yang di berikan Ivan padanya,tak terasa akhirnya waktunya pulang.
Icha pun bergegas keluar ruangan nya, dan berpapasan dengan Hermawan.
" Kak bilang sama ka irma aku gak jadi nginep ya, aku mau cari kos kosan dulu yang deket sini, kalo dari rumah ibu lamayan jauh kan. "
"Kenapa gak tinggal sama kita aja, kakak kamu pasti seneng banget. "
"Gak ahh aku males nyetir, pingin ngekos aja biar bisa jalan kaki. "
"Oh gitu, ya udah kakak duluan ya. " icha pun mengangguk dan megikuti Nya di belakang.
__ADS_1
Icha pun keluar kantor jam 5 lebih,sudah ada Nazwa yang nunggu di tempat parkir.
"Na, kamu dah di sini rupanya " seru Icha.
"Iya katanya mau pulang bareng" jawab Nazwa.
"Ayo masuk tuh mobil aku sebelah sana. "Berjalan menghampiri mobilnya.
"Ciee dah punya mobil nih sekarang, hebat kamu cha. "
"Mobil bokap ihh, aku belum punya mobil, tau sendiri waktu sekolah juga naik angkot " jawabnya terkekeh sambil masuk ke dalam mobil,mobil pun berjalan meninggalkan kantor.
"Salah sendiri kenapa gak mau bawa motor, bukannya dulu kamu di beliin motor sama bapak mu?"
"Bukannya gak bersyukur Na, Aku takut setelah jatuh dari motor sedikit trauma. " jawabnya terkekek.
"Untung aja sahabat mu pada baik semua, bisa antar jemput kamu. "
"Iya Na, mereka berjasa banget dalam hidup aku. "
"Eh ngomong-ngomong gimana kabarnya mereka? "
"Pada baik dan mereka udah bahagia dengan pasangannya masing-masing tinggal. aku aja kali yang belum. "
"Maksudnya udah pada Nikah gitu??
"Iya, Iqbal nikah sama temenku di jogya, Adam sama Dini udah punya anak."
Icha pun membelokan mobilnya ke gang dan sampailah di sebuah rumah minimalis .
"Ayo cha turun dulu katanya mau ketemu nenek sama bibi."
Icha pun menganggukan kepalanya,dan segera turun, Icha pun memberi kabar kepada Ifa kalo dia akan pulang telat karna mampir ke rumah Nazwa sebentar,setelah itu memasukan lagi ponselnya ke dalam tas.
Mereka pun mengucap salam" Asalamualaikum. " Ucapnya serempak.
"Walaikum salam. " jawab bibi membuka pintu " Baru pulang nak?, ehh ada tamu ayo masuk " Ajak bibi.
Mereka pun masuk,Icha pun duduk di ruang tamu,Sedangkan Nazwa pamit ke dapur.
"Eh ada tamu,temennya Nana ya Neng. " ucap nenek yang baru saja keluar dari kamar.
"Iya nek, saya Icha dulu pernah beberapa kali main kesini. " ujar Icha sopan.
"Oh begitu ya maaf nenek suka lupa soalnya sudah tua. " seru Nenek terkekeh, Icha pun mengangguk dan tersenyum.
__ADS_1