
Kaila masih asyik chatan dengan sahabat nya membuat Revan kesal karna dari tadi dia di acuhkan begitu saja.
"Kai..
"Hmm..
"Apa kamu punya masalah dengan sepupu kamu itu?" tanya Revan ingin tahu apa sebenar nya yang terjadi dengan mereka.
Kaila pun melatakan ponsel nya dan menatap Revan sambil menghembuskan nafas kasar.
"Cuma salah paham aja kok," jawab nya.
Namun Revan tak mempercayai omongan Kiala yang bilang seperti itu, mana mungkin Faisal marah cuma gara-gara Kaila sudah menikah.
Harus nya dia kan senang melihat kebagaian sepupu nya.
"Gak mau cerita?" tanya Revan namun seperti nya dia tidak mau cerita.
Kaila malah diam saja namun dia juga tidak ingin Revan berpikiran buruk tentang nya.
"Gimana ya kak aku bingung mau mulai dari mana," ujar nya.
"Kok masih panggil kakak sih kita kan udah nikah Kai, masa panggil orang lain Mas aja gampang kalo panggil ke aku kaya nya susah banget," ujar nya sedikit protes.
Revan ingin Kaila menghargai pernikahan mereka walau pun masih belum ada cinta di diri nya.
"Maaf Mas aku beneran lupa," jawab nya merasa sedikit tak enak.
"Ya udah gak papa tapi kedepan nya jangan sampai lupa," ujar nya mengelus rambut Kaila.
Membuat sang empu nya merona, gak tahu kenapa di beri perhatian gitu aja udah meleleh.
"Masih mau dengerin cerita aku?" tanya Kaila mendongkahkan kepala nya.
"Tentu saja aku ingin kamu jujur sama aku dan gak ada yang kamu sembunyiin begitu juga aku akan selalu jujur sama kamu Kai," ungkap nya serius.
"Jadi gini cerita nya...
~Flasback~
Seperti biasa Kaila akan berlibur le Jogja bersama Satria mereka sama-sama berlibur, Kaila liburan di rumah Bude Yati sedangkan Satria ke rumah Nenek dan Kakek nya yakni ke rumah orang tua Iqbal kadang ke rumah orang tua Mega karna mereka sama-sama orang Jogja.
"Sat loe mau balik apa nginap di sini?" tanya Kaila mengingat kan karna di luar hujan deras.
__ADS_1
"Gue nginap sini deh nemenin Mas faisal mabar," jawab nya dan Kaila pun menganguk.
Kaila kembali ke kamar nya namun malam hari nya Satria di jemput oleh orang tua nya sehingga Satri gak jadi menginap.
Namun ada hal aneh saat dia berpapasan dengan Mas Faisal ada kekecewaan di mata nya entah apa yang terjadi pada nya membuat Kaila takut.
Sorot mata nya tajam seperti menahan amarah, namun Kaila tak tahu apa yang membuat Faisal begitu.
Kaila pun akhirnya melpon Satria menanyakan apa yang terjadi dan Satria meminta maaf karna dia keceplosan bicara kalo Kaila di jodoh kan.
Kaila bingung apa hubungan nya sama Faisal kalo dia di jodoh kan membuat nya bingung.
Kaila pun menghampiri Faisal di balkon kamar, karna balkon kamar mereka menyatu.
"Mas Faisal kenapa lagi ada masalah ya?" tanya Kaila ikut duduk di sebelah nya.
"Apa urusan nya dengan kamu, mau apa ke itu urusan ku," jawab nya dingin.
Kaila baru pertama kali melihat sisi lain dari pria itu, karna selama ini Faisal sangat lembut dan ramah padanya.
"Apa Kaila ada salah sama Mas Faisal?" tanya Kaila masih ingin tahu alasan Faisal marah padanya.
"Kenapa kamu gak cerita kalo kamu di jodoh kan," ujar nya menahan sesak di dada nya.
"Apa kamu mencintai pria itu?"
Kaila pun menggelengkan kepala nya."Aku baru dua kali ketemu dia Mas, belum kenal juga mana mungkin langsung cinta," jawab nya tersenyum samar.
Kaila juga bingung Mas Faisal kok nanya nya aneh gitu ada apa pikirnya?
"Apa kamu gak bisa nolak sama Bunda kamu tentang perjodohan itu?"
"Udah kok tapi gak tahu kenapa Bunda sama Ayah tuh kekeh pingin aku nikah sama dia gak tahu alasan nya apa," ucap Kaila.
Faisal pun memeluk Kaila erat, membuat Kaila heran ada apa dengan sepupu nya itu dia menepuk pundak Faisal sambil berkata.
"Mas gak papa kan?" tanya Kaila masih dalam pelukan nya.
"Kai aku cinta sama kamu apa kamu gak sadar itu," ucap nya sendu.
Namun kata-kata itu membuat Kaila melotot dia langsung mendorang Faisal agar melepas pelukan nya.
"Apa Mas Faisal udah gila, kita itu saudara Mas jangan aneh-aneh deh," ujar nya jengah.
__ADS_1
Kaila pun melangkah meninggalkan Faisal namun tiba-tiba Faisal menarik tangan nya agar bisa memeluk nya lagi.
Kaila pun terus berontak dan bersandar di tembok kamar.
"Aku serius Kai aku cinta sama kamu, aku mau kamu jadi istriku," ujar nya.
Namun Kaila sudah tidak mau mendengar nya langsung menampar pipi Faisal dengan keras.
"Kamu memang gila Mas, aku benci kamu," ujar nya Kaila pun berlari masuk ke dalam kamar nya terus mengunci pintu.
Sedangkan Faisal nampak frustasi dia menonjok dinding sampe buku tangan nya berdarah.
"Gak akan aku biarin kamu pergi dari ku, dan akan ku pasti kan kamu yang akan jadi milik ku," ujar nya yakin.
Setelah kejadian itu Kaila jarang kesana, kalo kesana pun Kaila akan tidur bersama kedua orang tua nya.
~Flasback Off~
Revan nampak tercengang mendengar cerita Kaila, apa tadi dia gak salah dengar Faisal mencintai Kaila.
"Plis jangan bilang siapa-siapa ini rahasia kita," ujar nya memelas.
"Gak janji," canda nya membuat Kiala kesal dan mencubit pinggang nya.
"Aww sayang sakit, kamu tuh Kdrt ya sama aku," ujar nya mengaduh padahal Kaila mencubit nya pelan.
"Udah ahh aku males cerita lagi, ayo tidur udah malem," ajak nya namun saat akan naik ke ranjang kaki nya tersandung kaki ranjang.
"Aww sakit," jerit nya membuat Revan kaget dan langsung mendekat.
"Kenapa?" tanya Revan khawatir.
"Kesandung sakit banget," jawab nya.
"Tunggu bentar aku ambilin obat," Revan pun mengambil obat di kotak P3k yang ada di dinding sudut ruangan.
Ternyata setiap kamar mempunyai nya, di saat sedang terdesak pun tak perlu keluar kamar mencari obat.
"Awww.., pelan -pelan sakit," ucap nya keras menahan perih.
Di depan pintu kamar nampak nya Faisal menguping pembicaraan mereka, ya setelah mendengar teriakan Kaila Faisal langsung keluar kamar takut nya suami Kaila marah dan melakukan Kdrt.
Namun obrolan mereka merasa aneh di dengar di telinga nya apa jangan-jangan mereka sedang berbuat yang lain karna setelah mendengar teriakan kamar mulai senyap.
__ADS_1
"Sial apa mereka sedang olah raga malam," guman nya karna Faisal pun bukan pria polos.