Cinta Dalam Dilema

Cinta Dalam Dilema
makan malam


__ADS_3

Mereka pun sampai di sebuah warung makan bukan restoran mewah seperti yang Revan kira, itu hanya sebuah rumah makan biasa dengan menu nasi liwet komplit, ayam bakar dan sop iga yang menjadi menu andalan nya.


"Sayang kamu yakin mau makan di sini?" tanya Revan heran kenapa dengan istri nya mengajak ke tempat seperti itu namun dia juga tidak bisa melarang nya takut kalo nanti Kaila malah marah lagi pada nya.


"Yakin lah ayo turun, di sini tersedia makanan sunda dan Mas bisa tahu kan itu menu kesukaan ku," ucap nya tersenyum.


Revan pun menghela nafas dia menuruti kemauan Kaila walau pun dia belum pernah masuk ke tempat makan yang seperti itu, tapi demi menjaga mood istrinya dia berusaha sabar.


Kaila langsung duduk dan memesan makanan nya begitu juga Revan dia menambahkan beberapa makanan kesukaan nya.


Pelayan pun pergi setelah mencatat semua pesanan mereka, sedangkan Revan nampak membuka ponsel nya ternyata Cerry menanyakan keberadaan Kaila kepadanya.


Untung saja mereka sudah berbaikan jadi Revan tidak perlu berbohong, dia memotret Kaila dan mengirimkan nya kepada Cerry.


[Revan: kami baik-baik saja, Kaila sudah kembali dan kami sudah baikan ] ujar nya sambil mengirim poto.


[Cerry: Syukur lah kalo gitu gue seneng banget denger nya, semoga tidak ada lagu yang membuat Kaila marah]


Revan pun hanya membalas nya dengan emot senyum, dan menatap istrinya.


Kaila nampak memperhatikan tempat itu yang lumayan nyaman walau pun tak terlalu luas namun Kaila memilih duduk lesehan di dekat kolam ikan.


Itu mengingatkan nya kepada kedua orang tua nya, dulu mereka sering sekali mengajak nya ke tempat seperti itu untuk sekedar melepas penat.


Bunda Icha selalu meluangkan waktu libur nya pergi bersama suami anak-anak nya,mereka sering berkemah, makan dan berbelanja itu yang Kaila rindukan saat ini.


Sudah hampir 6 bulan dia tinggal bersama suami nya belum pernah satu kali pun dia pulang ke Bandung bahkan orang tua nya pun hanya datang satu kali menjenguk nya selama di sana.


Sangat rindu sekali rasanya, apalagi dengan kedua sahabat nya mereka sangat merah karna dia tidak memberi tahukan kepergian nya.


"Kok melamun sih, kenapa hemm?" tanya Revan melihat Kaila diam saja, berbeda sekali dengan tadi saat berangkat dia nampak ceria.


"Aku gak papa," jawab nya dia menatap tempat itu sambil tersenyum.

__ADS_1


Revan bisa melihat kalo Kaila sedang menyembunyi kan sesuatu kepadanya.


Tak lama kemudian pesanan mereka pun datang, Kaila tersenyum melihat ayam bakar itu.


"Silahkan," ucap pelayan itu.


"Terimakasih Kak," ucap Kaila dan pelayan itu pun mengangguk sambil tersenyum.


Setelah kepergian pelayan mereka pun makan dengan lahap, mood nya benar-benar membaik setelah makan malam.


Kaila benar-benar makan banyak malam ini, jujur saja dia dari pagi belum makan karna tadi siang hanya beli bakso saja saat di kantin.


Revan nampak tersenyum melihat Kaila nampak makan dengan lahap,ternyata apa yang Kaila katakan itu benar tak perlu makan di resto mahal cukup dengan makan di tempat seperti ini dia cukup senang.


"Mau nambah?" tanya Revan namun Kaila langsung menggeleng kan kepala nya.


"Aku sudah kenyang sekali, terimakasih sayang makan malam nya," ujar nya menunjukan jari nya tanda cinta.


Revan pun terkekeh melihat nya sejak kapan istri jadi lebay seperti itu.


Mereka menghabiskan makanan nya sambil bebincang setelah itu mereka pun langsung pulang.


"Apa ada yang mau kamu beli sebelum pulang?" tanya Revan namun Kaila menggelengkan kepala nya.


Revan pun langsung tancap gas menuju apartemant nya tanpa mampir kemana pun.


Saat sampai di besmant Revan langsung memarkirkan mobil nya namun dia baru sadar kalo istri nya sudah terlelap.


Revan pun menatap wajah cantik itu dan menggendong nya menuju unit dia tidak ingin membangunkan nya.


Sesampai nya di unit Revan langsung membaringkan nya di tempat tidur, dia membuka sandal yang di pakai istri nya dan menyimpan tas kecil nya di atas nakas dia juga langsung menyelimuti nya.


Dia sendiri masuk ke dalam kamar mandi untuk bersih-bersih dan ganti baju.

__ADS_1


Revan pun ikut merebahkan tubuh nya di samping Kaila, tak lupa dia memeluk istrinya itu sungguh dia sangat merindukan wangi tubuh istrinya itu.


Kemarin saat Kaila pergi dia benar-benar merasa kehilangan bahkan dia sampai tidak bisa tertidur karna tak bisa memeluk istri nya.


"Selamat malam sayang I Love you so much," ujar nya mencium kening Kaila dengan sayang.Lalu dia ikut terlelap.


Saat tengah malam Kaila terbangun tidak tahu kenapa dia sangat haus sekali, dia pun lantas bangun dan mengambil air di dapur namun perut nya tiba-tiba lapar kembali padahal sebelum tidur dia sudah kenyang.


Dia pun membuat mie instan untuk menggangjal perut nya setelah menghabiskan nya dia kembali ke kamar duduk dia atas sofa dia baru ingat kalo ada tugas untuk esok.


Kaila pun melirik sudah jam 2 malam namun besok dia ada kuliah pagi takut nya dia tidak ada waktu kalo mengerjakan nya besok pagi


Dia pun membuka leptop nya dan mulai mengerjakan tugas nya walau pun sedikit mengantuk namun dia tidak punya pilihan.


Satu jam berlalu namun tugas nya itu belum selesai semua Kaila pun sudah beberapa kali menguap namun dia harus bertahan.


"Akhirnya selesai juga," gumannya sudah tidak bisa membuka lagi mata nya.


Dia pun terlelap menyandarkan kepalanya di atas meja, dia sampai lupa kalo leptop nya pun masih menyala.


Untung saja semua datanya nya sudah dia simpan jadi tidak perlu khawatir.


Revan meraba sebelah nya yang kosong lantas dia pun segera membuka mata nya, dada nya bergemuruh dia melirik ke samping nya Kaila benar-benar tak ada disana.


Kemana sebenarnya wanita itu, Revan takut kalo Kaila pergi lagi tanpa sepengetahuan nya.


"Sayang kamu dimana?" gumannya bangun dari tempat tidur, dia melirik ke sofa terlihat leptop Kaila masih menyala.


Dia pun lalu mendekat dan melihat apa yang Kaila lakukan benar saja dugaan nya kalo Kiala tertidur di sana.


Revan pun menggelengkan kepala nya, melihat istrinya yang ceroboh kenapa sampai tertidur dan leptop nya masih hidup bagaimana kalo tiba-tiba mati pasti Kaila akan kehilangan data-data nya.


Revan pun menyimpan dulu apa yang Kaila kerjakan lalu mematikan leptop nya.

__ADS_1


Setelah itu dia memindahkan istrinya ke tempat tidur, karna masih ada waktu menunggu adzan subuh.


Revan pun kembali terlelap dalam pelukan Kaila, begitu juga Kaila dia nampak semakin nyaman berada dalam pelukan suami nya itu.


__ADS_2