
Di sisi lain Rey juga sedang kesal karna setelah seharian ini tidak melihat Ifa dimana-mana, beberapa kali menghubungi namun no nya tidak tersambung mungkin Ifa memblokirnya, saat seperti ini Dia malah harus di pusingkan dengan pertunangan sepupunya Angga dengan Angel yang akan di gelar waktu dekat ini.
Karna waktu nya sudah mulai mepet, Rey terpaksa mengantar Anggel membeli Cincin tunangan,sungguh Dia terpaksa menemaninya karna Angga calon tunangan Angel sedang ke luar kota beberapa hari.
Saat pulang dari kampus Rey berniat mencari Ifa ke rumahnya, namun sial ponselnya berbunyi.
Angga Call.
📲Ada apa? "
📲Tolong lo antar Anggel ketoko perhiasaan, gue udah pesen beberapa hari yang lalu "
📲Kenapa harus gw sih? kan Dia bisa sendiri, gue sibuk!! "
📲Plis kali ini aja bantu gue ya, gue siap lakuin apa pun yang lo minta, "
📲Oke kali ini aja,"
Rey pun mematikan telponnya dan menjemput Angel di rumahnya,setelah itu merek pergi ke toko perhiasaan yang ada di salah satu Mall di sana, namun kejadian itu tak luput dari pandangan Ifa yang kebetulan ada di sana.
Ifa sendiri akan menginap di rumah Mita, sungguh Dia sangat sedih dan kecewa .
Saat sedang duduk di taman belakang Ifa tak sengaja melihat Mega dan Iqbal yang baru saja datang.
"Fot, lo ko ada di sini?" Tanya Iqbal menghampiri nya seraya mengacak rambut Ifa.
"Ih ka Iqbal kebiasaan deh, tu kan rambut gue rusak, bukanya udah dari dulu kalo gue suka main kesini,aneh banget nanya nya, " ujar nya sebal memukul tangan Iqbal, sedangkan Mega hanya geleng-geleng kepala.
"Aduhh sakit, cewek ko tenaga nya kaya kuli ," Ujar Iqbal mengaduh membuat Mega terkekeh.
"Kak Mega kapan sampai? ko gak main ke rumah? " Ifa pun bangkit dan langsung memeluk sahabat kakaknya itu.
"Beberapa hari yang lalu kita sampai, nanti deh kita main kalo Icha ada di rumah,"Ucap Mega tersenyum menyambut pelukan hangat Ifa.
__ADS_1
"Iss kakak ko mau sih pacaran sama kak Iqbal,Ganteng enggak kere iya, "Ujar Ifa berbisik sambil tersenyum jahil sedangkan Iqbal memencingkan matanya sebal.
"Ha ha ha masa sih, kamu ko tau banget? " Mega pun melepaskan pelukannya dan tersenyum.
Kini mereka pun duduk di kursi taman yang lumayan panjang.
"Tau lah,kan dari dulu suka main kerumah biasa mau nyontek," Jawabnya terkekeh.
"Ah sialan loe, gak liat kalo gue ganteng, gue juga gak kere-kere amat lah, bisa nafkahin dua bini sekaligus, " Ujar nya menyeringkai nakal, sambil memainkan alis nya.
"Isss, belum apa-apa udah pengen punya bini dua dasar buaya darat, Ka Mega liat kan kelakuannya kaya gitu masih mau sama Dia, " Ujar Ifa kesal.
"Ya gimana dong aku kan udah cinta, " Ujar Mita terbahak.
"Ahh so sweet banget calon bini gue, pengen bawa ke kamar deh, " Ucap Iqbal becanda,sambil menautkan jarinya✌.
"Kak Mega lama kan di sininya, biar nanti kita bisa jalan bareng sama Mita dan Teh Icha juga. " Ujar Ifa.
"Gak tau,tanya aja sama Iqbal, " Jawabnya.
"Whatt? nikah, ko dadakan? kalian becanda kan? " Ujar Ifa kaget dan merasa tak percaya
" Benaran ih ceritanya panjang nanti lo tanya aja sama Icha kita udah cerita ko, " jawab Mega.
"Oh begitu yah, syukur deh gue ikut seneng denger nya,semoga lancar ya kak sampe hari H nya , "
"Makasih Fa atas Do'anya, jangan lupa bantu kita ya, btw kamu ko gak ngampus? " Tanya Mega heran.
"Aku gak ada kelas kak, jadi hari ini libur, "Bohongnya sambil cengengesan.
"Oh begitu, masuk yuk kita ngbrol di dalam, " Ajak Iqbal dan diangguki Mega.
"Kalian masuk aja aku di sini nunggu Mita bentar lagi pulang dari kampus, "
__ADS_1
"Ya udah kita masuk dulu ya, "
Mereka pun masuk ke dalam rumah meninggalkan Ifa sendiri.
"Fa lo gak papa kan? " Ujar Mita yang baru saja pulang dari kampus melihat Ifa duduk di balkon.
"Emang gue kenapa? nyantai aja lah, lagian buat apa gue sedih kan gue udah tau dari dulu kalo Dia sukanya sama Angel bukan sama gue. "Bohongnya dengan wajah tanpa exspresi.
"Kalo lo butuh sesuatu bilang sama gue ya, bahu gue masih kuat nampung air mata loe, " ucap Mita mengusap pungguh sahabatnya itu.
"Iya lo tenang aja, mandi sana udah sore, " Mita pun masuk kamar dan segera mandi .
Malam pun tiba, Icha sudah sampai di ruma satu jam yang lalu, kini mereka sedang makan malam bersama,begitu pun dengan Ifa sedang makan bersama keluarga Mita.
"Ifa kenapa gak makan malam? " Tanya Icha heran melihat kursi adiknya kosong.
"Ifa lagi nginep di rumah Mita, katanya lagi ada tugas, "Jawab Bu Yati sambil di angguki Ayah.
"Oh begitu ya, pantas aja sepi lagi gak ada di rumah rupanya, "
"Udah makan aja yang banyak Cha jangan mikirin adik kamu itu,Dia sudah besar sekarang, "Ujar Pa Harun
Setelah menghabiskan makanan nya,Icha pun kembali ke kamar dan mengerjakan beberapa berkas untuk metting esok pagi.
Disisi lain Mita dan Ifa sedang berbincang "Gimana hubungan lo sama Adit? "Ujar Ifa, kini mereka telah merebahkan tubuh mereka di kasur.
"Gak gimana-gimana sih, lagian gue udah gak minat, " Jawabnya jujur karna sungguh Mita lelah mengejar Adit selama satu tahun terakhir hingga Dia pun menyerah.
"Gue juga gak maksa, hati kan siapa yang tau, tapi gue harap loe dengerin dulu penjelasannya sampai selesai biar gak salah paham, "
"Gue udah gak mau lagi dengar apapun tentang Dia fot, mau gimana juga terserah bukan urusan gue lagi. "
Ifa pun hanya bisa pasrah dan berdo'a semoga mereka di beri jalan terbaik dan menemukan kebahagian meski tak bersama.
__ADS_1
Seperti Dirinya dengan Rey sekarang, hanya bisa berharap semoga Tuhan memberikan jodoh yang baik kelak.
Mereka pun akhirnya terlelap,setelah lama berbincang.