
" Silahkan Tuan Rey " Ucap Alex beranjak dan tersenyum.
" Makasih Mas " Ucap Mel saat Rey menarik kursi untuknya Duduk.
" Sama sama Bee "
Tak kalah, Rey bahkan tersenyum lembut seraya tangannya mengusap pucuk rambut istri Cantiknya.
Sementara Yogi,,
Dia terus saja menatap Mel yang terlihat sangat cantik malam ini,,
" Pelayan,, " Ucap Alex dan beberapa Pelayan langsung datang dengan begitu banyak hidangan dan menyajikan di meja.
" Ini Terlalu banyak, Mubadzir jika nantinya tidak habis." Ucap Rey menatap meja di hadapannya yang tidak terlihat ada celah kosong semua terisi dengan makanan.
" Ini semua karena suatu kehormatan Anda mau datang Tuan Reyhan."
Rey mengangguk,,
Berbeda dengan Yogi yang terlihat terus menatap ke arah Mel yang duduk di depannya,, Sarah yang menyadari nya pun segera memeluk lengan Yugi manja.
" Sayang,, Aku mau makan itu Kamu bisa ambilkan ?" Rengek Sarah membuat Mel juga Rey menatapnya.
" Tangan Lo bisa buat Ambil sendiri bukan ?" Ucap Yogi cuek.
" Tapi anak kita pengin Papanya yang ambil."
" Ambilkan,, Jangan membuat Papa malu " Bisik Alex membuat Yogi menuruti nya.
Sementara di kursi lain, terlihat Yana yang hanya diam tanpa bicara sepatah kata pun, bahkan dia sesekali menunduk.
" Silahkan ,, Mari kita makan " Alex mempersilahkannya .
" Makan yang banyak, sayur juga ikan Bee " Ucap Rey mengambilkan nasi juga lauk di atas piring Mel.
" Makasih Mas,, " Seulas senyuman manis Mel berikan untuk suaminya.
Rey mengangguk dan mengusap wajah Mel, membiarkan semua melihat keromantisannya.
Sarah menggeram kesal, seharusnya Yogi juga bersikap lebih romantis mengingat mereka baru saja Menikah.
" Nyonya Yana, Anda tidak makan ?" Ucap Rey menatap Yana yang sedari tadi hanya diam membisu tidak seperti saat menjelekkan Mel malam itu.
" I- iya Tuan Reyhan,, Seliahkan." Ucapnya gugup dan mengambil makanan Untuk nya.
Mata Rey menatap Yogi yang masih diam, bahkan piringnya masih kosong.
" Oya, Selamat untuk Pernikahan Kalian dan Maaf karena semalam Istri Saya mendapatkan tidak enak badan dan kami pulang lebih dulu tanpa memberikan ucapan selamat."
" Terimakasih, Aku juga sangat senang Karena Mel mau datang ke pernikahan kami. iya kan sayang " Ucap Sarah menatap Yogi yang masih saja diam.
" Bagaimana dengan kehamilan kamu Ra, Berapa usianya sekarang " Ucap Mel membuat Sarah menoleh dan tersenyum.
Sial,,
Kenapa mereka seakan menjebak gue sih, mereka sepeda ingin tertawa dengan pernikahan ini.
Tapi gue gak mau membuat mereka merasa menang.
Batin Sarah menghirup napas nya dalam dan tersenyum.
" Anak kami sangat sehat, bahkan baru kemarin Kami memeriksa nya ke dokter,, Dia bahkan sangat lincah saat ada Papanya di sampingnya." Ucap Sarah.
__ADS_1
Mel tersenyum dan mengangguk,,
" Berapa usia nya dan Apa jenis kelamin nya ?"
" Empat bulan dan jenis kelaminnya laki laki."
" Lo harus jaga, jangan kelelahan, jangan stres, banyak istirahat, Minum vitamin juga makanan yang sehat. Dan Lo Yogi, Yogi Jaga istri juga anak Lo, Ubah hidup Lo karena sebentar lagi Lo bakal jadi seorang Ayah."
Deg..!!
Yogi terdiam tidak percaya dengan apa yang Mel ucapkan, Bahkan hatinya sesak mendengarnya.
Seharusnya Dia berada di samping Mel, posisi Rey sekarang dan betapa bahagianya jika Mel lah yang sedang mengandung anaknya.
Sarah menatap Yogi yang masih saja diam tanpa menjawab nya.
" Lo salah Mel, Yogi sangat menjaga gue apalagi kandungan gue,, "
" Syukurlah,, " Mel tersenyum.
Mel benar benar sengaja membuat gue juga Yogi terpojokkan,,
" Bagaimana dengan Tuan Reyhan juga Nyonya Imelda, Apa juga akan menyusul sepatu Sarah ?" Alex mengikuti arah pembicaraan mereka.
Rey menatap Mel yang tersenyum, dia pun menggenggam tangan istrinya.
" Mel memang belum hamil, tapi akan secepatnya bisa menyusul Nona Sarah." Ucap Rey menatap tajam Sarah hingga membuat Sarah sangat susah menelan air liurnya.
" Pasti Pasti,, Saya akan mendoakan kalian,, Oya karena mengobrol membuat kita lupa makan,, " Alex terkekeh dan membuat semua kembali menikmati hidangan malam ini.
Yogi masih saja sesekali melirik Mel, Membuat Sarah yang berada di sampingnya merasa kesal.
" Mas,, Aku ke toilet sebentar ya " Bisik Mel
" Tidak usah, Mas lanjut makan dulu . Permisi semuanya "
Rey menatap Mel yang berjalan menuju Toilet, dia kembali menikmati nya.
Di dalam toilet,,
Mel menarik tisu dan membersihkan tangan nya, dia pun menatap kilas wajahnya di cermin Yang ada di samping pintu Toilet.
Dia pun membuka pintu dan akan kembali, namun langkahnya terhenti saat mendapati Yogi berada di sana dan menunggunya.
" Yogi " Ucap Mel.
Yogi menoleh dan tersenyum menatap Mel yang menatap nya diam,,
" Mel, kamu apa kabar ?? Aku lihat Rey begitu mencintai kamu, dia memperlakukanmu seperti seorang Ratu."
Mel menghela napasnya,,
Selalu saja Yogi menanyakan hal yang sama terhadapnya.
" Ya Mas Rey memang menjadikanku Ratu dalam hidupnya dan aku merasa beruntung bahkan sangat bahagia bisa hidup dan menikah dengannya."
Jleb,,!!
Ucapan Mel sangat mengiris hatinya, sangat sesak hingga Yogi merasa tidak ada oksigen dalam di sana yang bisa dia hirup.
" Aku harus kembali ke sana " Ucap Mel akan berjalan namun Yogi menahannya.
__ADS_1
" Tunggu Mel."
" Lepasin tangan gue " Ucap Mel menatap Tangan Yogi yang menahan pergelangan tangan nya.
" Seharusnya aku yang berada di posisi Reyhan, aku yang menjadi suami kamu, Dan mengurus anak kita nantinya."
Mel tersenyum dan menggeleng,,
" Kita bukan jodoh Yogi, Dan terimalah Sarah Jodoh Lo, Jaga dia, sayangi dia apalagi dia sedang mengandung anak Lo."
" Dia bukan anak gue "
Deg..!!
Mel menautkan alisnya,,
" Gue ngerasa jika Sarah membohongi gue dengan bicara jika Anak dalam perut nya anak gue, Lo tau bagaimana Sarah dengan kehidupan bebasnya, bisa saja dia hamil dengan laki laki lain dan gue sebagai kambing hitamnya."
Plak..
Yogi mengusap pipinya akibat tamparan keras Mel,,
Mel tidak terima dengan Ucapan Yogi Tentang Sarah, bagaimana pun Sarah adalah Sahabat nya dulu.
" Jaga mulut Lo Yogi, Jangan pernah lagi Lo menjelekkan Sarah juga memfitnah nya." Ucap Mel berjalan meninggalkan Yogi yang masih berdiri mematung dengan tangan yang masih memegang Pipi nya.
Sedikit perih tamparan Mel hingga membuat wajahnya sedikit merah.
Sementara tidak jauh dari Mereka,
Sarah mendengar semuanya, Hatinya hancur mendengar ucapan Yogi tentang dirinya, mereka sudah menikah tapi tetap saja Yogi tidak bisa meluapkan Mel dan menerima dirinya sebagai istrinya.
Dia pun berjalan kembali menuju Meja di mana semua masih menunggu mereka.
" Maaf Lama " Ucap Mel duduk di samping Reyhan.
" Ade you Oke Bee " Ucap Rey yang melihat perubahan wajah istrinya.
" I'am Fine " Mel berusaha tersenyum dan menyembunyikan Semua, dia tidak mungkin menceritakan semua Kepada suaminya saat ini.
Tidak lama Sarah datang dan Juga Yogi,,
Rey menatap mereka, dia tau sudah terjadi sesuatu di sana terlihat wajah Mel yang berubah setelah kembali.
**************
Guys,,
maaf baru menemani Kalian,,
Asam lambung ku kambuh seminggu ini jadi sama sekali gak bisa buat mikir,,
Kalian jaga kesehatan ya, jangan telat makan juga..
insha Allah kedepannya bisa terus menemani kalian semua.
Oya hampir lupa,,
Mampir juga yuk di Novel terbaru Aku "ADAM DAN HANA"
Bantu Like juga Jempol kalian ya,,
__ADS_1