
Pagi itu Kaila nampak keluar dari aprtement suami nya dia kembali ke apartemen Cerry untuk segera mandi karna hari ini dia ada kuliah pagi.
"Untung gue masih ingat nomor pin nya kalo gak, bisa kesiangan gue," gumannya memecet pin dan segera membuka pintu.
Kaila nampak mengeryit kan dahi nya melihat Naura tertidur di sofa berbantalkan paha Sean sedangkan Sean sendiri bersandar di sofa.
Ingin membangunkan namun dia tak tega melihat mereka tampak pulas,Kaila pun langsung masuk ke kamar dan segera mandi.
Empat puluh menit berlalu Kaila pun sudah siap berangkat kuliah, dia menentrng tas nya dan keluar dari apartement.
"Loh Kak Remon kok ada di sini?" tanya Kaila heran melihat Remon berada di depan aparteman Cerry.
"Ini gue di suruh Mama nganterin sarapan buat Mba Naura," ujar nya memperlihatkan paper bag di tangan nya.
"Kak Naura masih tidur, kaya nya dia semalam gak bisa tidur deh," jawab nya, jangan sampai Remon masuk ke sana dan lihat Naura bersama Sean nanti Remon bisa berpikir yang tidak -tidak pikir nya.
"Ya udah gue titip ke loe ya Kai, gue ada kelas pagi soal nya ada rapat BEM juga takut telat," ujar nya dan Kaila pun mengangguk.
Kaila pun lalu mengambil nya namun tiba-tiba Remon bertanya.
"Eh loe juga udah siap pergi kaya nya, ada kelas pagi juga?" tanya Remon dan Kaila pun mengangguk.
"Ya udah kita bisa bareng loe simpan ini dulu biar gue tunggu di sinu," ujar nya Kaila pun mengangguk dari pada harus memesan taxi pasti lama.
"Tunggu ya Kak, gue cuma bentar kok," ujar nya segera memencat pin dan masuk ke dalam unit tak lupa melatakan nya di atas meja.
"Kai, kamu mau kemana?" tanya Sean yang baru saja terbangun.
"Aku mau kuliah titip Kak Naura ya aku buru-buru soal nya ada kelas, kalo Abang mau ke kantor gak papa kok nanti bunda sama Ayah aku mau kesini biar mereka yang jagain Kak Naura." jawab Kaila langsung keluar dari unit dan menutup pintu nya.
Sean pun hanya bisa diam menjawab pun orang nya sudah pergi.
"Sayang bangun sudah siang," ucap Sean mengelus pipi Naura dengan lembut.
"Euhhm..," guman nya, Naura pun segera membuka mata nya, sungguh dia merasa nyenyak sekali tidur nya walau pun tak meminum obat.
__ADS_1
"Jam berapa ini?" tanya Naura.
"Jam 7 pagi apa kamu mau ke kamar mandi?" tanya Sean dan Naura pun mengangguk dia segera bangun dan masuk ke dalam kamar nya.
Sedangkan Sean masuk ke dalam kamar mandi yang ada di dapur untuk membersihkan wajah nya, dan segera bersiap pulang karna pagi ini dia ada Metting bersama karyawan yang lain.
Kaila sendiri mengikuti Remon menuju basment, Kaila terpaksa menumpang ke Remon pagi ini karna sudah tidak ada waktu.
"Maaf ya Kak ngerepotin," ujar nya sambil memasang seatbelt nya.
"Gak papa kok nyantai saja," jawab nya segera melajukan mobil nya meninggalkan basment, suasana mobil terasa hening hanya suara mesin mobil saja yang terdengar.
Di sisi lain Revan baru saja terbangun dia meraba sebelah nya ternyata kosong, dia pun mengingat kalo semalam tidur bersama istrinya.
"Kemana dia pagi-pagi begini?" guman nya mencari-cari istri nya namun tidak ada.
Dia pun segera mandi dan bersiap ke kantor hari ini, dia tak ingin membuat Papa nya marah karna sering terlambat datang.
Revan pun keluar dari unit nya mengetuk pintu unit sebelah nya berharap istri nya ada di sana.
Mendengar ketukan pintu Sean yang sudah rapi pun langsung membuka nya.
"Ini gue baru siap-siap, loe nyariin gue ada apa?" tanya Sean.
"Gue cari Kaila, apa dia ada di sini?" tanya Revan nyelonong masuk ke dalam.
Dan tempat itu terlihat sepi tak ada tanda-tanda Kaila ada di sana.
"Tadi emang dia kesini bawa makanan tapi udah pergi lagi kata nya ada kuliah pagi," jawab nya membereskan leptop nya dan memasukan ke dalam tas nya.
Naura pun keluar dari kamar menghampiri mereka.
"Loh Revan mana Kaila kok gak ikut?" tanya Naura yang tidak tahu apa-apa.
"Dia udah berangkat kualiah, aku juga harus pamit ada metting di kantor," ujar nya dan membuat Naura mengangguk.
__ADS_1
Revan pun pamit dan segera keluar dari unit meninggalkan mereka.
Sean pun ikutan pamit kepada Naura."Sayang aku kerja dulu ya, jangan lupa makan tuh Kaila udah bawain sarapan buat kamu," ujar nya menunjuk paperbag di atas meja.
"Iya kamu juga jangan lupa sarapan, jangan terlalu lelah," pesan nya membuat Sean tersenyum.
"Oyah kata nya tante kamu mau ke sini jadi jangan khawatir ya," ujar nya dan Naura pun tersenyum.
Sean pun mencium kening Naura dan keluar dari unit meninggalkan nya sendiri.
Di sisi lain Kaila baru saja sampai di kampus dia keluar dari dalam mobil Remon membuat mahasiwi lain merasa iri melihat Kaila yang bisa bareng dengan cowok cool di kampus itu.
"Kenapa mereka liatin aku nya kaya gitu ya, emang ada yang aneh sama wajah ku?" tanya Kaila heran.
Sedangkan Remon hanya mengangkat bahu nya acuh dia tidak pernah mau mendengar gosip apapun di sana dan dia juga tidak peduli dengan orang lain.
"Sudah jangan pikirkan mereka mungkin iri sama kamu karna bisa bareng cowok ganteng kaya aku," ucap nya membuat Kaila terkekeh.
"Narsis," jawab nya di sela tawa nya.
Dan itu membuat gadis lain mengepalkan tangan nya, dia juga baru saja sampai di kampus dan keluar dari mobil mewah nya, hari ini dia berangkat ke kampus seorang diri tanpa kedua sahabat nya.
"Sial apa Kak Revan gak kasih tahu dia kenapa mereka semakin dekat," guman nya menedang-nendang udara.
Lantas dia pun memotret kebersamaan Kaila yang sedang tertawa bersama Remon dan mengirimkan nya ke Revan.
[Clara: Dasar *****, loe liat kan istri loe itu gak tahu diri, gue aduin ke nyokap biar tahu rasa]
Revan pun melihat poto itu dan mengeraskan rahang nya, dia juga mengepalkan tangan nya kuat, sungguh rasa cemburu menguasai nya.
Kaila berjalan menuju kelas nya namun langkah nya terhenti kala mendengar suara Cerry memanggilnya.
"Bebz tungguin gue ngapa maen tinggal aja loe," teriak nya sedangkan Kaila hanya geleng-geleng kepala melihat sahabat nya itu.
"Loe baru datang juga?" tanya Kaila menyamakan langkah kaki nya dengan Cerry.
__ADS_1
"Iya mobil gue mogok jadi malah naik taxi," ujar nya dan Kaila pun mengangguk.
Mereka pun masuk ke dalam kelas, tak lama kemudian Dosen pun masuk memulai kelas pagi ini.