
Revan memijat pelipis nya mendengar apa yang Clara lakukan namun dia juga tidak bisa marah kepada adik kesayangan nya, bisa-bisa Clara semakin membenci Kaila kalo Revan membela istri nya itu.
Revan hanya mendengarkan keluhan adik nya itu dan dia sendiri bingung harus nagai mana kepada Kaila.
Clara pun pergi dari kantor setelah puas mencurah kan hatinya nya sedangkan di tempat lain Kaila baru saja mengganti baju nya di apartemant Remon, mau nya dia pulang ke apartemant Revan namun Cerry tak mengizinkan nya.
Dia membawa Kaila ke apartemant pacar nya itu sedangkan Remon tadi hanya menyapa nya sebentar karna ada kelas lagi, dan Remon yang menyarankan Kaila pergi ke apartemant nya karna sudah lama dia tidak menempati tempat itu.
Dia selama ini tinggal bersama orang tua nya yaitu Widya dan suami nya.
"Ngapain sih Cerr kita di sini gak malu apa masuk apartemant cowok," ujar nya namun Cerry malah terkekeh.
"Apan sih loe emang kita ngapain cuma diem doang, loe mau balik lagi ke kampus setelah apa yang terjadi sama loe tadi?" tanya Cerry.
"Gue bingung btw kok baju loe ada di sini sih apa jangan-jangan loe pernah nginep di sini?" tanya Kaila.
Ya Kaila mengganti pakaian nya dengan dress milik Cerry yang ada di apartemant Remon seperti nya itu masih baru.
Cerry pun menyentil kening Kaila gemas."Otak loe mesum," ujarnya.
Sedangkan Kaila nampak mengusap kening nya sambil terkekeh.
"Kemarin gue lupa bawa baju gue yang tertinggal di mobil nya ka Remon ya udah kak Remon bawa baju gue ke sini, gitu Kai ngeri ga loe," ujar nya.
"Sejak kapan kalian pacaran kok gue gak tahu sih?" tanya Kaila heran.
"Satu minggu yang lalu sorry gue lupa ngasih tahu loe, habis nya loe lagi banyak pikiran mau ngasih tahu nya juga susah belum ada waktu yang pas," ujar nya dan Kaila pun mengangguk.
"Loe gak cemburu kan sama gue tadi bareng sama Kak Remon?" Tany kaila takut sahabat nya itu salah paham.
Namun Cerry malah terbahak."Apaan sih loe Kai, orang gue yang nyuruh dia jemput loe gue tahu loe cinta mati sama laki loe Kai, gue bisa lihat gimana mata saat menatap nya," ucap Cerry.
__ADS_1
Memang benar apa yang Cerry katakan Kaila sudah nyaman dengan Revan, namun dia ragu karna kebohongan yang di lakukan nya tak menutup kemungkinan Revan akan kembali berbohong.
"Gue tahu Kai loe sekarang lagi bimbang sama rumah tangga loe, apalagi pasti Clara bakal ngadu yang enggak-enggak sama kakak nya lebih baik loe jangan pulang dulu deh biarin Kak Revan renungi apa yanh harus di lakukan nya," saran Cerry.
"Terus gue nginep dimana dong?" tanya Kaila bingung.
"Ya di apartemant gue lah loe bisa nempatin kamar gue selama loe mau, loe juga bisa nemenin kak Naura di sana," ucap Cerry.
"Tapi Cerr gue ngerasa gak enak," ujar nya dan dia pun menceritakan tentang Sean yang menginap di sana.
"Tenang aja loe gak perlu khawatir loe diem aja di kamar, tenang aja semua kamar kedap suara kok jadi loe jangan takut mendengar suara-suara aneh nanti malam," canda nya mmebuat Kaila melebarkan mata nya.
"Sialan loe emang mereka mau ngapain?" tanya Kaila pura-pura bodoh.
"Loe jangan pura-pura bodoh gue tahu loe udah nikah pasti tahu lah," ujar nya dan sekarang giliran Cerry yang di sentil kening nya oleh Kaila.
"Omes loe dasar," ucap nya sambil terkekeh.
"Tapi loe udah pernah kan," goda nya sambil menaik turunkan alis nya.
Cerry yang tahu Kaila malu pun terus terbahak menggoda nya."Gimana sakit gak?" tanya Cerry kini mulai serius.
"Udah lah loe jangan tanya gituan loe belum nikah Cerr, gak baik ngomongin itu," ujar nya.
"Ya kan gue cuma tanya Kai siapa tahu nanti gue nikah kan harus siap-siap," ujar nya sambil terkekeh.
"Emang loe siap nikah muda?" tanya Kaila.
"Tentu saja Kak Remon mau ngelamar gue habis KKN nanti dan ya gue dengan senang hati menerima nya," ucap Cerry.
Ya Remon sudah semester 7 tinggal beberapa bulan lagi dia wisuda jadi tak menutup kemungkinan Remon benar-benar mengajak Cerry menikah.
__ADS_1
Dan Kaila pun senang mendengar nya mereka cocok sama -sama orang yang baik.
Kaila pun di antar ke apartemant nya Cerry karna Icha tadi menelpon nya menyuruh nya ke sana bila sudah selesai kelas.
Hanya Sepuluh menit dia sampai di sana, mereka langsung masuk ke alartemant Cerry yang nampak ramai.
Kaila pun mengeryitkan dahi nya melihat Widya dan juga suami nya ada di sana.
"Asalamualaikum," sapa mereka.
"Walikumsalam," jawab nya serempak.
"Sayang kamu sudah pulang nak?" tanya Icha dan Kaila pun mengangguk mencium tangan mereka satu parsatu.
"Cerry sini duduk sayang," ucap Widya menepuk sebelah nya yang kosong sedangkan Kaila duduk di samping Icha.
"Makasih banyak ya sayang kamu udah membantu anak Mama dan juga Kaila kami sangat berterimakasih kepada mu," ucap Widya namun perkataan Widya membuat Cerry dan Kaila bingung.
"Maksud nya apa Ma?" tanya Cerry heran.
Ya Cerry sudah dua kali diajak ke rumah Widya dan Remon mengenalkan nya sebagai calon istrinya, Widya pun senang dan menyambut nya dengan hangat dia menyuruh Cerry memanggil nya Mama.
Widya pun menceritakan semua nya Cerry dan Kaila pun nampak syok mendengar nya namun Kaila juga senanfmg ternyata ora g tua kandung Naura orang yang baik.
Setelah lama berbincang mereka pun pamit termasuk juga Icha dan suami nya mereka rasa semua masalah sudah beres karna tanggung jawab Naura pindah ke Widya biar dia saja yang mengurus semua nya.
Icha juga sudah menyuruh Nabila menghentikan pengiriman uang kepada Ronal dan mengambil semua aset yang di miliki oleh Naura atas bantuan Rima dan suami nya.
Kaila pun bisa tenang akhirnya masalah Naura selesai dan Naura pun ikut tinggal bersama Widya di rumah nya kini tinggal Kaila sendiri di apartemant itu dia nampak melamun namun suara ponsel nya terus bergetar membuat nya bangkit dari tidur nya.
Terlihat nama suami nya di sana, ternyata setelah sholat magrib Kaila ketiduran dan sekarang sudah jam 8 malam.
__ADS_1
Begitu banyak panggilan tak terjawab dari Revan dan juga ratusan pesan yang Revan kirimkan pada nya.
Revan terus menanyakan dimana dia,Kaila pun mengangkat ponsel nya dan menempelkan nya di telinga.