CINTA SETELAH MENIKAH

CINTA SETELAH MENIKAH
Bab 202 Sangat Membosankan


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Bukankah Reyhan akan segera bertunangan dengan Tania? Mengapa masih memberikan nomor teleponnya kepada Ken? Walau sudah seperti ini, apakah Reyhan masih juga tidak ingin melepaskannya?


Kenzie seketika merasa jijik.


Hello! Im an artic!


“Ken, sayangku, tante…Sekarang tidak bisa datang menemanimu bermain. Dan selanjutnya…selanjutnya mungkin tante juga tidak bisa lagi menemani Ken bermain. Ken, maafkan tante…” meskipun dia sangat membenci Reyhan, tetapi Kenziesama sekali tidak bisa bersikap dingin terhadap Ken. Ia sama sekali tidak berani marah


“Tante Kenzie! Kenapa ? Kenapa tidak bisa menemaniku bermain? Beberapa hari lagi aku akan berulang tahun, dulu kamu sudah pernah berjanji denganku, kamu akan menemaniku merayakan ulang tahun bersama-sama!” Ken terdengar sangat sedih dan mulai menangis.


Ah, setelah Ken mengatakan ini, Kenzie baru ingat, dia sebenarnya sudah berjanji kepada Reyhan untuk merayakan ulang tahun Ken bersama-sama.


Kenzie sudah merasa sedikit bersalah, “Ken, maaf…tante, tante belakangan ini benar-benar sangat sibuk, benar-benar tidak bisa menemanimu merayakan ulang tahun. Tante akan memberikanmu hadiah ulang tahun sebagai pengganti tante, ya?”


Hello! Im an artic!


Ken terdiam untuk sesaat sebelum akhirnya menjawab, “Tante Kenzie, jika kamu tidak datang, maka aku tidak ingin mengadakan pesta ulang tahun. Setiap kali ayah pasti akan mendungang banyak sekali paman-paman dan tante-tante untuk datang, tetapi aku tidak menyukai mereka semua! Aku hanya menyukaimu seorang!”


Kenzie merasakan hatinya sangat sakit. Tetapi dia juga tidak tahu harus berbuat apa.


Reyhan sudah tidak menginginkannya lagi, dia tidak mungkin memasang muka tebal dan pergi kerumah Reyhan, kan?


Suara tangisan Ken diseberang sana terdengar sangat menyendihkan, Kenzie dengan tidak berdaya memutus teleponnya, dirinya sendiri juga menangis diatas kasur.


Hari-hari seperti di neraka, di lalui Kenzie seorang diri, akhirnya Nindi dan Ethan sudah pulang dari bulan madu mereka. Karena ingin memberikan Kenzie oleh-oleh, Nindi mengajak Kenzie untuk makan siang bersama.


“Kenzie, kenapa kamu menjadi sekurus ini?” Nindi menatap Kenzie yang terlihat seperti orang patah hati, merasa sangat terkejut.

__ADS_1


Kenzie tersenyum pahit sambil menggeleng-gelengkan kepalanya, bahkan dia tidak memiliki keinginan untuk berbicara.


Nindi sudah mendengar bahwa Reyhan akan bertunangan dengan Tania, dan ia menebak jika Kenzie merasa sakit hati karena masalah ini, iapun menarik tangan Kenzie dan berkata, “Kenzie, kamu jangan sedih, pada hari itu aku sudah berdiskusi dengan Ethan semalaman, kami rasa bahwa Reyhan sengaja. Kami rasa dia ingin menunda waktu untuk berhadapan dengan Raphael, jadi sekarang ia mau tidak mau menyatakan bahwa ia akan bertuangan dengan Tania, untuk menenangkan keluarga Tania.”


Kenzie tidak memiliki tenaga untuk menjawab dan hanya melihat keluar jendela, “Aku sudah tak peduli lagi dengan siapa dia akan menikah. Yang sekarang membuatku sangat sedih adalah, aku sudah berjanji kepada Ken untuk merayakan ulang tahunnya bersama-sama, tetapi aku tidak bisa menepati janjiku. Ken pasti merasa kecewa kepadaku.”


Nindi memutar otaknya, “Benar juga! Dua hari lagi adalah ulang tahun Ken, aku juga sudah menerima undangannya. Aku masih belum membelikan dia hadiah untuknya!”


Kenzie merasakan matanya bersinar, “Kamu akan pergi ke pesta ulang tahun Ken? Maukah kamu membantukan untuk memberikan hadiah ulang tahun kepadanya?”


Nindi menganggukkan kepalanya, “Baiklah! Didekat rumahku ada toko yang menjual mainan anak-anak, mainan didalam sana sangatlah lengkap, nanti setelah kita selesai makan, ayo kita pergi bersama-sama!”


Kenzie merasa perasaannya sudah sedikit lebih lega, setelah makan siang dia akan pergi membeli hadiah bersama Nindi.


Nindi menatap Kenzie, hatinya merasa ada tidak masuk akal, memang benar, Ken sangatlah lucu, tetapi jarang ada orang yang seperti Kenzie, hanya bertemu dengan Ken beberapa kali sudah bisa menyukai hingga seperti ini!


Setelah sampai di toko mainan, pada saat Kenzie dan Nindi sedang memilih hadiah, tiba-tiba ponsel Nindi berbunyi.


Sesaat setelah mendengar nama Tania, hati Kenzie terasa seperti sedang ditusuk. Dengan cepat ia berjalan menjauh. Dia tidak ingin mendengar informasi apapun lagi mengenai Tania dan Reyhan.


“Iya,aku dan Kenzie sedang ditoko mainan dekat rumahku! Ken akan berulang tahun, kami ingin membelikan hadiah kepadanya.”


“Kamu juga belum membelinya? Kalau begitu datanglah kemari, di toko ini memiliki mainan yang sangat lengkap. Aku dan Kenzie sudah memilihnya.”


Nindi mematikan teleponnya, melihat Kenzie yang sudah pergi ketempat lain untuk memilih hadiah, ia menghampirinya dan menepuk pundaknya, “sebentar lagi Tania akan datang, apakah kamu ingin menemuinya?”


Tania akan datang? Kenzie termenung sesaat, “untuk apa dia kemari?”


“Dia kebetulan sedang makan didaerah sini, mendengar kita ingin membelikan Ken mainan, dia juga jadi ingin ikut membelikannya mainan untuknya.”

__ADS_1


“Kalau begitu aku akan pergi duluan. Aku tidak ingin bertemu dengannya.” Kenzie merasa hatinya sangat sakit, meskipun Tania tidak bersalah, tetapi Kenzie benar-benar tidak ingin bertemu dengannya.


Kebetulan dia melihat disebelahnya ada pistol mainan, Kenzie merasakan matanya berbinar, dan ia memilih pistol mainan itu, pistol mainan dari perang bintang, Ken selalu ingin memiliki pistol ini! Kenzie sudah mencari di beberapa toko, tetapi tidak juga dapat menemukannya, dan tidak disangka ia bisa menemukannya disini.


“Nindi, aku sudah memilih hadiahku, aku akan membayarnya.” Kenzie berkata sedikit tidak enak dengan Nindi.


Nindi mengerutkan alisnya, “Kenapa Tania suka sekali mengikuti orang lain? Setelah aku pulang, hampir setiap hari dia meneleponku, menanyakan informasi tentangmu, benar-benar sangat menyebalkan.”


Kenzie tidak memasukinya kedalam hati, dia hanya menertawakan Nindi, “mungkin kamu adalah tipe orang yang mudah disukai oleh orang!”


Setelah mendapat struk pembayaran, Kenzie memilih satu kartu ucapan berwarna putih, dan menulis, “Ken, selamat ulang tahun, Tante Kenzie mencintaimu!”, dan meminta petugas membungkusnya dengan menggunakan kertas kado bergambar perang bintang, Kenzie mengambil hadiahnya dan memberikannya kepada Nindi, “Nindi, tolong bantu aku untuk memberikan hadiah ini kepada Ken ya!”


Pada saat Kenzie berjalan keluar dari toko, dari jauh sudah melihat Tania turun dari Maserati merah mudanya, Kenzie menambah kecepatan langkah kakinya sambil menundukkan kepala.


Setelah naik kedalam bus, Kenzie menyadari bahwa televisi didalam bus sedang memberitakan berita tentang dunia hiburan.


Pembawa acara yang berasal dari Taiwan memberitahu, “Presiden dari grup Realtech Reyhantelah menentukan tanggal pernikahannya dengan politikus Tania, bulan 10 ini, mereka akan resmi menikah dan menggelar pesta pernikahan.


Didalam layar, terlihat jelas Reyhan yang sedang berjalan bergandengan dengan Tania.


Penyiar wanita itu melanjutkan beritanya, “Kisah cinta dua orang selama tiga tahun akhirnya berakhir bahagia, dua hari lalu, Reyhan dan tunagannya mengadakan candle light dinner yang begitu mewah, lalu mereka pergi ke taman bunga yang indah dan menghabiskan waktu disana, dan yang lebih romantisnya…”


Kenzie mengalihkan pandangannya, mengambil headset dari dalam tasnya dan mencolok headset itu pada ponselnya, menyalakan lagu sekeras-kerasnya. Tidak ingin mendengar berita tentang Reyhan dan Tania.


Walau hatinya sakit, ia bisa aoa?


Kehidupannya yang panjang ini, tetap harus di lanjutkan.


Bukan hanya sekedar dilanjutkan, tetapi harus di lanjutkan dengan baik.

__ADS_1


Kenzie menghebuskan nafasnya dengan berat, menaikkan kepalanya untuk menahan air matanya yang sudah hampir jatuh, berusaha untuk tersenyum.


__ADS_2