CINTA SETELAH MENIKAH

CINTA SETELAH MENIKAH
Bab 190 Sangat Bangga


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Dari sore hari hingga larut malam, Kenzie tidak bertenaga sama sekali. Reyhan membawa Kenzie ke toilet untuk membersihkannya, kemudian membaringkannya lagi lagi ditempat tidur, saat ini telepon dari Nindi masuk.


“Halo, Nindi!”


Hello! Im an artic!


“Kenzie, bagaimana keadaanmu?Apa aku mengganggu istirahatmu?” Nindi terdengar sangat khawatir.


“Tidak apa-apa, aku baik-baik saja , aku masih belum tidur.” saat Kenzie menjelaskan, tangan Reyhan terus menerus bergerak kesana kemari, menyentuh tubuhnya, Kenzie pun menghempaskan tangannya.


“Hari ini aku benar-benar sibuk, tidak dapat istirahat sedikitpun, Kenzie, kamu baik-baik saja kan? Reyhan mengatakan setelah tubuhmu diberi serum anti bisa ular, kamu pasti akan baik-baik saja. Bagaimana perasaanmu sekarang?”


Ketika Kenzie mendengar bahwa Nindi mengkhawatirkannya, hati Kenzie menjadi hangat, “Sekarang pergelangan kaki dan betisku masih sakit, tapi selain itu, aku baik-baik saja. Nindi, kamu tenang saja, nikmati suasana pengantin barumu. Kamu tidak perlu khawatir, aku baik-baik saja. Eh iya, kamu akan pergi ke Turki untuk berbulan madu bukan? Apakah kamu akan berangkat besok?”


Hello! Im an artic!


“Benar, aku akan berangkat besok. Ngomong-ngomong, Kenzie, Apakah menurutmu kejadian ini tidak aneh? Aku bertanya kepada pegawai hotel, katanya tidak ada hutan di dekat kamar ganti, bagaimana ular itu bisa masuk ke kamar ganti? Selain itu kenapa kebetulan sekali, pintu ruangan itu terkunci dari luar?”


Kenzie menggigit bibirnya. Sebenarnya, Kenzie memiliki firasat dalam hatinya, tapi Kenzie sendiri tidak yakin, jadi ia tidak bisa mengutarakannya. Tidak enak membuat Nindi khawatir, Kenzie berkata, “Ada banyak pohon di dekat hotel, dan ada banyak hewan liar yang hidup di sekitaran. Jadi wajar saja jika ada ular berbisa disana. Pada saat itu semua orang sudah berganti pakaian, tinggal aku sendiri yang belum. Panitia acara mungkin mengira tidak ada orang didalam, jadinya mereka mengunci pintu tersebut. Nindi, itu hanya kecelakaan, kamu tidak perlu mengkhawatirkannya, nikmati saja bulan madumu dengan tenang!”


Akhirnya setelah meyakinkan Nindi untuk tidak khawatir dan menutup telepon, Kenzie menoleh ke arah kearah Reyhan dan menyadari Reyhan sedang memandang Kenzie dengan serius.


“Mengapa kamu menatapku seperti itu?” Kenzie menatap wajahnya.


Reyhan mengulurkan tangannya dan mengemgam tangan Kenzie, “Kenzie, ada satu hal yang harus kuberitahukan kepadamu.”


“Apa itu?”

__ADS_1


“Kejadian ini, bukanlah kecelakaan. Kurasa ada orang yang ingin menyakitimu. Kali ini orang itu gagal, aku khawatir orang itu akan mencari kesempatan lain untuk menyakitimu. Mulai hari ini kamu sebaiknya berhati-hati. Jangan terlalu banyak keluar dari tempat tinggalmu untuk sementara waktu.”


Reyhan berhenti sesaat dan melanjutkan, “Kamu tidak bisa tinggal disana lagi. Kamu harus pindah, kalau tidak, aku akan selalu khawatir.


Kenzie juga mengerti bahwa Reyhan sangat mengkhawatirkannya, dan Kenzie mengangguk dengan cepat dan berkata, “Baiklah.”


Reyhan melihat kearah Kenzie, dan mencubit wajah kecilnya, “Eh? Mengapa kamu penurut sekali hari ini? Kamu bahkan tidak menanyakan apapun padaku, dan langsung setuju begitu saja?”


Kenzie menarik tangannya, menunjukkan wajah cemberut, “Aku juga belum ingin mati! Aku cantik dan menarik, hidupku ini sangat indah dan aku masih ingin hidup lebih lama lagi! Setiap kali memikirkan cara orang itu menatapku, aku gemetaran, dia seperti tidak akan melepaskanku…”


Reyhan menatapnya dalam-dalam, “Apakah kamu tahu siapa orang itu?”


Kenzie menggigit bibirnya, “Tania menyemprotkan sesuatu ke pergelangan kakiku di kamar mandi, ular itu menggigitku tepat di tempat Tania menyemprotkan cairan itu. Namun, aku hanya curiga, aku juga tidak 100% yakin..”


Reyhan memeluknya dengan erat, “Kenzie, maaf, jika bukan karena aku, kamu tidak akan menderita sampai seperti ini. Setelah keluar dari rumah sakit hari ini, bagaimana jika kamu pindah kerumahku?


Biarkan aku merawat dirimu. Kamu juga bisa bertemu Ken setiap hari.”


Kenzie tidak ingin pindah kerumah Reyhan dengan status yang tidak jelas seperti ini.


Reyhan juga tahu isi pikiran Kenzie, ia berpikir sambil menggaruk hidungnya, “Baiklah, kalau begitu aku akan membantumu untuk mencari apartemen lain, untuk sementara, kamu tidak boleh keluar sembarangan.”


Kenzie meliriknya, “Kalau ada kamu, aku pasti tidak akan keluar, kamu akan menahanku di rumah dan tidak henti-hentinya….” Ia tiba-tiba berhenti, dan wajahnya memerah.


“Haha, kenapa kamu tidak menyelesaikan kata-katamu?” Reyhan dengan sengaja menggoda Kenzie dan memancingnya untuk menyelesaikan kata-katanya, walau Reyhan tahu apa yang akan Kenzie katakan.


Apa yang dikatakan Kenzie tidak salah, jika bersamanya, Kenzie tidak akan banyak keluar rumah. Setiap kali merasa Kenzie, Reyhan tidak bisa berhenti menginginkannya semua, Kenzie seperti heroine yang membuat Reyhan kecanduan.


Melihat senyum Reyhan, Kenzie berbalik dan membenamkan wajahnya di selimut, “Abaikan kata-kataku, Selamat Tidur.”

__ADS_1


Reyhan dengan bangga mengangkat bahu, mata penuh rasa bahagia, “Apa yang kamu inginkan? Katakanlah, aku akan berusaha memenuhinya.”


Kenzie balas menatapnya, “Benarkah?”


“Sungguh.”


“Yah, aku ingin kita memulai dari awal, mulai berkencan seperti kekasih sungguhan, dan mulai saling memahami dan menerima satu sama lain secara perlahan, bukan hanya berguling-guling ditempat tidur.”


Ini adalah apa yang Kenzie mau. Pada awalnya hubungan antara Kenzie dan Reyhan tidaklah normal dan selalu membuat Kenzie menderita.


Kenzie ingin berjalan berdampingan dengan Reyhan, menonton film, makan bersama, berjemur dihalaman, dan menghadiri pertemuan bersama layaknya pasangan normal .


Reyhan dengan senang memeluk Kenzie, “Baiklah. Aku berjanji, Ketika kamu pindah kerumah baru, kita akan berkencan seperti pasangan sungguhan.”


Meskipun Reyhan menyetujui permintaan Kenzie, tapi dalam hatinya, Reyhan memikirkan tentang apa yang harus ia perbuat dengan Tania, ia takut Tania akan melakukan hal gila dan menyakiti Kenzie.


Kenzie bertanya kepada Reyhan, “Reyhan, kenapa sekarang bicaramu padaku lembut sekali? Apa kamu sudah jatuh cinta padaku hingga tidak bisa menahan dirimu sendiri?”


Walaupun kalimat ini terdengar konyol, Reyhan menatap mata Kenzie dengan serius dan dengan serius mengangguk, “Ya.”


Hati Kenzie terasa manis seperti madu, matanya melihat kearah mata Reyhan dan bertanya, “Apa yang kamu cintai dariku?”


Reyhan berpikir sejenak dan menjawabnya dengan serius, “Aku mencintaimu karena kamu cantik dan menarik.”


Kenzie melotot ke arah Reyhan, tapi senyum itu masih menghiasi wajahnya, jawaban Reyhan benar-benar buruk! Ketika itu, ia menyadari ada kilatan bahagia di tatapan mata Reyham..


Reyhan sebenarnya hanya menggodanya saja, ia ingin membuat Kenzie kesal.


Reyhan tiba-tiba balik bertanya, “Kenzie, apa yang kamu cintai dariku?”

__ADS_1


Kenzie mempererat pelukannya pada leher Reyhan dan tersenyum datar, “Aku mencintaimu karena kamu memiliki kekuatan dan kekayaan yang sangat banyak, yang tidak bisa habis dipakai 7 turunan!”


Melihat Ekspresi Reyhan, Kenzie merasa sangat puas! Yes! Ia menang lagi!


__ADS_2