CINTA SETELAH MENIKAH

CINTA SETELAH MENIKAH
Bab 29


__ADS_3

Setelah buah hati mereka dimandikan, Reza mengadzani Reza junior.


" Maaf yah sayang mama terlambat" Ucap mama Citra memasuki ruang rawat VIP.


" Iya mah gak apa apa" Ucap Riyani tersenyum.


" Waaah anak kalian laki laki!! Ucap mama Citra" Melihat bayi laki laki yang sedang tertidur dengan meminum susu asi Riyani.


" Iya mah alhamdullilah" Ucap Reza.


" Selamat yah sayang, akhirnya kamu menjadi seorang ibu" Mama Citra duduk di kursi tunggu dekat kasur.


Triiing....Triiing... Triiing... ( Suara panggilan masuk)


" Mah, pah aku angkat telpon sebentar" Pamit Reza.


" Iya nak"


Reza berjalan keluar ruangan...


'Telepon'


Reza: "Halo"


Rai: "Gua udah dapet informasi, Baik dan buruk"


Reza: "Apa?"


Rai: "Lu mau baik dulu apa buruk dulu?"


Reza: "Baik... Buru lah lama lu"


Rai: "Iya iya... Kabar baiknya Saat malam itu lo dan Siska tidak melakukan apapun. Dia hanya membuka semua pakaian lu dan menaruh betadine dikasur lo. Jadi lo sama dia gak ngalakuin itu sama sekali"


Reza: " Yang bener lu?!! Terus terus kabar buruknya?!" Reza penasaran.


Rai: "Siska melakukan itu karna disuruh oleh seorang pria, tapi gue gak bisa ngelacak keberadaan pria itu"


Reza: "Yaudahlah biarin aja... Paling juga cuman mau nyaingin perushaan gue"


Rai: "So so so sombong"


Reza: "Hahaha... Eh lu gak bakal datang?"

__ADS_1


Rai: "Kemana?"


Reza: "Riyani lahiran"


Rai: "Apa adek gue lahiran?!! Kasih tahu dimana rumah sakitnya"


Reza langsung mematikan teleponnya.


" Kampret" Ucap Rai.


Rai menanyakan alamat RS tempat Riyani melahirkan kepada Kevin.


***


" Sayang... anak kamu mau dikasih nama apa?" Tanya mama Citra.


" Gak tau mah, aku belum mikirin" Jawab Riyani.


" Loh kok belum... Ayo nak dipikirin namanya yah" Ucap mama Citra.


Siang berganti malam kini tinggal Reza, Riyani dan buah hatinya. Reza menemani Riyani sambil memantau keadaan Rumah.


" Maas..." Panggil Riyani.


" Aku gak apa apa kok mas, Cuman aku mau nanya... anak kita mau dikasih nama apa?" Tanya Riyani sambil memeluk buah hatinya.


" Emm apa yah? kamu ada ide?" Tanya balik Reza.


" Nggak" Jawab polos Riyani.


" Hmmm... oh mas tahu gimana kalau... Rafardhan Athalla Wijaya. Gimana bagus gak sayang?" Tanya Reza.


" Baguus banget maas aku suka" Riyani tersenyum menatap buah hatinya.


" Yaudah jadi... Reza junior sekarang nama kamu adalah Rafardhan Athalla Wijaya... yah sayang" Ucap Reza berbicara dengan anaknya.


" Iya papa" Jawab Riyani.


" Yaudah sekarang Rafa tidur yah sama mama" Perintah Reza.


" Mas... laper" Ucap Riyani memelas.


" Mau makan apa sayang?" Tanya Reza.

__ADS_1


" Nasi padang sama martabak telur bebek" Ucap Riyani mengedipkan kedua matanya.


" Mana ada jam 9 malem gini sayang tukang nasi padang" Ucap Reza.


" Yaudah gak usah!!!!" Ketus Riyani.


Reza menelepon Kevin.


Reza: "Kevin bawakan saya Nasi padang dan Martabak telur bebek, 30 menit!!!"


Kevin: "Ngantuk"


Reza: "Waktu kamu 29 menit 30 detik lagi"


Kevin: "Iya iya berangkat" Kevin mematikan telponnya.


30 Menit kemudian...


Kevin berlari seperti dikejar warga, ia menaiki lift dan buru buru keruangan Reza karna ia sudah telat 1 menit.


Ceklek...


" Assalamualaikum, bos ini pesanannya" Ucap Kevin ngos ngosan.


" Kamu telat 1 menit 50 detik" Ucap Dingin Reza.


" Maaf pak saya tadi nyari nyari dulu" Ucap Kevin membela diri.


" Yasudah kamu boleh pulang" Ucap Reza. Kevin pun menutup pintu kamar Riyani.


" Sayang makan dulu yah..." Reza membujuk Riyani.


" Udah gak laper!! makan aja sendiri!!" Ketus Riyani.


Kruuuk.... (Suara Perut Riyani)


" Mulut gak mau, Tapi perut mau" Ucap Reza tertawa.


" Gak usah ketawa!" Riyani tersipu malu.


Sialan nih perut malu maluin tau gak. Batin Riyani.


Fby...

__ADS_1


__ADS_2