CINTA SETELAH MENIKAH

CINTA SETELAH MENIKAH
Bab 24


__ADS_3

" E... e... iya sayang kasian banget, semoga suaminya bisa sadar yah" Reza tersenyum canggung.


" Hmm" Riyani menganggukan kepalanya.


" Awas ya mas sampe mas ngelakuin hal yang sama?!" Ancam Riyani.


" Iya sayang" Reza tersenyum.


***


2 Bulan Kemudian...


'Grup Wijaya City'


Tok.. tok... tok...


" Masuk"


" Permisi pak, saya ingin memberikan hadiah untuk istri anda atas kehamilannya yang sudah mau melahirkan. Tapi saya ingin anda yang memberikannya padanya" Siska memberikan sebuah kotak berukuran sedang yang sudah dibungkus dengan cantik.


" Apa yang kamu berikan" Ucap dingin Reza.


" Hm? Ini... adalah kado yang akan membuat istrimu bahagia hingga menangis terharu" Senyum licik Siska.


Reza langsung membuka kotak itu, Betapa kagetnya Reza dengan apa yang ia lihat. Hubungan yang pernah ia lakukan dengan Siska, bagaimana mungkin bisa menjadi seperti ini. Padahal Reza sudah memberikan obat kepada Siska agar ia tidak hamil. Apakah Siska tidak meminum obat yang ia berikan...

__ADS_1


" APA KAMU TIDAK MEMINUM OBAT YANG SUDAH AKU BERIKAN!!!?" Teriak Reza pada Siska. Siska hanya membalas amarah Reza dengan senyuman yang sangat gembira.


" Baiklah, aku sudah memberikan kadonya padamu. Jangan lupa memberikannya pada istrimu, pasti dia akan bahagia" Siska meninggalkan Ruangan Reza.


" Sialan!" Reza memukul tembok ruangnya dan memberantaki ruangnya.


" KEVIN!!!"


" Siap boss, ada apa? i.. ini..." Kevin yang baru datang kaget dengan keadaan bossnya dan ruang kerjanya.


" Pecat Siska! Kirim dia pergi ke Villa milikku di kota B!" Perintah Reza.


" Lalu penggantinya siapa?"


" Sekertaris yang dulu" Ucap Reza membenahi kemejanya.


" Tidak ada penolakan" Tegas Reza.


" Mana ada dia menyuruh istriku untuk kerja lagi" Gumam Kevin.


" Ehem" Reza menatap tajam Kevin.


" Apa lu gak mikirin gimana Perasaan Riyani kalau tau lu memiliki anak dari wanita lain?!!" Tanya Kevin sedikit emosi.


" Masalah itu... aku juga tidak sengaja, semua kecelakaan. Dan jika Riyano mengetahui ini, Tidak mungkin Riyani mengetahui tanpa ada yang memberi tahu. Bukan begitu kevin?" Dingin Reza.

__ADS_1


" Aku mengerti" Ucap kevin.


" Untuk Siska, aku akan menghidupi dia di Villaku yang ada di kota B. Walau bagaimana, Anak yang dikandung Siska adalah anakku jika aku membunuhnya. Aku akan berdosa seumur hidup..." Ucap Reza membelakangi Kevin.


" Siapkan mobil dan antarkan dia hari ini juga. Ia tidak dapat izin untuk keluar dari Villa, tidak ada ponsel ataupun jaringan internet lainnya. Bereskan dengan benar, jangan sampai meninggalkan jejak" Titah Reza.


" Baik, permisi" Kevin mengundurkan diri dan membawa Siska dengannya. Ia menjelaskan semua yang dikatakan bossnya kepada Siska, dan Siska menerimanya dengan senang hati.


Maafkan aku sayang Batin Reza. Reza menangis menyesali semua kesalahannya yang amat sangat fatal. Dan mungkin suatu saat ia akan kehilangan Seseorang yang sangat ia cintai.


***


'Rumah'


" Assalamualaikum" Riyani berjalan kearah pintu rumah dan membuka pintunya.


" Waalaikumsalam, Kakek! Mama! Papa! Kok gak bilang bilang" Riyani kaget ternyata yang datang bertamu adalah kakek Reza dan orang tua Riyani.


" Iya sayang, kita mau ngasih kejutan buat kamu" Ucap mama Citra memeluk anak perempuan satu satunya itu.


" Ayo kek, mah, pah masuk" Riyani mempersilahkan masuk.


" Kakak gak disambut nih" Ucap seseorang lelaki dari belakang Mama Cintra.


" Kak?!!" Teriak Riyani sambil merebarkan kedua tangannya.

__ADS_1


***


Gak Vote gak papa... Yang Penting LIKE and KOMEN Sebanyak banyaknya! Jadiin FAVORITE+❤! Ayo ayo! Sekarang juga! Jangan nanti nanti! Makasih♥


__ADS_2