
Untung saja Naura bisa segera di temukan dan di bawa masuk oleh para anak buah nya Ivan.
Widya yang sudah kacau pun akhirnya bisa bernafas lega melihat anak nya itu.
"Sayang kamu dari mana?" tanya Widya memeluk anak nya itu, Naura juga sudah nampak kacau dia terus menangis dari tadi membuat riasan nya rusak.
"Mama kenapa gak bilang kalo kita mau ke acara nikahan nya Sean, Mama tega banget liat anak nya sedih kek gini," ucap nya masih dengan isakan.
Sedangkan Kaila dan Cerry nampak bernafas lega melihat Naura sudah ada di sana.
"Udah gak usah nangis ayo benerin riasan wajah kamu, biar pas ketemu suami kamu gak malu-maluin," ucap Widya membuat Naura mengerutkan kening nya.
"Maksud Mama suami siapa?" tanya Naura bingung.
"Udah yuk masuk nanti juga tahu," ucap Widya.
Sedangkan di dalam ruangan lain Sean dan yang lain sedang berdo'a setelah ijab kabul dan menunggu pengantin wanita untuk tanda tangan berkas-berkas.
"Ma sebenar nya ada apa sih aku kok jadi bingung gini?" tanya Naura yang sudah kembali cantik dan kini mereka berjalan menuju ruangan dimana Sean berada.
Mereka bisa mendengar dengan jelas suara Mc yang memanggil pengantin wanita, Naura nampak kaget saat nama nya di sebut.
Jadi dia menikah dengan siapa apa mungkin dengan Sean karna yang dia lihat tadi di sana adalah Sean batinnya.
"Kita panggil pengantin wanita kita Mbak Naura," ucap Mc tersebut.
Naura pun berjalan ke arah Sean yang sydah tersenyum manis kepadanya.
"Ya Tuhan apa ini mimpi?" batin Naura.
Sedangkan Sean nampak terkekeh melihat Naura yang kebingungan dia menggenggam tangan istri nya itu yang terasa dingin.
__ADS_1
Sean pun mengecup kening nya pelan dan setelah itu Naura pun mencium tangan suami nya itu.
"Kamu cantik sekali," bisik Sean membuat pipi Naura bersemu merah.
Mereka pun menadatangani berkas-berkas itu dan menunjukan ke arah kamera sambil tersenyum lebar.
Widya pun ikut bahagia melihat anak ny bahagia meskipun dengan acara seperti ini, ini memang rencana nya Sean untuk memberi kejutan kepada Naura di acara ulang tahun nya.
~Flasback~
Setelah kunjungan Siwi ke rumah Widya keesokan hari nya Siwi mengajak Widya bertemu di kantor nya Siwi ingin meminta maaf lagi kepada Widya.
"Wid tolong lah kamu jangan bawa-bawa anak kita untuk masalalu, aku tahu sekali bagaimana Sean dan Naura saling mencintai sejak dulu aku mohon Wod restui mereka," ucap Siwi memohon dan Widya pun tersenyum dia sudah tau seperti apa Siwi.
"Kamu tahu semalam anakku menginap di kamar anak mu, apa kamu tidak takut kalo Naura hamil?" tanya Siwi.
Widya pun nampak melebarkan matanya kenapa dia sampai lupa kalo Sean akan nekat, walau bagaimana pun mereka saling cinta.
Widya juga berpikir begitu untuk apa mengungkit masalalu yang sudah terjadi walau bagaimana pun mereka tidak salah kenapa harus merasakan imbas nya.
"Baiklah aku akan menerima Sean sebagai menantuku, tapi dengan syarat dia harus membahagiakan anakku."
Dan mereka pun sepakat menggelar acara itu di Vila keluarga Atmaja namun Sean malah membuat rencana yang terbilang konyol untung saja Naura cepat di temukan.
Flasback off
"Selamat ulang tahun ya sayang semoga kamu bahagia selalu dalam pernikahan mu dan jangan lupa bikinin mama cucu yang banyak," bisik Widya sambil mencium pipi nya.
Naura pun tersenyum dia memeluk tubuh ibu nya itu sungguh ini kejutan yang sengat luar biasa sekali setelah hampir satu bulan dia galau karna Sean tak ada kabar dia bingung harus bagaimana apalagi dia juga memikirkan dirinya yang belum juga datang bulan.
Untung saja sekarang dia bisa bernafas lega karna sudah menjadi seorang istri dari Sean.
__ADS_1
Semua anggota keluarga mengucapkan selamat termasuk Icha dan suami nya begitu juga dengan Kaila dan Revan mereka nampak senang sekali melihat nya.
"Semoga cepat nyusul kaya aku," ucap Kaila mengusap perut rata kakak sepupu nya itu dan itu justru membuat Naura tersenyum lebar seperti nya apa yang Kaila katakan sudah jadi.
Naura sangat yakin kalo dirinya memang hamil, namun dia akan memastikan nya terlebih dulu sebelum memberi tahu Sean.
Acara pun berjalan lancar semua tamu sudah pada pulang karna hari sudah mulai malam, Kaila dan Revan pun ikut menginap di Vila sedangkan Icha dan yang lain nya sudah kembali tadi sore ke Bandung karna besok mereka harus kembali bekerja.
"Aku senang banget akhirnya kak Naura bisa bahagia dengan Kak Sean," ucap Kaila yang kini sedang ada di dalam pelukan suami nya.
"Iya aku juga senang banget, semoga mereka selalu bisa menjalani cobaan dalam rumah tangga nya seperti kita," ucap Revan sambil mendusel-dusel leher istrinya membuat Kaila mendesah.
Dikamar lain nampak sepasang pengantin baru namun bukannya mereka sedang malam pertama namun Naura memilih mendiamkan Sean karna dia benar-benar kesal sudah di kerjain oleh suami nya itu.
"Sayang udah ya jangan ngambek terus aku minta maaf karna udah bikin kamu kesel, aku janji gak akan kaya gitu lagi," ucap nya terus merayu sedangkan Naura masih betah mengerucutkan bibir nya.
Sean pun menjelaskan kalo dia sudah meminta Mama Widya memberikan surat undangan namun Naura malah marah gak jelas.
"Apa kamu gak baca nama ku di sana, harus nya kamu tahu kalo yang mau nikah itu aku sama kamu," ucap nya.
Naura pun mengingat satu minggu yang lalu saat ibu nya memberikan surat undangan namun dia baru ingat sekarang kalo yang tertera di sana adalah nama panjang nya Sean.
"Aku kesel sama kamu juga yang lain kenapa cuma aku yang gak di kasih tahu," ucap nya.
Sedangkan Sean nampak gemas sekali dengn istrinya itu lantas dia pun mencium bibir nya dengan gemas setelah itu membawa nya ke atas tempat tidur.
.
Beberapa bulan berlalu Kaila pun sudah cuti kuliah karna perut nya sudah mulai besar begitu juga dengan Naura dia juga beat benar hamil.
Kebahagiaan terasa lengkap sekali bagi Icha dan keluarga nya begitu banyak cerita sedih hingga sampai detik ini dia sangat bersyukur sekali mempunyai anak -anak yang baik dan suami yang pengertian apalagi sebentar lagi akan menjadi nenek.
__ADS_1
Tamat