Cinta Dalam Dilema

Cinta Dalam Dilema
Siapa? "


__ADS_3

Ifa pun puas berkuda, Dia berbincang hangat dengan keluarga Paman Amin.


Rumah Paman Amin tidak jauh dari sana, Ifa dan Rey pun mampir ke sana untuk makan siang walaupun sudah telat karna sudah mulai sore.


Setelah makan mereka berbincang di kursi depan rumah.


"Eh ada tamu, " Ujar wanita cantik mamarkirkan motornya di halaman rumah.


"Siapa, " Bisik Ifa.


"Kak Alda apa kabar, " Ucap Rey sopan, dan Ifa pun ikut bersalaman.


"Kenalkan Ka Alda ini anak paman Amin, " ucap nya pada Ifa.


"Saya Asifa Kak salam kenal, " Ucapnya tersenyum.


"Pasti pacarnya Rey ya, cantik banget sih, " Ucap Alda memeluk Ifa.


"Hey Kakak Apa -apaan jangan ganggu Ifa oke, " Ucap Rey melepaskan pelukan Alda dari kekasihnya.


"Dasar pelit, cuma peluk doang, " Ujarnya terkekeh.


"Nak, tumben kamu pulang nya agak siang, " Ucap Paman .


"Iya Bu aku kan bagian lapangan jadi gak tentu pulang nya, " Jawab Alda.


Alda pun pamit masuk ke dalam rumah, seperti biasa Dia akan bekrja dari pagi sampe sore, dan kadang lembur sampai malam, Alda bekerja di stasiun tv swasta.


"Apa kalian akan menginap? " Tanya paman.


" Ah tidak, mungkin nanti kapan-kapan kami kemari lagi, ada acara di rumah saya, " Jawab Ifa melihat jam tangan nya sudah jam 4 sore.


"Iya, nanti kita kemari lagi ,maaf sudah merepotkan kalian, " Ujar Rey.


"Boleh saya ikut ke toilet? " Tanya Ifa.


"Masuk saja, nanti lurus saja dari dapur, " Ucap paman, dan Ifa pun mengangguk.


Ifa pun masuk ke dalam terlihat Alda keluar dari kamar nya.


"Aku mau ketoilet sebelah mana ya kak, " Tanya Ifa.


"Masuk aja sini, di kamar aku ada kamar mandi, Ibu lagi mandi di kamar mandi belakang, " Ucap Alda masuk, dan Ifa pun mengekorinya.

__ADS_1


kamar yang terlihat rapi, dan bebarapa kartas berserakan di depan komputer, juga majalan yang tak beraturan.


Ifa pun segera masuk, setelah di persilahkan, setelah itu Dia melihat Alda di depan komputernya sedang mengarjakan sesuatu.


"Kamu sudah selesai, " Seru Alda tanpa melirik.


"Iya kak, " Jawab Ifa.


Namun saat Ifa akan keluar Dia melihat sebuah poto jaman dulu terlihat di pajang di dinding kamar.


"Kakak.. " Tanya Ifa.


"Iya.. " Jawab Alda menengok.


"Itu poto siapa? " Tanya Ifa penasaran.


"Oh, itu aku waktu kecil sama Reno, " Jawabnya tersenyum.


"Ka Reno ya, " Bibir Ifa bergetar.


" apa hanya kebetulan ya ko aku kaya pernah liat siapa gitu, pemiliar banget wajahnya, "Batin Ifa.


" Kamu kenapa? ko malah melamun, " Tanya Alda.


"Haha... kamu jeli sekali dek, " Ujar Alda mengambil poto itu dan meniup nya karna sudah berdebu.


"Ini terakhir kami ketemu sebelum kecelakaan itu terjadi, waktu itu aku dan Reno bermain bersama umur kami hanya selisih satu tahun, " Ucap Alda mengingat kenangan belasan tahun yang lalu.


"Maafkan aku kak, aku tidak bermaksud, " Ucap Ifa tidak enak.


"Tidak apa-apa, itu sudah lama berlalu, " Ujarnya tersenyum.


"Boleh kah aku memegang poto itu? " Ucap Ifa.


"Tentu saja silahkan, " Alda punemberikan poto tersebut dan kembali duduk depan. komputernya.


Ifa meneliti wajah laki-laki itu yang semakin pemiliar di matanya, Dia pun memotret poto itu dengan kamera ponsel nya tanpa sepengetahuan Alda.


"Kakak Aku langsung pamit ya, ini potonya aku simpan di atas nakas, " Ujar Ifa.


"Iya hati-hati, " Ujar Alda melirik Ifa dan tersenyum.


Ifa pun keluar menghampiri Rey yang masih berbincang dengan Paman, sudah ada Bi Indah di sana.

__ADS_1


"Kamu udah selesai? " tanya Rey dan Ifa pun mengangguk.


"Paman, Bibi kami pamit ya sudah sore, " Ucap Rey.


"Kalian hati-hati ya, nanti sering-sering main lagi kemari," Ujar Bi Indah dan mereka pun mengangguk.


Mereka pun menyalami Paman dan bibi dan segera manaiki mobil meninggalkan rumah itu.


"Kamu kenapa kok diem aja sih? " Tanya Rey melihat Ifa yang separtinya sedang melamun.


"Ifa... hey sayang kamu kenapa sih?" Tanya nyah, menepuk tangan Ifa membuyarkan lamunan nya.


"Hah... apa? " Jawab Ifa.


"Kamu kenapa?"


"Gak papa kok kamu tenang aja, " Ujarnya tersenyum.


"Kita langsung pulang apa mau kemana dulu? "


" Kita beli makanan dulu di Jalan X buat acara nanti malam ya, " Ujar Ifa dan Rey pun mengangguk.


Setelah beberapa menit mereka pun sampai di toko makanan yang Ifa maksud , mereka membeli banyak makanan ringan dan juga aneka kue basah.


" Aku ke kampus dulu ambil motor, kamu ga papa pulang sendirikan?" Tanya Rey.


"Iya gak papa kok, makasih buat hari ini, " Ujarnya.


"Iya sama-sama," Ucap Rey tersenyum.


Mereka pun sampai di depan kampus, Rsy pun segera turun setelah pamit, Dia masuk ke dalam kampus mengambil motor nya, sedangkan Ifa pindah ke kursi pengemudi menyetir mobil nya meninggalkan kampus.


15 menit kemudian Ifa pun sampai di depan rumah nya, Dia memarkirkan mobilnya sekalian ke garasi.


"Asamualaikum," Ucapnya membuka pintu.


"Walaikum salam, " Jawab mereka.


"Bu, Ifa udah beli pesanan Ibu tinggal ambil di mobil, " Ucapnya.


" Pantas saja kamu telat jadi belanja dulu, " Ujar Pa Harun, dan Ifa pun mengangguk.


" Untung Ibu tadi titip makanan kalo gak. habis gue sama Bapak gara gara telat satu jam, " Batinnya.

__ADS_1


__ADS_2