
Mel masih berdiri menatap banyak orang yang datang di sana, dia menatap Rey yang juga masih berbincang dengan Rekan kerja nya dia tidak ingin menganggu nya.
Dengan berjalan santai Mel menuju balkon dan melihat banyaknya bintang yang berada di langit.
" Saya tidak menyangka kamu datang Imelda."
Mel menoleh,,
" Tante "
" Tadinya Saya berharap jika Yogi akan menikah dengan Kamu, Saya sudah menyukai kamu namun apa yang sudah kamu lakukan terhadap Yogi, Kamu menghianati nya, bahkan menikah dengan orang lain, Tapi Tuhan maha Adil Yogi langsung mendapat kan istri yang baik juga Cantik.
Sarah gadis yang baik, Dia juga sopan dan yang pasti dia sangat mencintai Yogi.
Apa lagi mereka yang akan segera memiliki anak,, Saya sungguh tidak sabar menunggu Sarah melahirkan."
" Maksud Tante, Melahirkan ?? Sarah hamil ?"
" Ya,, Sarah hamil anak Yogi."
Mel terdiam dan teringat saat mereka bertemu di Supermarket waktu itu, Mel melihat jika Yogi bersama Sarah di sana dan mereka membeli Susu Hamil.
" Tapi Imelda,, Saya masih sangat bingung sebenarnya apa alasan kamu meninggalkan Yogi tanpa sebab, Kamu bahkan Langsung menyetujui pernikahan itu,, Apa Suami kamu begitu tampan, suami kamu lebih kaya dari Yogi.?"
Di Tempat Lain,,
Rey masih berbincang dengan beberapa Kliennya,,
" Selamat Malam semua " Ucap Bilqis menghampiri.
Rey menatap Bilqis,,
Alex juga mengundang Bilqis, bagaimana pun Bilqis seorang pengusaha dan mengenalnya.
" Nona Bilqis,, Semakin hari semakin cantik Saja" Ucap Salah satu dari mereka.
" Anda bisa saja Tuan,, "
" Wah,, Wah,, Wah,, jika berjejer seperti ini Nona Bilqis juga Tuan Reyhan terlihat sangat serasi."
Bilqis menatap Rey dan Tersenyum berbeda dengan Rey yang seakan kesal dengan ucapannya.
" Maaf Anda salah Tuan, Saya Sudah menikah dan Saya datang bersama istri Saya. Saya permisi Untuk menghampiri istri saya di sana." Ucap Rey yang melihat Bilqis sedang berbicara dengan Orang Tua Yogi.
Mel hanya bisa diam mendengarkan semua Ucapannya, Sangat susah untuk menjelaskan nya.
" Siapa sih sebenarnya Suami Kamu, Saya sangat penasaran dan Kenapa Kamu datang sendiri atau kamu sengaja datang sendiri ?"
" Maaf Nyonya,, Apa yang Ingin Anda tau tentang suami Nona ini " Ucap Rey yang langsung menghampiri mereka.
" Tuan Reyhan,, Anda mengenal Imelda ?? tapi Dia sudah menikah lebih baik Anda menjauh darinya."
Rey menatap Mel yang terdiam,,
" Saya tau Imelda sudah menikah, memangnya kenapa ada yang salah jika Saya ingin lebih mengenalnya?"
" Tuan,, Anda begitu tampan Karir Anda juga sangat bagus, Wanita seperti apapun bisa Anda dapatkan. Tapi Imelda dia wanita yang sudah mengkhianati seseorang dan menikah dengan orang lain."
" Oh ya,, Tapi tuduhan Anda semua salah Nyonya,, Dan Perkenalkan Saya Suami Imelda."
__ADS_1
Deg..!!
" Ma- Maksud Anda ?"
" Kami sudah menikah dan Tuduhan Anda semua salah, Istri Saya tidak seperti yang Anda katakan. "
" Tuan Reyhan,, Ada apa ini ?" Ucap Alex menghampiri.
" Tidak ada Tuan Alex, Istri Saya seperti nya sedikit tidak enak badan. Maaf Saya harus menemani nya Pulang."
" Baik Tuan, Semoga Nonya Imelda baik baik saja."
" Terima Kasih, Kami permisi " Ucap Rey memeluk pinggang Mel dan berjalan keluar.
Mel mengangguk dan tersenyum melewati mereka.
" Sebenarnya apa yang sudah terjadi, kenapa wajah Tuan Reyhan seperti marah."
" Saya tidak tau."
Alex menatap mantan istri nya yang berjalan pergi,,
Yogi terus menatap Mel, bahkan hingga Rey mengajak nya pulang.
" Gue ke Mama Sebentar " Ucap Yogi meninggalkan Sarah.
" Yogi,, " Sarah memanggil nya namun Yogi tidak menghiasi nya dan terus berjalan menghampiri Mamanya.
" Apa yang Mama katakan kepada Imelda."
" Yogi,, kenapa kamu di sini cepat Naik temani Sarah di sana."
" Apa urusan kamu, Sekarang Kamu sudah menikah urus istri juga anak kalian Lupakan Imelda."
" Mama jangan keterlaluan, semua bukan salah Mel."
Sarah terus menatap Yogi,,
Dia tau jika Yogi pasti menanyakan tentang Mel yang tiba tiba saja pulang setelah berbicara dengan Mamanya.
" Sekarang Kembali temani Sarah, Pernikahan kalian masih berlangsung. Jangan permalukan Mama juga Papa."
Yogi terdiam,,
Dan kembali naik ke atas panggung.
" Semua pasti karena Mel kan, Kita sudah menikah Yogi dan Lo harus sadar dengan status Lo sekarang."
Yogi tidak menjawab,
Dia hanya memikirkan keadaan Mel Sekarang.
______
Rey menatap Mel yang masih diam,,
" Bee,, " Ucapan nya dan Mel langsung memeluknya,,
Sesak, pedih hatinya dengan Ucapan orang Tua Yogi.
__ADS_1
Dia memang salah meninggalkan Yogi tapi dia sendiri memiliki alasan.
Rey mengusap pucuk rambut Mel menenangkan nya,,
Dia tau bagaimana perasaan istrinya saat ini,,
Bilqis mengikuti mereka keluar, dia melihat Rey yang memeluk Mel.
Bilqis mendengar semuanya, Dia tersenyum karena Mel begitu di benci oleh orang tua Yogi.
Dia pun kembali masuk dan akan mencari Nama Yogi.
" Selamat Malam Nyonya "
" Malam,, Maaf Anda siapa ?"
" Saya Bilqis,, Dan Maaf sebelumnya Saya mendengar semua Pembicaraan Anda bersama Imelda."
" Imelda,, Anda juga mengenali nya ?"
" Sebenarnya Saya cukup mengenalinya Nyonya, dan karena Dia pun hubungan Saya dengan Reyhan hancur."
" Astaga,, Imelda sungguh keterlaluan jadi bukan hanya Yogi Anak saya yang dia sakiti Anda juga Nona. "
Bilqis mengangguk,,
" Reyhan dulu kekasih Saya dan kami berniat untuk melangsungkan pertunangan, Tapi Imelda melihat Reyhan saya itu dan dia menggunakan status orang tuanya untuk bisa memiliki dan mendapatkan Reyhan, Saya sendiri sampai bingung kenapa Reyhan malah lebih memilih Dia dari pada Saya kekasihnya dulu "
" Benar benar Wanita tidak tau diri,, Untung Yogi selamat dari wanita ular macam dia."
" Saya mengira jika Hanya Saya Korbannya, Tetapi salah ternyata Putra Anda juga korban dadi Imelda."
" Nona Bilqis harus Sabar, Tuhan tidak tidur dan pasti akan membalas semua Perbuatannya. Suatu saat Tuan Reyhan pasti akan sadar siapa sebenarnya wanita yang baik."
Bilqis tersenyum dan mengangguk,,
Semakin banyak orang yang membenci Mel, semakin mudah untuk aku menghancurkannya..
*******
Rey dan Mel sudah dalam perjalan pulang, dan Mel sudah lebih tenang.
" Maaf ya Mas," Lirih Mel.
" Bee,, Untuk Apa kamu minta Maaf Hem,, ?"
" Aku Sayang Mas Reyhan, Jangan tinggalin aku."
Rey menggeleng tangan Mel dan mengecupnya,,
" Sampai kapanpun Mas tidak akan meninggalkan kamu Bee,, Mas Sayang dan Cinta kamu."
Mel tersenyum dan bersandar pada bahu Rey tanpa mengangguk nya dalam mengemudi.
Mereka harus membayar apa yang sudah mereka lakukan terhadap kamu Bee,,
Mengganggu kamu sama saja mereka mengganggu Saya.
Saya pastikan siapa pun yang menggangu ataupun membuat Kamu menangis, mereka tidak akan tenang hidupnya.
__ADS_1
Rey tidak akan tinggal diam dengan apa yang sudah terjadi dengan istrinya,,