Cinta Dalam Dilema

Cinta Dalam Dilema
Sah


__ADS_3

Dasar emang si Kaila lagi dalam mode lemot dia masih belum mengerti apa yang terjadi, sehingga Mita mengajak nya duduk di sebalah Revan.


Revan nampak terkesima melihat Kaila tampil cantik malam ini dengan balutan kebaya modern.


Sedangkan Kaila nampak mengerucutkan bibir nya membuat Revan gemas.


"Sekarang kalian sah menjadi suami istri, ini buku nikah kalian," ucap pak penghulu menyerahkan surat kawin pada mereka.


Kaila nampak melebarkan mata nya, apa tadi suami istri lulucon apa ini pikir nya.


Ingin sekali dia berteriak dan nagis sekencang-kencang nya namun dia masih punya urat malu melihat semua tamu melihat ke arah nya.


Dengan perasaan kesal dan hati yang dongkol, Kaila menandatangi berkas-berkas itu.


"Sialan jadi semua orang udah tahu semua ini, kenapa gue baru konek kalo apa yang gue pake emang bener bener kaya pengantin beneran." batinnya.


Kaila pun mencium tangan Revan atas permintah dari pak penghulu setelah itu Revan mencium kening nya.


Setelah itu pak penghulu pun akhir nya pamit undur diri.


"Selamat ya Kai, maafin bunda yah gak jujur sama kamu," ucap Icha memeluk Kaila sambil menepuk-nepuk punggung nya.


Kaila pun hanya tersenyum kecut, harus nya tadi dia kabur sore tadi saat bunda nya meinggalkan nya,ehh dia malah ketiduran sampe jam 7 malam.


Mentang-mentang lagi gak sholat dia malah tidur seenak nya, yang berujung kesialan bagi nya harus menikah dengan Revan.


Kaila yakin Revan merencanakan sesuatu kepadanya, Kaila harus hati-hati.


Semua orang mengatakan selamat bagitu juga Satria dan Desi kedua sahabat nya itu nampak senang walau pun mereka tahu Kaila gak mencintai Revan tapi mereka yakin Revan adalah jodoh yang tepat.


"Selamat bebz loe udah jadi istri sekarang," ujar Desi sembil cekikiran.


Di susul Haikal dan Satria di belakang nya, Haikal nampak tersenyum melihat sepupu nya akhirnya bisa menerima perjodohan ini.

__ADS_1


"Selamat menempuh hidup baru pacar pura-pura gue," ujar nya melirik Revan yang nampak kikuk.


~Flasback~


Dua hari yang lalu Haikal tak sengaja bertemu dengan Revan di sebuah Cafe.


Revan nampak kesal melihat Haikal datang dengan seorang gadis cantik berhijab, darah nya mendidih kala mendengar Haikal menyebut wanita itu 'Sayang.


Revan pun mengepalkan tangan nya dan saat Haikal sudah keluar dari Cafe dia menghadiahi Haikal dengan bogem mentah.


Shovia nampak ketakutan melihat Haikal di pukul oleh pria yang tak di kenal nya.


"Ini peringatan buat loe jangan pernah loe sakiti Kaila," ujar Revan menahan emosi nya.


Haikal nampak tersenyum sambil mengelap darah di bibir nya."Loe salah paham bro, gue bisa jelasin semua nya," ujar nya namun Revan malah menarik kerah baju Haikal.


"Stop lepasin kak Haikal, kamu ini siapa sih gak jelas benget?" ujar Shovia bingung dan menarik Haikal.


"Pacar loe tuh selingkuh gak tahu malu, udah punya cewek juga malah cari cewek lain," ujar Revan sewot.


"Sayang dengerin dulu,dia Revan yang di jodohin sama Kaila kamu ingat kan," ujar nya memengang kedua bahu Shovia wanita yang sangat di cintainya itu.


"Trus apa hubungan nya sama kakak kok dia marah?" tanya Via sedikit kesal dengan apa yang tak di ketahui nya.


Haikal pun mengingatkan Shovia saat dulu dia juga sempat salah paham dengan Kaila yang dulu Shovia tahu nya Haikal kekasih Kaila bukan sepupu nya.


Shovia pun tersenyum mendengar ucapan Haikal lantas dia melihat Revan yang masih berdiri tak jauh dari mereka.


Revan kabingungan pun lantas bertanya kenapa mereka tertawa apa yang terjadi.


Shovia pun menjelaskan kalo Haikal adalah sepupu dari Kaila bukan pacar nya karna setelah putus dari Andra Kaila tidak pernah dekat dengan cowok lain.


Revan pun menyesal dan meminta maaf kepada Haikal, sungguh dia sangat emosi apalagi dia benar-benar prustasi karna perjodohan nya akan di batalkan.

__ADS_1


"Udah lupain aja, gue juga ngerti kok," ujar nya menepuk pundak Revan dan meninggalkan nya.


Revan menyunggingkan senyum di bibir nyan ternyata Tuhan masih membuka jalan menuju roma yaitu kesempatan mendekati Kaila.


Lantas dia pun langsung pulang ke Apartemant nya, namun saat tiba dia bingung kenapa orang tua nya ada di sana, ternyata mereka mengajak Revan pulang karna Abang memutuskan membatalkan perjodohan mereka.


"Sudah lah sayang kamu sekarang bisa bebas cari wanita lain, papa gak akan maksa kamu lagi," ujar Adam menepuk punggung anak kesayangan nya itu.


Revan mendesah pelan, dia harus cari cara bagai mana cara nya agar kedua orang tua mereka melanjutkan perjodohan itu.


"Tapi ma Revan gak bisa ninggalin Kaila," ujar nya di buat sedih.


Tak masalah bagi nya jika ujung nya harus kena marah papa nya, yang penting dia bisa menikah dengan wanita yang di cintai nya.


"Kenapa bukan nya kamu dari dulu menolak mentah-mentah,kenapa sekarang kamu malah seolah memohon?" ujar Adam heran.


"Maaf pah, aku udah menodai Kaila dan aku harus bertanggung jawab," bohong nya terserah lah apa yang akan papa nya lakukan pada nya.


Orang tua nya pun nampak murka, Dini juga memegang dadanya dia kaget mendengar penuturan Revan itu, Adam menampar pipi mulus Revan dengan keras.


"Dasar anak kurang ajar kamu," ucap Adam menahan emosi saat istri nya memeluk nya dari belakang, Dini tidak mau Adam sampai menyiksa anak kesayangan nya itu.


"Maafkan aku ma, pah," ujar nya menahan perih dan panas di pipi nya namun katakan lah kalo dia nekat melakukan itu agar bisa menikahi Kaila secepat nya.


Dini terus menenangkan suami nya, dia mengingatkan kalo Revan juga dulu lahir karna sebuah kesalahan, namun orang tua Dini dengan lapang dada menikah kan mereka.


"Aku ingat dulu papa nyiksa aku saat tahu kamu hamil," ucap Adam sendu. dia mengingat masa remaja nya dulu yang terbilang agak nekat menghamili pacar nya yang kini menjadi istri nya itu.


"Sudahlah semua sudah terjadi, Revan tahu mana yang terbaik untuknya," ujar Dini.


Keesokan hari nya Dini dan Adam pun menghubungi Icha dan Abang mengajak mereka bertemu, dia tidak mengatakan kalo Revan telah menodai Kaila namun mereka belasan kalo kesehatan ibu nya semakin buruk dan ingin melihat Revan menikahi Kaila sebelum beliau meninggal.


Abang pun menyetujui keinginan sahabat nya itu, dia mengizinkan Revan menikahi Kaila dengan syarat Kaila jangan dulu punya anak sebelum lulus kuliah.

__ADS_1


Dini dan Adam saling melirik karna tak tahu kalo benih anak nya sudah menjadi kecebong atau belum.


Flasback off


__ADS_2