
Hello! Im an artic!
Paginya Kenzie membawa gaun pengapitnya dan pergi ke tempat Nindi dengan menggunakan taksi.
Pernikahan Nindi sangatlah mewah, bahkan gaun pendamping pengantin memiliki desain dan renda yang rumit, kancing mutiara kecil dan rok panjang, pasti akan sangat sulit baginya untuk berjalan saat mengenakan gaun ini.
Hello! Im an artic!
Kenzie sendiri tidak tahu cara untuk memakainya, jadi ia harus meminta bantuan orang lain.
Ketika Kenzie tiba dirumah Nindi, Nindi baru saja selesai melakukan perawatan dan sedang mendiskusikan makeup dengan penata rias. Ketika Kenzie datang, dia memberi isyarat agar Kenzie mendekat padanya, “Kenzie, aku harus memberitahumu sebuah berita tidak baik, kamu harus bertahan.”
Kenzie dengan tenang menjawab, “Berita apa?”
Nindi mengamati ekspresi wajah Kenzie, “Bukankah waktu itu Reyhan mengatakan bahwa ia harus berdinas keluar kota dan tidak bisa menjadi pendamping pria? Kemarin malam, dia tiba-tiba berubah pikiran dan menelpon Ethan mengatakan bahwa ia ingin menjadi pendamping pengantin pria!”
Hello! Im an artic!
Apa?! Reyhan datang? Kenzie tiba-tiba panik, “Bagaimana Reyhan bisa datang? Jadi apakah Tania juga akan menjadi pendamping pengantin juga?”
Nindi menghela nafas, “Ya! Tania memberitahuku sebelum kamu kembali ke Tiongkok, bahwa saat aku bilang akan menikah, Tania ingin menjadi pendamping penganti wanita. Sekarang kalian bertiga akan bertemu satu sama lain secara langsung, apakah akan terjadi masalah?”
Kenzie dengan cepat berkata sambil menepuk bahu Nindi, “Jangan khawatir, aku akan menghindar dari Reyhan. Tania sangat sopan, seharusnya tidak akan ada masalah.”
Nindi mengangguk kepala, “Kenzie, kuserahkan masalah ini kepadamu.”
Kenzie berdiri disebelah Nindi untuk membantu penata rias, saat itu juga dia terpikirkan puntung rokok yang semalam, dan jantungnya mulai berdetak keras lagi…
Kenzie belum bertemu Reyhan selama lima hari. Dia tinggi dan proposional, Ia pasti terlihat tampan dan keren dalam balutan jas pendamping pria.
Kenzie tiba-tiba berdiri sambil menggigit bibirnya. Memangnya kalau Reyhan terlihat tampan, ia bisa apa? Reyhan menghadiri pernikahan Nindi sebagai pasangan Tania, hanya Tania-lah yang boleh berdiri di sisinya.
Dan Kenzie hanya akan menjadi pengganggu disana.
Nindi baru saja selesai berdandan, dan tiga pendamping wanita lainnya datang, Tania mengenakan gaun berwarna champagne, riasannya begitu tebal dan berlebihan, hampir mengalahkan Nindi.
Mata Tania dan Kenzie bertemu.
__ADS_1
Riasan wajah Kenzie sangat tipis dan ringan, tetapi menunjukkan kulitnya yang putih dan jernih. Diantara 4 pendamping pengantin wanita, Kenzie-lah yang terlihat paling cantik.
Tania mengulurkan tangan dan memeluk Nindi, lalu ia memeluk Kenzie, “Kenzie, kamu terlihat sedikit pucat, apa kamu terlalu besemangat hingga tidak bisa tidur semalam?”
Dipagi hari, Kenzie sudah mencuci mukanya dan bercermin, tadi pagi wajahnya terlihat baik-baik saja! Kenzie menyentuh wajahnya dan tersenyum sopan, “Apakah begitu? Sebaiknya aku memperbaiki riasanku.”
Saat ini, Ibu dan ayah Nindi dengan hangat menyambut pendamping pengiring pengantin untuk makan.
Saat mereka baru selesai makan, rombongan pendamping pria Ethan tiba.
Mendengar suara petasan keras dilantai bawah, telapak tangan Kenzie berkeringat.
Kenzie tertawa sendiri dalam hati, barulima hari tidak bertemu dengan Reyhan, mengapa Kenzie tiba-tiba bisa gugup sepert ini?
Pengiring pengantin berteriak-teriak untuk meminta dibukakan pintu, Kenzie adalah pengiring pendamping pengantin utama, ia tidak perlu keluar, hanya perlu duduk diam menemani Nindi di dalam kamar.
Membantu Nindi untuk merapikan gaun pengantinnya, membantunya mengganti sepatunya dan dengan hati-hati memeriksa pakaian dan riasannya lagi, setelah memastikan smeuanya sudah sempurna, Kenzie menatap wajah Nindi dengan tulus tersenyum, “Nindi, kamu hari ini benar-benar cantik!”
Nindi melihat semuanya sudah benar-benar sangat sempurna, Kenzie melakukan setiap detail untuknya dengan benar-benar teliti dan hati-hati, tidak ada satupun yang terlewatkan, Kenzie bahkan lebih berhati-hati daripada dirinya sendiri. Hatinya juga sangat tersentuh. Ia menggengam tangan Kenzie dan berkata, “Kenzie, terima kasih!”
Ethan memberi bayaran 50.000 yuan sebagai upah membuka pintu. Amplop merah itu membuat pengiring pengantin tertawa bahagia.
Pintu terbuka, dan Ethan serta 4 pendamping pria-nya masuk.
Reyhan berdiri disamping Ethan, mengenakan jas formal hitam, kemeja berwarna putih, dan dasi kupu-kupu berwarna hitam, memperlihatkan ketampanannya seperti malaikan, terlihat bercahaya dan gagah.
Kenzie melihat Reyhan sekilas, ia terpaku sesaat dan dengan cepat memalingkan pandangan.
Ethan tersenyum ke arah Nindi, merentangkan tangannya, dan dengan erat memeluk Nindi!
Seluruh ruangan berteriak dengan suara keras, “Ayo cium! Cium dulu, baru kita keluar!”
Kenzie melihat kearah Reyhan, tapi mata Reyhan sedang menatap kearah Tania.
Tania berpelukkan dengan Reyhan, menatap Kenzie dengan tenang.
Ada senyum lebar di wajah Tania, tapi matanya dingin seperti ular berbisa.
__ADS_1
Jantung Kenzie melompat sedikit! Sepertinya Tania menyadari bahwa Kenzie tadi menatap Reyhan, jika tidak, bagaimana Tania tiba-tiba bisa melihatnya dengan tatapan seperti itu?
Kenzie buru-buru menundukkan kepalanya dan tidak berani melihat Tania.
Dihadapan Tania, Kenzie benar-benar tidak memiliki kekuatan apapun. Dalam hati Kenzie selalu ada perasaan bersalah dan canggung.
Reyhan melihat Kenzie dengan sudut matanya. Wajah Kenzie yang putih mungil terlihat sempurna., bulu matanya yang panjang menutupi ekspresi di matanya, tawanya,kesedihannya,setiap gerakannya…Reyhan menyukai semuanya…
Untuk sesaat, Reyhan terpaku dan melamun.
“Reyhan, apa yang kamu lamunkan?” Tania meraih lengan Reyhan dan bertanya.
Reyhan membuka bibirnya sambil berkata, “Tidak ada, Ethan sangat tampan hari ini!”
Ethan tampan? Dalam hati Tania dengan senyum dingin, Reyhan mau membohongi siapa? Barusan Reyhan tidak melirik ke arah Ethan!
Reyhan menatap Kenzie yangmembungkuk untuk membantu Nindi mengatur gaun pernikahannya, dan mata Tania menjadi dingin.
“Kenzie, jangan bangga karena kejadian ini, tahun depan kamu yang akan cemburu.
Nindi, aku tidak bisa menahannya, karena kesalahan temanmu yang kurang hati-hati ini, pesta pernikahanmu bisa jadi buruk!
Tania berbisik kepada ditelinga Reyhan, “Bagiku kamu adalah pria tertampan di dunia!”
Reyhan tersenyum sedikit, dan kemudian Reyhan dan Tania berciuman.
Dan ciuman itu langsung di saksikan oleh Kenzie.
Kenzie menggigit bibirnya dan langsung menunduk, tidak berani menatap mereka, menyembunyikan diri dibalik kerumunan, jauh dari Reyhan dan Tania.
Dasar Reyhan gila! Kalau cintanya pada Tania begitu dalam, untuk apa Reyhan datang ke lantai bawah apartemennya tadi malam!
Kenzie tidak bodoh, ia mengenali putung rokok berada di tanah kemarin malam, itu adalah merek yang sering Reyhan beli!
Lupakan saja, tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari si Gila Reyhan, jika dilanjutkan Kenzie bisa ikutan gila!
Kenzie tidak lagi melihat sekeliling dan berkonsentrasi pada perannya sebagai pendamping pengantin wanita.
__ADS_1