Cinta Dalam Dilema

Cinta Dalam Dilema
Seperti mimpi


__ADS_3

Beberapa minggu berlalu kini Kaila sudah bersiap untuk pergi berkemah, Dia akan di antar kan oleh orang tuannya kesekolah.


"Udah siap semua kan, awas jangan sampai ada yang ketinggalan nanti bisa repot," ujar Bunda Icha.


"Udah ko bun, aku udah masukin semua nya ke dalam tas," ujar nya.


"Ya sudah ayo berangkat, panggil Ayah suruh cepetan,"


Namun belum sempat masuk ke rumah Abang sudah terlihat ingin menghampiri mereka.


"Tuh Ayah bun udah menuju ke sini,"


"Ya sudah, kita tunggu bentar,"


"Udah siap semua kan?" tanya Ayah nya.


"Udah yah ayo berangkat,"


Abang pun mengangguk lantas masuk ke dalam mobil, Icha ikut duduk di depan setelah memasukan ransel di jok belakang dan Kaila duduk di belakang mereka.


Cukup 10 menit mereka pun sampai di sekolah Kaila, Di sana sudah ada Kaila dam kedua orang tuanya juga Satria.


"Ya Tuhan Nazwa kamu kapan kembali?" tanya Icha memeluk sahabat nya.


Nazwa adalah Mamanya Desi, Dia sahabat nya Icha dari dulu, namun Nazwa jarang ada di Bandung Dia menemani Alex suami nya yang punya Restoran di Bali, Desi juga di ajak ikut mereka namun Desi memilih tinggal bersama Omah nya yakni orang tua Alex sedangkan Nazwa sendiri sudah dari dulu yatim piatu.


"Loe kok gak ngasih kabar sih kalo pulang," ujar Abang mememuk Alex temannya saat kuliah.


"Kita baru sampe kemarin, Alex mutusin buat pindah ke sini biar Dia nereusin Resto Papa aja, sedangkan Resto yang di sana di urus sama Arya," ujar nya dan mereka pun mengangguk.


"Ya sudah kita ngopi aja yuk, seperti nya anak -anak juga udah mau berangkat," ajak Icha.


Mereka pun berjalan menuju mobil, berencana ngopi-ngopi cantik di Cafe yang tak terlalu jauh dari sana.


Di sisi lain Kiala nampak tertidur di dalam Bis, Dia duduk berdua dengan Desi sedangkan Satria duduk di belakang nya bersama Dika.


"Kebiasaan emang loe," guman Desi memasang hed set di telinga nya.


Tak lama kemudian Desi pun ikut tertidur, perjalanan pun lumayan jauh harus menempuk satu jam dari sekolah.

__ADS_1


"Hey bangun woyy udah nyampe," ucap Desi yang teebangun lebih dulu.


"Hahh cepet banget padahal baru aja gue merem," ujar nya.


Desi pun sudah turun lebih dulu, tinggal Kaila sendiri yang belum turun.


"Lohh kemana orang-orang kok gue di tinggal," gumannya langsung turun dari Bis.


Namun saat Dia telah mengambil ransel nya Dia tak sengaja menabrak seseorang dan Dia pun terjatuh.


Brukk


"Aduhh... " ujar nya memegangi pantat nya yang lumayan sakit.


"Kamu gak papa," ucap pria itu mengulurkan tangan nya.


"Gak papa ko, " kaila pun menyambut tangan itu dan segera berdiri.


"Loh Kak Andra kok ada di sini?" tanya Kaila kaget seingat nya Andra tidak satu sekolah dengan nya.


Andra pun tersenyum melihat Kaila yang nampak kebingungan.


"APA..?? " teriak nya.


"Biasa aja gak usah kaget gitu juga, aku emang sekolah di sini mungkin kamu aja yang gak pernah liat aku karna terlalu sibuk dengan sepupu kamu," ujar nya.


Kaila pun mencubit tangan nya, takut nya masih bermimpi, namun Dia merasan sakit berarti bukan mimpi.


"Kai ayo kamu kok malah bengong, itu temen kamu dari tadi panggil-panggil nama kamu," ucap Andra menarik tangan nya agar mengikuti nya.


Kaila hanya diam masih melamun memikir kan kenapa ada Andra di sana.


Mereka pun jalan bersama mengikuti rombongan, sengaja Andra menyuruh Desi dan Satria jalan duluan.


Desi yang tahu Andra menyukai Kaila pun menyetujui keinginan Andra.


"Kamu kenapa kok malah diem, gak suka ya jalan bareng aku," ujar nya melihat Kai nampak diam saja.


"Ahh tidak bukan seperti itu aku cuma masih bingung aja, hampir 6 bulan aku sekolah di sini kok aku gak pernah liat kakak ya," ujar nya.

__ADS_1


Andra memang sengaja menghindari Kaila saat di sekolah karna Haikal selalu ada di samping nya, takut nama Kaila jelek karna dekat dengan pria lain apalagi teman sekolah nya tahu kalo Kaila pacar nya Haikal.


"Aku cuma gak mau Haikal marah kalo aku deketin kamu di sekolah, hari ini Haikal kan gak ada di sekitar kita, aku masih nunggu jawaban kamu Kai,"


"Hah.. jawaban apa?" Kaila pun nampak bingung.


Mereka terus ngobrol sepanjang jalan menuju hutan, mereka jalan paling belakang diantara mereka.


"Kamu lupa atau pura-pura lupa hmm, aku masih nunggu sampe sekarang, kamu tahu aku udah nunggu waktu lama agar bisa ngobrol sama kamu,"


Kaila pun nampak diam, dia juga sebenar nya tahu apa yang Andra maksud karna dulu saat masih SMP Andra sering ke sekolah nya, karna kala itu Andra sudah masuk SMA.


Andra selalu ada waktu buat Kaila, walau pun Satria dan Dava selalu merecoki nya namun Andra tak pernah menyerah hingga Kaila masuk SMA dan Dia kaget saat Haikal mengumum kan mereka pacaran.


Awal nya Dia ingin mundur namun saat mengetahui kalau Haikal sepupu nya Andra kembali bersemangat mengejar cinta pertama nya, Dia yakin Kaila juga punya perasaan yang sama terhadap nya.


"Kakak kan tahu aku gak di bolehin pacaran sama orang tua ku, lebih baik kakak cari cewek lain yang bisa jadi pacar kakak," jawab nya. Kaila bingung harus membuat alasan apa.


"Aku tahu, kita bisa backstreet kalo kamu takut orang tua mu tahu,"


Kaila menatap Andra dari samping dari dulu Dia memang sangat menyayangi dan mengagumi sosok Andra, namun bagai mana dengan perjodohan itu?


"Aku benar-benar sayang sama kamu Kai, aku cinta sama kamu," ujar nya mengenggam tangan Kaila lebih erat.


"Aku.. aku..,"


"Kai sini, kalian ko malah pada diem di situ sih ayo sini," teriak Desi. Ternyata mereka sudah sampai di tempat berkemah.


"Aku ke sana dulu ya kak," Kaila pun lantas berlari dengan wajah yang nampak memerah.


Andra sendiri hanya tersenyum melihat Kaila yang nampak malu-malu, Dia akan berusaha mendekati Kaila lagi bila ada kesempatan.


"Loe lama banget sih habis ngapain dulu," ujar Desi mengeluarkan Satu buah tenda.


"Gak ngapa-ngapain kok emang kenapa?" tanya Kaila Bingung.


"Kita berempat satu kelompok loe, gue, cowok nya Robi sama Satria,"


Kaila pun hanya mengangguk saja, tak bertanya apa pun Dia membantu yang lain membuat tenda.

__ADS_1


Setelah selesai membuat tenda mereka membereskan barang-barang nya dan memasukan ke dalam tenda.


__ADS_2