CINTA SETELAH MENIKAH

CINTA SETELAH MENIKAH
Bab 119 Awas Saja


__ADS_3

“Hmm……” Kenzie dengan gugup menatap ke Reyhan,entah apa yang akan dikatakan oleh Reyhan…


“Apa aku masih perlu mengejarnya? Kenzie dari awal memang sudah menjadi wanitaku!” Reyhan bicara dengan mudahnya, lalu menatap Kenzie lama.


“Wah! Kenzie! Ternyata kamu dan Reyhan sudah menjadi sepasang kekasih! Kamu tidak menceritakan masalah ini padaku sebelumnya! Aku ini sebenarnya temanmu atau bukan?!” Nindi kaget, “Pantas saja Reyhan sangat perhatian padamu! Pantas saja tadi ciuman kalian dalam seperti itu! Kenzie! Kamu kenapa tidak menceritkana apapun?!”


Kenzie tidak bisa bicara apa-apa.


Nindi…bagaimana mungkin ia bisa memberitahu teman baiknnya ini, bahwa ia bukanlah kekasih Reyhan, hanya saja Reyhan terus mengurungnya Kenzie, dan menjadikan Kenzie selingkuhannya.


Reyhan juga Sudah pernah mengatakan hal ini sebelumnya, bahwa Kenzie hanya wanita simpanannya saja.


Kenzie menarik nafas dalam-dalam: “Nindi, ini tidak seperti yang kami pikirkan, aku dan Reyhan tidak memiliki hubungan apapun. Aku dan dia, hanya….”


Dia benar-benar tidak tahu harus bagaimana menjelaskan semuanya.


Mata Ethan semakin verkilat, bibirnya tidak berhenti tersenyum, melihat Kenzie dan Reyhan.


Alis Reyhan pun mengerut, kenapa wanita ini sama sekali tidak ingin memberi tahu siapapun hubungan kita berdua? Apa Reyhan seburuk itu?


Hatinya marah, matanya pun menajam, tangannya langsung memegang dagu Kenzie: “Kenzie, apa yang baru saja kamu katakan? Coba ulangi lagi!”


Kenzie pun juga tambah keras: “Ulangi apa? Memangnya kita memiliki hubungan spesial? Memangnya kamu berani berkata bahwa aku kekasihmu? Apakah aku ini benar-benar kekasihmu?”


Mata Reyhan yang tajam menatap Kenzie, tapi dia tidak bisa membaca apa yang sebenarnya ada di pikiran Kenzie.


Ethan merasa ada yang tidak beres, ia cepat-cepat menarik Reyhan: “Han, jangan begini, kita bermain untuk bersenang-senang, jangan membuat situasi menjadi tegang seperti ini.”


Nindi juga kaget melihat mereka berdua tiba-tiba adu mulut. Kenzie dan Reyhan…Kelihatannya mereka berdua itu sepasang kekasih, atau mungkin bisa saja cinta Reyhan bertepuk sebelah tangan!


Reyhan tidak peduli sama sekali dengan ucapan Ethan, matanya tertuju ke arah Kenzie: “kamu menyalahkanku karena tidak memberikanmu status? Apa kamu mau jadi kekasihku?”


Hatinya pun tiba-tiba menjadi sedikit senang.


Ternyata Kenzie sedang marah karena ini, Kenzie sangat ingin menikah dengannya, bersama dirinya seumur hidup. Reyhan sebenarnya juga sangat suka berada di sisi Kenzie.


Melihat mata Nindi dan Ethan yang khawatir, Kenzie pun gemetar!


Dirinya merasa seperti monyet yang dipermainkan oleh Reyhan, ketika Reyhan ingin menciumnya, Reyhan langsung saja menciumnya, tanpa memikirkan perasaannya sama sekali, saat bertanya juga penuh dengan paksaan, dan kasar. Sebenarnya pria ini tahu cara menghormati orang atau tidak?!!


Mengatakan bahwa ia mencintai Kenzie, tapi tidak pernah memahami perasaannya! Dia sama sekali tidak suka pria yang egois seperti ini!


Kenzie menatap Reyhan dingin sambil menggigit-gigit bibirnya, lalu dia bicara dengan suara kecil, tapi jelas dan tegas: “Maaf Reyhan, aku dari dulu tidak pernah terlintas di pikirankanku untuk menjadi kekasihmu! Aku tidak tertarik denganmu!”


Aku tidak tertarik denganmu, jadi cepat lepaskan aku! Aku tidak tertarik denganmu, jangan dekat-dekat denganku lagi!


Mata Reyhan pun menjadi dingin, pegangannya pada dagu Kenzie pun bertambah kuat! Kenzie kesakitan.


“Reyhan! Kamu mau apa! Cepat lepaskan Kenzie!” Nindi berteriak.

__ADS_1


Nindi adalah orang yang setia kawan, ia juga adalah orang yang agresif. Kenzie itu temannya, jadi dia pasti tidak akan diam saja melihat Kenzie ditindas oleh Reyhan.


Memang Reyhan itu atasannya, lalu kenapa? Ia bisa resign! Tapi ia tidak mungkin diam saja melihat temannya ditindas di depan matanyanya!


Ethan juga kaget, Nindi ini ternyata berani juga!


Apa dia tidak tahu siapa itu Reyhan?! Berani-beraninya dia memanggil Reyhan dengan namanya! Melihat sikap Nindi, Ethan malah semakin tertarik padanya.


Kenzie tidak melawan, juga tidak bicara apa-apa, hanya menatap Reyhan dengan dingin, di dalam matanya itu, penuh keputusasaan dan rasa benci.


Semua kemarahan Reyhan memuncak karena tatapan Kenzie!


Kenzie diam-diam datang ke pesta, tidak mengakui tentang hubungan mereka berdua, dan tatapannya juga seperti sangat membenci Reyhan.


Suaranya diturunkan, Reyhan berbisik pada Kenzie: “Kenzie, kalau kamu ingin mati, aku bisa menuruti keinginanmu!”


Reyhan langsung menarik Kenzie dari kursinya, menariknya keluar dari bar! Tarikannya yang tiba-tiba, membuat Kenzie pun kaget dan kakinya terkilir! Kenzie meringis kesakitan.


Tapi Reyhan bahkan tidak tahu bahwa kaki Kenzie terkilir, dia hanya marah-marah dan berusaha membawa Kenzie keluar.


Kenzie menggigit bibirnya, tidak bisa bicara, dia sudah benar-benar putus asa! Biarlah Reyhan menarik dirinya, akan lebih baik lagi kalau Reyhan membunuhnya! Kenzie sudah muak hidup seperti ini!


Kakinya terkilir, sepatunya pun terlepas, kakinya terseret tanah sampai berdarah!


Ethan dan Nindi terdiam saat melihat ini, setelah sadar, mereka langsung menghampiri dan mencegat mereka keluar mereka!


Ethan menarik lengan Reyhan, “Han, kamu tenang dulu!” Ethan dari dulu tidak pernah melihat Reyhan semarah ini pada perempuan. Biasa bila seorang perempuan tidak menurutinya, membuatnya kesal, dia akan langsung cari orang untuk mengurus waniga itu, atau langsung memberi setumpuk uang agar perempuan itu jauh-jauh darinya.


Nindi malah tidak banyak berpikir, seketika dia melihat Kenzie berdarah, dia langsung marah, ia tidak peduli siapa Reyhan ini, mana boleh memaksa orang sampai seperti itu!


Nindi langsung menghampiri Reyhan dan menarik lengannya: “Reyhan! Jangan mentang-mentang kamu ini seorang presdir, aku bisa memaksa orang sesukamu! Jangan mentang-mentang jabatanmu tinggi, kamu bisa menindas orang seenaknya! Kenzie mengatakan bahwa ia tidak menyukaimu, ya berarti dia tidak menyukaimu! Cepat lepaskan dia!”


Reyhan yang memang dari awal suasana hatinya sudah buruk, menjadi semakin panas setelah mendnegarkan perkataan Nindi: “Nindi, ini bukan urusanmu!”


Reyhan menghempaskan tangannya Nindi yang ada di lengannya, tenaganya besar, karena tidak stabil, Nindi pun terjatuh.


“Nindi!” Kenzie marah. Reyhan memang seperti monster, kalau dia yang diperlakukan seperti itu, ia tidak masalah, tapi apa salah Nindi , sampai Reyhan bisa-bisanya memperlakukannya seperti itu!


Mulutnya dengan penuh benci langsung menggigit lengan Reyhan! Dia menggunakan semua tenaganya untuk menggigit Reyhan.


“Sihhhh…..” Reyhan menarik nafas. Darah segar pun mengalir dari mulut Kenzie, Kenzie mengangkat kepalanya, di bibirnya yang pucat masih ada bercak darahnya.


Tanpa berpikir, Reyhan langsung menampar Kenzie.


“Plak!” suaranya terdengar sangat keras, dari suaranya bisa terbayangkan betapa kuatnya tamparan itu!


Kenzie langsung terjatuh ke tanah, tulang pinggangnya pun terbenturke tanah yang keras, dan ia kesakitan.


Tulang pinggangnya pernah terluka karena karena didorong oleh petugas toko saat ia hamil dulu, karena pernah terluka, jadi kali ini rasa sakitnya jauh lebih parah, air matanya pun keluar!

__ADS_1


“Kenzie!” Nindi pun berdiri,menghampiri dan mengangkat Kenzie.


Karena keributan ini membersar, semua orang disana pun menjadi kaget, semuanya berhenti dansa dan berhenti mengobrol, semua orang melihat ke arah mereka. Lalu seketika semua orang sudah mengerumuni mereka.


Lalu ada orang yang mengenali Reyhan. “Lho, bukankah pria yang memukul wanita itu adalah presdir Group Realtech ya?”


“Wajahnya sangat tampan, kenapa bisa-bisanya memukul perempuan…dasar sampah!” yang mengucakan ini adalah seorang perempuan,wajahnya tampak sangat marah.


“Wah… walau wajahnya setampan itu, tapi jika setiap hari dipukuli, aku juga tidak sudi untuk bersamanya!” ucap perempuan lain.


“….”


Melihat lingkaran orang disekitar mereka, ekspresi Ethan pun berubah, ia tidak mengira situasinya akan menjadi separah ini.


“Reyhan, apa kamu baik-baik saja? Lenganmu baik-baik saja kan?” Ethan mengambil tisu dari meja, membantu Reyhan untuk mengelap darah di lengannya.


Gigitan Kenzie sangat dalam, tisu itu tidak bisa menghentikan darah di lengan Reyhan, ia lebih baik ke rumah sakit.


Reyhan tidak menghiraukan bantuan Ethan, ia mendorong Ethan dan berjalan ke arah Kenzie.


Nindi berdiri di depan Kenzie untuk menghalangi Reyhan: “Reyhan! Kamu mau apa?! Jangan mendekat!”


Setengah wajah Kenzie memerah dan membengkak Dia menutupi wajahnya, ia merasa sangat malu, ia merasa seperti seekor monyet di kebun binatang yang sedang menjadi tontonan pengunjung!


Selama dia bersama dengan Reyhan, dia akan terus akan hidup di bawah lampu sorot masyarakat, dia tidak suka perasaan seperti ini!


Wajah Ethan mulai cemberut, ia lalu langsung menarik Reyhan, “Han, sudah lah! Jangan ribut lagi! Ayo kita ke rumah sakit untuk memeriksa lenganmu!”


Melihat banyak orang di sekeliling mereka, Ethan memanggil petugas keamanan untuk membantunya menarik Reyhan.


“Presdir Reyhan, ayo, aku dan Presdir Ethan akan membawa Presdir ke rumah sakit!”


Reyhan menghargai Ethan, tetapi ia tidak bisa menghargai petugas keamanan itu, ia mengepalkan tangannya, dan melayangkan tinju ke petugas keamanan itu!


Bentuk tubuh Reyhan proposional dan ia sering berolah raga, jadi kekuatan fisiknya sangat baik, walaupun petugas keamanan itu juga memiliki kekuatan fisik yang baik, tapi tetap saja tonjokkan Reyhan itu membuat telinganya berdengung.


Tapi tanpa perintah dari Ethan, dia sama sekali tidak berani membalas, sakitnya pun ditahan, lalu lanjut kembali menarik Reyhan.


Melihat ributnya besar di sini, Nindi langsung membawa Kenzie lari keluar!


Kaki Kenzie terkilir, jadi larinya lambat, Nindi mati-matian menuntunnya.


Orang yang ada di sekeliling pun memberi jalan kepada mereka berdua.


Masalah ini sangat heboh, presdir Group Realtech yang banyak kaya, menindas orang lain, bukan hanya memukul dua perempuan saja, ia bahkan memukul petugas keamanan pun.


Bahkan ada orang yang sudah melapor ke media, masalah ini pasti akan jadi berita utama di dunia hiburan!


Reyhan ditarik kuat-kuat oleh Ethan dan petugas keamanan, ia sudah seperti monster yang diikat, matanya juga sudah memerah: “Lepaskan aku! Cepat lepaskan aku!”

__ADS_1


Ethan mana mungkin berani melepaskanyan, dia takut Reyhan berbuat yang aneh-aneh atau bahkan membuat nyawa seseorang melayang, jika ini terjadi, bar miliknya ini pun juga harus ditutup untuk beberapa waktu.


Matanya melihat Kenzie dan Nindi menjauh, Reyhan berkata dengan suara kecil: “Kenzie, awas kamu!”


__ADS_2