Cinta Dalam Dilema

Cinta Dalam Dilema
deg degan


__ADS_3

Malam hari nya semua berkumpul di depan api unggun, tidak ada jerit malam seperti kemah pada umum nya mereka hanya duduk di depan api unggun karna tadi gerimis mengguyur tenda mereka.


Untung saja tidak terlalu lama namun Guru memutuskan untuk tidak meneruskan rencana nya takut nya akan ada hujan yang tak terduga.


Kaila duduk di dekat tenda nya sambil melihat bulan yang mulai nampak, Kaila sengaja tak bergabung dengan yang lain, Dia memilih duduk sendiri


Dia memasukan tangan nya ke dalam saku jaket yang di pakainnya.Kaila meresapi wangi dari jaket itu dari dulu Andra selalu memakai parpum yang sama.


Kaila pun tersenyum mengingat senyum manis Andra.


"apa gue udah gila, sadar Kai loe kan udah di jodohin jangan sampe loe nyakitin perasaan nya," batinnya.


Kaila tak sadar kalo Andra sudah duduk di samping nya sambil terus memperhatikan wajah Kaila yang terlihat cantik di bawah sinar bulan.


"Ngelamunin apa sih?" tanya Andra.


Kaila pun menoleh Dia merasa kaget melihat orang yang ada di pikiran nya kini sudah duduk di samping nya.


"Kakak sejak kapan di sini?" Tanya Kaila gugup.


"Dari tadi aku liatin kamu senyum senyum sendiri, lagi mikirin apa sih?"


"hahh pasti kak Andra mikir gue gila dari tadi senyum senyum gak jelas," batin nya.


"Ohh itu aku lagi liatin bulan," ujar nya sambil menatap bulan.


"Kamu belum jawab pertanyaan ku Kai, aku ingin dengar jawaban nya sekarang," ujar nya menggenggam tangan Kiri Kiala.


Kaila pun kaget melihat Andra menyentuh tangan nya, sungguh jantung nya tak bisa di bawa kompromi.


Semoga saja Andra tak mendengar detak jantung nya yang dak dik duk semakin cepat.


"Ya Tuhan kenapa dengan jantung gue kok jadi kaya gini yah, hati gue juga kenapa rasa nya seneng banget bisa dekat sama kak Andra," batinnya.


"Hey kok ngelamun lagi sih, ayo jawab dong kamu mau kan jadi pacar ku aku janji deh akan rahasiain ini dari yang lain apalagi dari Haikal," ujar nya.


Kaila pun menimbang-nimbang apa yang mau di katakan nya Dia bingung harus menjawab apa.


"Aku.. emm aku mau jadi pacar Kak Andra," jawab nya jujur saja kata itu keluar begitu saja dari mulut nya.


"Kamu serius?"


Kaila pun menganggukan kepala nya, Andra sangat bahagia sekali setelah sekian lama menunggu akhir nya Dia bisa menjadikan Kaila pacar.


"Makasih ya, aku janji akan selalu ada buat kamu," ujar nya membawa Kaila dalam pelukan nya.

__ADS_1


Kaila bersandar di pundak Andra sambil terus berbincang, tak terasa Desi sudah berada di belakang nya.


"Ehmm..


"Desi loe sejak kapan di sana?" tanya Kaila membenarkan duduk nya untung saja mereka sudah selesai berpelukan.


"Dari tadi lah, ngapain loe di sini gue gak nyangka ya loe malah berduan kek gini sama kak Andra gue kira loe lagi istirahat makanya gue biarin loe sendiri," ucap nya.


"Plis jangan kasih tahu Satria kalo kita udah jadian, Dia pasti bikin masalah dan nanti ngadu sama bunda gue," rengek nya.


"Whatt, kalian udah jadian?" tanya Desi menyipit kan kedua matanya.


"Kenapa sih ni bibitmr ember amat, kenapa gue gak bisa jaga rahasia gue," batin nya menggerutu kesal.


"Anu.. itu.. "


"Iya kita udah jadian dan cuma loe doang yang tahu, gue harap loe gak ngasih tahu yang lain yah," ucap Andra.


"Baiklah kalian tenang aja, ini udah malam sebaik nya kak Andra kembali ke tenda biar kaila bisa istirahat," usir nya.


"Ya udah Kai aku ke tanda ya kamu istirahat juga selamat malam," ujar nya menelus pucuk kepala Kaila dengan sayang.


"Iya kak selamat malam," jawab nya.


Desi pun hanya tersenyum setelah melihat Andra pergi, Dia melihat Kaila bahagia saat bersama Andra.


"Lagi boke gue kemarin udah di pake duit nya, nanti deh gue teraktir nya minggu depan," ujar nya.


"Pelit dasar emang loe kalo sama gue," ujar Desi.


Bukannya pelit tapi Kaila baru saja meguras habis tabungan nya untuk membantu pengobatan Ibu nya Shovia yang terkena kangker.


Makanya saat kemah kali ini Dia tidak ikut karna masih menunggu Ibu nya di rumasakit.


Shovia tidak mempunyai Ayah jadi Dia harus banting tulang mencari pinjaman untuk biaya operasi ibu nya.


***


Kini mereka sudah siap kembali ke rumah karna sudah tiga hari mereka di sana melakukan kegiatan dari sekolah.


"Kai loe di jemput sama siapa?" tanya Desi.


Kini mereka sudah keluar dari Bus, menunggu jemputan.


"Di jemput sama Bunda, kalo loe sama siapa?"

__ADS_1


"Sama Mama," jawab nya.


"Loe belum cerita ya sama gue tentang Mama loe yang tiba-tiba pulang?"


"Nanti deh gue ceritain tuh Mama udah dateng, gue duluan ya bye," Desi pun melambaikan tanganya.


"Kamu belum pulang?" tanya Andra.


"Bentar lagi Kak nunggu jemputan," ujar nya.


"Ohh ya udah aku temenin yah sampw jemputan kamu datang," ujar nya.


Kaila pun hanya menunduk sambil tersenyum.


Tak lama kemudian Icha pun datang, Kaila pun segera pamit meninggalkan Andra sendiri di sana.


Kaila pun masuk ke dalam mobil setelah memasukan ransel nya di jok belakang.


"Maaf ya lama tadi Bunda kena macet," ucap Icha tak enak.


"Iya Bun gak papa kok,"


"Oyah tadi kamu sama siapa kaya nya akrab banget?"


"tuh kan belum apa apa udah di introgasi, semoga aja Bunda gak ketemu lagi sama kak Andra," batin nya.


"Ohh itu kakak kelas aku bun cuma nanya biasa aja,"


"Ohh.. "


Mereka pun akhirnya sampai di rumah, Kaila langsung masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.


Setelah itu Dia merebahkan tubuh nya di kasur sungguh Dia sangat lelah sekali, karna selama di sana Dia tidak bisa tidur dengan nyenyak.


"Lohh katanya laper kok malah tepar gini sih, pasti cape banget ya sayang," ucap Icha menyelimuti anak sulung nya itu.


Setelah itu Icha keluar kamar, menemui anak bungsu nya yang sedang bermain gemes di di dekat Tv.


"Sayang bunda mau belanja sebentar ya nanti kalo Kakak kamu bangun bilang makanan nya udah Bunda siapin di meja makan," ucap nya memberi pesan.


"Iya Bun nanti Al kasih tahu," jawab nya.


"Ya sudah hati-hati di rumah ya bunda berangkat,"


"Iya bun, hati-hati," ujar nya.

__ADS_1


Icha pun mengendarai mobil nya, Dia lupa kalo stok di dapur sudah mulai habis jadi Dia terpaksa harus belanja sore ini karna besok Dia harus kembali bekerja.


__ADS_2