
Rey duduk dengan menatap Laptop nya, sementara Mel masih membersihkan tubuhnya akibat ulah Suaminya semalam.
Hari ini Rey akan mengantar Mel ke kampus dan baru akan ke kantor karena mengingat dirinya yang tidak sibuk.
Ting,,
Rey menoleh saat terdengar suara ponsel istrinya,,
Dia pun menatap sebuah nomor asing yang mengirimkan Chat kepadanya.
Deg..!!
Rahang Rey mulai mengeras, sebuah Foto dimana dirinya bersama Bilqis di sebuah Restoran kemarin.
" Mas Rey..?" Ucap Mel berdiri di samping Rey.
Rey menoleh,,
" Bee,, Mas bisa jelaskan semuanya. Kamu jangan salah paham soal ini."
Mel terdiam,,
" Bee,, "
Mel tersenyum dan menggeleng,,
" Aku Percaya Mas "
Rey beranjak dan langsung memeluk Mel, Mel memejamkan matanya merasakan suhu hangat Suaminya, selalu sama di setiap pelukannya Rey selalu membuat nya nyaman dan tenang.
" Jadi Kemarin Mas bertemu dengannya." Ucap Mel membuat Rey melepaskan pelukannya.
" Mas ceritakan semuanya,, "
Rey menarik Mel duduk di sampingnya, dengan menggenggam kedua tangannya Rey menatap ke arah Mel.
" Mas tau jika kemarin Bilqis mendatangi kamu ke Kampus, Mas juga tau Jika Bilqis mengarang cerita jika dulu kami memiliki hubungan dan karena itu kamu juga datang ke rumah Mamah untuk mencari tahu kebenarannya bukan, Karena itulah Mas menemui Bilqis untuk membicarakan semua ini, Mas Sama sekali tidak pernah memiliki hubungan dengannya. kita hanya sekolah bersama saat SMA dan tidak lebih."
Mel mendengarkan semua yang Rey katakan, cerita yang sama dengan apa yang di katakan Mama Mertuanya.
Jadi untuk apa dirinya masih berpikir buruk tentang suaminya.
" Maaf Mas " Ucap Mel menunduk.
Rey mengangkat dagu Mel untuk kembali menatapnya,,
" Bee,, Mas hanya ingin jika terjadi sesuatu atau kamu terganggu dengan pikiran yang tidak jelas kamu Langsung bicara dan tanyakan kepada Mas bukan orang lain "
" Maaf Mas,, Aku hanya tidak mau menganggu Mas "
Rey tersenyum,,
" Kamu tidak perlu minta Maaf Bee,, Mas tau kamu melakukan semua ini karena bingung."
Mel mengangguk,,
" Jadi Bilqis yang sengaja mengirimkan foto itu?" Ucap Mel.
" Mas akan cari tau dan mengurusnya, Kamu tidak usah pikirkan."
" Em " Ucap Mel tersenyum.
Rey kembali memeluk Mel,,
Mel sendiri membalas pelukan suaminya, dia begitu bahagia memiliki suami seperti Rey yang begitu sayang dengannya.
" Jadi,, Kita berangkat sekarang ?"
Mel menatap jam dan mengangguk,,
__ADS_1
Mereka berjalan keluar dengan Mel yang memeluk lengan suaminya.
" Selamat Pagi Tuan, Nyonya " Sapa Abas membuka pintu mobilnya
" Hari ini Biar Mel berangkat bersama Saya, tapi Kamu tetap mengikuti kami dan jaga Mel selama di kampus" Ucap Rey
" Baik Bos."
Rey mengangguk dan masuk ke dalam Mobil begitu juga dengan Abas yang akan mengikuti mereka dari belakang.
*******
Yogi baru saja sampai di rumahnya,
dengan wajah yang tidak bisa di ungkapkan.
" Astaga Yogi,, Kenapa kamu baru pulang Nak, Hari ini Adalah hari pernikahan Kamu "
" Aku ke kamar dulu Ma "
" Apa apa an Kamu, Pulang pagi dan mau tidur, kamu tidak ingat jika kamu akan menikah hari ini." Alex berjalan menghampiri.
Yogi menghela napas,,
" Aku tau, dan Kalian tidak perlu khawatir,, Aku akan menikahi Sarah dan bertanggung jawab terhadapnya." Ucap Yogi berjalan menuju kamarnya.
" Dasar anak kurang Ajar, Anak tidak tau malu."
" Mas,, Stop bicara buruk tentang Yogi, dia juga anak Kamu."
" Ini semua karena kamu tidak bisa mendidiknya "
" Jika aku tidak bisa mendidiknya bagaiman Dengan kamu, kemana kamu selama ini?"
" Kamu,-
" Apa, memang benar bukan,, Kamu hanya memikirkan bisnis tau mau tau bagaimana keadaan Anak kamu."
Semua benar, selama ini dirinya sangat egois hingga membuat Putra nya seperti ini dan membencinya.
______
Hari pun semakin sore,,
Mel sedang bersiap untuk datang ke acara pernikahan Yogi dengan Sarah.
Dia menatap wajahnya di depan Cermin,,
" Ada apa Hem " Ucap Rey mengusap bahu istrinya.
Mel tersenyum dan menggeleng,,
" Kamu cantik Bee,, Sangat cantik "
Mel memutar tubuhnya dan berdiri menatap suami tampan nya.
" Harus dong,, Masa istri Devandra Reyhan Permana tidak cantik ?? apa kata Orang nanti"
Rey terkekeh dan menarik hidung mancung Istrinya, selalu saja Mel membuatnya gemas.
" kita berangkat sekarang ?"
" eum "
Rey mengangguk dan mengandeng Mel keluar,,
Tanpa Rey tau,,
Sebenarnya Mel tidak ingin datang ke Pernikahan mereka, bukan karena dia belum bisa melupakan Yogi namun karena Mamanya Yogi yang sudah pasti ada di sana.
__ADS_1
" Bee,, Ada Mas,, Mas tidak akan meninggalkan kamu ." Ucap Rey seakan tau isi hati Mel.
Mel tersenyum,,
Tanpa Rey katakan pun Mel tau jika Rey akan berada di sampingnya.
********
Di tempat lain tepat nya di Sebuah Hotel dimana Pesta Pernikahan Yogi dan Sarah di adakan, terlihat Sarah yang begitu bahagia dengan selalu menampilkan senyum setelah Yogi berhasil mengucapkan Ijab terhadapnya.
Berbeda dengan Sarah, Yogi terlihat hanya bisa diam.
Bagaimana pun mulai hari ini, dia sudah menjadi suami Sarah dan Ayah dari anak dalam kandungan Sarah.
Banyak tamu undangan yang datang, sudah pasti mereka merupakan rekan bisnis orang tua keduanya.
" Aku seneng banget akhirnya kita menikah Yog" Ucap Sarah memeluk lengan Yogi.
Yogi tidak menjadi dan hanya menatap lurus dengan pikiran kosong.
Di luar Rey baru saja sampai, dia membuka pintu untuk Mel turun.
" Mas tunggu " Tahan Mel membuat Rey menoleh.
" Ada aku Bee,, Aku akan berada di samping kamu."
Mel tersenyum dan merasa lebih tenang, mereka kembali melangkah.
Kedatangan keduanya membuat beberapa orang menatapnya,,
Bagaimana tidak, Reyhan putra tunggal dari Pemilik Permana Group datang bersama seorang wanita cantik dan ini kali pertama semua melihat mereka.
Mel sedikit tidak nyaman dengan tatapan banyak orang di sana, Mungkin. inilah resiko menikah dengan Laki laki berkuasa dan ternama di Banding.
" Tuan Reyhan,, Terima kasih sudah menyempatkan bisa datang di Acara Pernikahan putra Saya." Ucap Alex yang langsung menyambut Mereka.
Reyhan tersenyum ,,
" Lama tidak berjumpa Tuan Alex , Perkenalkan ini Istri Saya Imelda "
Alex menatap Mel, rasanya dia sedikit familiar dengan Mel namun dia sendiri lupa dimana mereka pernah bertemu sebelumnya.
" Nyonya Imelda,, seperti nya saya tidak asing dengan Anda,"
" Pasti Anda pernah melihat istri saya di Kampus, kebetulan Istri Saya satu kampus bersama Putra dan menantu Anda."
" Ya Anda benar,, "
Alex terus mengajak ngobrol Rey di sana, sementara Mel merasa sedikit bosan.
" Mas,, Aku ambil minum sebentar " Bisik Mel
" Iya Sayang, tapi ingat jangan jauh dari Mas."
Mel mengangguk dan berjalan untuk mengambil minum,,
Dia menatap sekeliling,,
semua tidak dia kenal,, Sudah pasti semua adalah rekan kerja Orang tua Yogi.
Yogi yang duduk menatap dimana adanya Mel,,
" Mel " Ucapnya beranjak .
" Yogi,, * Tahan Sarah
" Apa kamu mau,orang tua kamu malu karena sikap kamu yang mendatangi seorang wanita di saat pernikahan nya."
Yogi terdiam,,
__ADS_1
dia ingin menemui Mel, namun dia tidak ingin membuat malu orang tuanya,,