Cinta Dalam Dilema

Cinta Dalam Dilema
Kekesalan Kaila


__ADS_3

"Sean kumohon pergi dari sini," ucap Naura memelas.


"Baiklah tapi besok-besok aku akan kembali lagi, aku tidak akan menyerah dan akan memperjuangkan cinta kita," ujar nya mencium kening Naura sekilas.


Dan itu sukses membuat Naura melotot."Sean kamu..?"


Naura memegang dada nya, jantung nya berdetak semakin cepat.


"Dari dulu juga kan gitu sayang, kalo aku mau pulang, udah jangan cemberut nanti aku cium sekalian bibir kamu," canda nya membuat Naura replek membekap mulut nya dengan tangan.


Sean pun terkekeh melihat Naura yang nampak menggemaskan."Ya sudah istirahat ya, besok aku ke sini lagi," ujar nya keluar dari unit aparteman.


Naura bernafas lega saat melihat Sean keluar dari sana, dia segera mengunci pintu takut nya Sean balik lagi.


"Kenapa sih harus ketemu saat aku kaya gini, pasti Sean bakalan kasian sama aku dan aku gak mau di kasihani," ujar nya sebari merebahkan tubuh nya di kasur.


"Andai waktu bisa di ulang mungkin aku akan menunggu kamu Sean, walau pun orang tua kamu gak setuju tapi kita punya cinta yang kuat, tapi sekarang aku tidak punya keinginan lagi hidup ku sudah hancur aku malu bila harus melawan orang tua mu Sean," ujar nya sambil terisak.


Naura pun menumpah kan kesedihan nya, dia berharap semoga tidak pernah bertemu lagi dengan Sean selamanya.


Di sisi lain Kaila nampak kesal karna dia harus satu kasur dengan suami nya.


Dia segera merebahkan tubuhnya dan memiringkan badan nya tak lupa menutup badan nya dengan selimut.


"Sayang kamu udah tidur?" tanya Revan merentang kan tubuh nya menatap langit-langit namun Kaila tak bergeming dia sudah menutup mata nya.


"Sayang aku beneran minta maaf sama kamu, aku memang pernah pacaran dengan Mishel tapi itu dulu saat aku masih SMA, sejak tahu aku di jodohkan sama kamu aku mulai menerima walau pun aku juga masih bingung harus gimana,"


"Aku gak pernah ngapa-ngapain sama dia sayang jangan kan sampe tidur bareng pagangan aja gak pernah, meski pun aku pernah kuliah di luar negri tapi aku di jaga ketat di sana kamu tanya Mama, Papa jangan kan bisa kuyuran ke kampus saja aku di ikutin," ujar nya panjang lebar dia gak mau ada kesalah pahaman lagi.


Revan pun memiringkan tubuh nya memeluk Kaila dari belakang dan tangan nya masuk ke dalam baju tidur Kaila mengusap-ngusap perut nya dia tahu istri nya belum tidur.


"Revan apaan sih loe geli tahu ah minggirin gak tangan loe," ucap Kaila kesal.

__ADS_1


"Apa kamu bilang apa tadi?" tanya Revan kaget mendengar Kaila hanya memanggil nama saja.


Kaila menutup mulut nya dia lupa."Maaf," ucap Kaila.


"Kamu masih marah sama aku, aku kan udah minta maaf sama kamu sayang plis maafin aku," ujar nya terus meracau.


"Udah ya diem gue ngantuk jangan ganggu dari kemarin gue cuma tidur sebentar," ujar nya yang sudah mulai mengentuk.


Dan tak lama kemudian terdengar suara nafas yang teratur seperti nya Kaila mulai terlelap.


Revan pun bangun dia mengambil ponsel Kaila yang ada di dalam tak nya dia ingin tahu apa yang di lakukan nya selama dua hari ini.


"Pin nya masih sama gak yah?" gumannya dia tahu dulu pin nya ulang tahun Kaila.


Dia pun mencoba membuka nya dan ternyata masih sama."Syukurlah," ujar nya.


Dia pun melihat-lihat chat nya tak ada yang mencurigakan hanya ada nam Cerry yang sering nge chat dan menelpon nya ada juga beberapa teman Kaila yang menanyakan soal pelajaran.


Namun ada satu nama yang membuat nya kesal yaitu Remon nama itu banyak sekali di panggilan masuk namun tak da satu chat pun.


Revan tidak akan pernah mau berpisah dengan gadis nya itu, dia akan berusaha agar hubungan nya kembali membaik.


Revan pun akhirnya ikut terlelap, di belakang Kaila dia memeluk nya erat dari belakang.


Keesokan hari nya Kaila nampak terbangun lebih dulu dia sangat kaget saat membuka mata.


Dia tidur berbantalkan tangan Revan dan tangan nya memeluk perut Revan, dia menutup mulut nya takut membuat Revan bangun.


"Sial apa apaan ini kenapa gue nyaman banget tidur di pelukan nya, gue harus cepat bangun takut nya dia ke GR an nanti," batinnya.


Kaila pun melepaskan tangan nya dan segera bangun untung saja Revan masih terlelap namun saat akan berdiri tangan nya di tarik oleh Revan.


Kaila pun langung jatuh menimpa tubuh Revan."Aduhh... " ujar nya merasakan kening nya menubruk dada bidang Revan.

__ADS_1


"Mau kemana masih pagi sayang," bisik Revan di telinga nya membuat Kaila meremang.


Kaila pun bangun dan memukul pelan dada Revan itu."Iss pagi-pagi udah bikin kesel aja awasin tangan kamu aku mau ke kamar mandi,"


Revan pun tersenyum."Mau aku antar?" tanya Revan menaik turun kan alis nya.


"Dasar mesum," ujar nya lansung kabur ke kamar mandi dan mengunci nya.


Sedangkan Revan hanya terkekeh melihat istri nya yang pagi-pagi udah bikin gemes.


Kamar mandi pun terbuka Kaila sudah segar, kini giliran Revan yang masuk ke kamar mandi.


Kaila pun mengambil mukena nya dan sholat subuh sebelum waktu habis dia tidak memperdulikan suami nya yang baru masuk ke kamar mandi.


Setelah selesai sholat dia sempat kan berwirid dulu.


"Loh sayang kamu kok gak tunggu aku sih?" tanya Revan.


"Maaf aku buru-buru," jawab nya seraya membereskan mukena nya.


Sedangkan Revan nampak bergegas sholat karna sudah jam 5 lebih.


Kaila pun memasukan baju-baju nya ke dalam tas, dia akan membawa nya ke apartemen Cerry.


"Loh sayang kamu mau kemana kok bawa baju banyak?" tanya Revan heran.


"Kan aku cuma sehari nginep di sini nanti aku mau balik lagi ke tempat aku lah, kamu gak liat apa semalam aku sampe pinjem baju sama sandal teman aku karna aku gak bawa ganti," ujar nya sambil mengambil satu pasang sepatu dan memakai nya.


"Kenapa harus minjem, kamu gak punya uang atau uang yang aku kasih udah habis?" tanya Revan kesal.


"Aku sibuk gak ada waktu, udah cepetan anterin aku ke apartemen yang kemarin," ujar nya.


"Mau ngapain sih ini masih pagi sayang?" tanya Revan dia sangat kesal baju juga jam 6 udah harus balik lagi.

__ADS_1


Sedangkan Kaila nampak bersemangat memasukan barang-barang yang akan di bawa nya tak banyak hanya yang di perlukan saja termasuk buku kuliah nya.


__ADS_2