CINTA SETELAH MENIKAH

CINTA SETELAH MENIKAH
Bab 243 Hantu Wanita Dalam Film Horor


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Setelah menyetir selama satu jam, akhirnya mobil itu berhenti.


Seorang kepala pelayan datang untuk membukakan pintu untuk Reyhan, “Tuan, tuan muda, nyonya, nona, makan malam sudah disiapkan, tuan besar telah menunggu kalian di ruang makan.”


Hello! Im an artic!


Selama percakapan, tatapan matanya menatap Kenzie dengan tatapan tajam. Membuat Kenzie merasa ketakutan.


Reyhan berjalan ke ruang makan bersama calon istri, anak, dan saudara perempuannya, dan ternyata kakek Reyhan sudah menunggu di meja makan.


Meja makan persegi panjang itu terlihat panjang dan lebar, bunga-bunga indah dan peralatan makan yang terbuat dari perak tertata indah diatas meja, ada berbagai jenis hidangan di atas meja..


Hanya saja, tataan meja yang sempurna ini, membuat bayangan kakek Reyhan yang sedang duduk sendirian terlihat sangat kesepian.


Hello! Im an artic!


“Sudah datang? Jangan lupa cuci tangan sebelum makan! ” Kakek Reyhan terlihat tegas, melihat Kenzie dan Ken, tatapannya menjadi terasa hangat.


Ken dengan patuh jatuh dalam pelukan Kakek Reyhan, dengan suara manisnya memanggil, “Kakek buyut”, membuat Kakek Reyhan tersenyum.


“Kakek, setelah makan malam, mintalah bibi Wulan membereskan barang-barangmu, pindahlah ke rumah dan tinggallah bersama kami. Ken setiap hari selalu ribut mencari kakek buyutnya!” Reyhan membujuk Kakek Reyhan.

__ADS_1


Mata Kenzie mulai berkaca-kaca, merasa tersentuh dengan keputusan Reyhan.


“Baiklah.” Kakek Reyhan mengangguk, “Aku hanya khawatir, jika aku aku tinggal disana, aku hanya akan merepotkan. Ah!”


Suasananya menjadi sedikit canggung, bahkan Nayra yang biasanya selalu cerewet, hanya menundukkan kepalanya dan makan dalam diam.


Hati Kenzie semakin curiga dan penasaran, tapi ia tidak bisa mengatakan apa-apa.


“Kenzie, aku benar-benar bahagia karena kamu akan menikah dengan Reyhan dan masuk ke keluarga kami. Saat aku melihatmu untuk pertama kalinya, aku tahu bahwa kamu adalah anak yang baik!” Kakek Reyhan tiba-tiba mengalihkan topik pembicaraan dan menatap Kenzie.


Di puji oleh Kakek Reyhan, Kenzie menjadi tersipu malu, “Kakek, aku, aku juga merasa terhormat bisa menjadi cucu menantumu.”


Reyhan mengangkat sudut mulutnya dan tersenyum pada Kenzie.


Kakek Reyhan berbicara dengan girang, “Kenzie, Reyhan sudah menceritakan tentang masalah kalian padaku Kamu telah banyak menderita, dan kami tidak akan pernah memperlakukanmu dengan buruk!”


Kenzie benar-benar merasa malu. Dia benar-benar tidak melakukan apa-apa, mengapa Kakek Reyhan menganggapnya bagaikan seorang pahlawan?


Ujung jari kakinya menendang kaki Reyhan di bawah meja, menunjukkan bahwa dia butuh bantuan.


Reyhan hanya menatap tatapan malu Kenzie dan sama sekali tidak mau membantu.


Nayra juga tetap tak bicara, Setelah selesai meminum sup nya, Nayra melemparkan sendoknya dengan keras keatas mangkok, dan terdengar suara nyaring dari benturan itu, tapi tak satupun kata keluar dari bibirnya.

__ADS_1


Tidak ada pilihan, Kenzie hanya bisa mendegarkan pujian Kakek Reyhan dengan patuh, tidak berhenti menganggukkan kepala.


Di saat suasana canggung, terdengar suara panik dari tangga di lantai dua, “Nyonya, Anda tidak boleh turun! Anda tidak boleh turun!”


Semua orang terdiam, Reyhan berdiri dan bergegas menuju kesana.


Kenzie mengangkat kepalanya menghadap ke tangga, dan ketika dia melihat sosok di tangga itu, ia terkejut dan hampir menjerit.


Yang berdiri disana adalah seorang wanita. Tapi apa yang terjadi pada wanita itu?! Wajah tidak terlihat seperti bentuk wajah manusia, dan setengah dari kulit kepalanya terkelupas, menunjukkan bekas luka! Tidak ada kelopak mata pada mata kiri, mata merahnya menonjol keluar, hanya tersisa dua lubang hitam kecil pada hidungnya, bibirnya miring dan cacat, memperlihatkan setengah gusinya.


Ia seperti hantu wanita di film horor!


Kenzie secara refleks menutup kedua mata Ken, setelah menutup rapat kedua mata Ken, ia baru tersadar bahwa Ken memakai penutup matanya. Ia langsung memanggil Nayra yang ada di sebelahnya yang masih terbengong-bengong, “Nayra, tolong bawa Ken keluar.”


Dia tidak tahu siapa wanita ini, tetapi hal pertama yang harus dia lakukan adalah melindungi putranya.


Reyhan bergegas menuju ke tangga dan menarik lengan wanita itu, “Kembalilah! Jangan menakuti Ken!”


Wanita itu menangis dan tertawa, suaranya yang keras menusuk telinga, “Lepaskan aku! Aku tidak gila! Aku tidak gila! Kalian yang gila! Kalian semua gila! Aku tahu Nayra datang! Aku ingin melihat Nayra! Lepaskan aku! ”


Pengawal keluarga Reyhan menghampiri, bersama dengan Reyhan, mereka hendak menggendong wanita cacat itu dan pergi ke ujung koridor.


Di koridor yang panjang, di bawah lampu yang sedikit redup, wanita itu tiba-tiba berbalik, mata merahnya itu manatap mata Kenzie lurus-lurus, kemarahan dan kebencian di matanya membuat Kenzie berkeringat dingin.

__ADS_1


__ADS_2