
Kenzie merasa kasihan sekali kepadanya. “Lalu bagaimana dengan Tania? Kamu bisa menyuruhnya menemani Ken, bukannya kalian sudah bersa,a selama 3 tahun? Dia harusnya sangat mengenal Ken, bukan?”
Reyhan dengan datar berkata, “Dia sangat ingin berhubungan baik dengan Ken, tapi Ken tidak menyukainya.”
Membahas tentang Tania, mereka berdua menjadi diam.
Kenzie berusahan menekan kesedihan karena memikirkan Ken, dia pergi ke meja Reyhan lalu mengambil berkas proyek perencanaan. “Aku harus pergi.”
“Kenzie!” Reyhan tiba-tiba memeluknya dengan erat dari belakang.
Napas dari mulutnya berhembus ke leher Kenzie. “Jangan pergi, temani aku sebentar lagi.”
Tubuh Kenzie menjadi kaku seperti besi. “Reyhan, bisa tidak jangan semena-mena? Kamu sudah punya kekasih, tolong hormati aku, dan hormati dirimu sendiri!”
Reyha memeluknya semakin erat, matanya tersenyum dengan lembut. “Kenzie, apakah kamu cemburu?”
Cemburu? Kenzie tertegun. Setelah beberapa lama, ia baru sadar kembali. “Reyhan, kamu terlalu percaya diri! Kamu kira semua wanita diseluruh dunia ini akan tertarik padamu!”
Rehyan tetap memeluknya erat, dia berbisik, “Kenzie, berikan aku sedikit waktu, setengah tahun lagi, tunggu Realtech sudah maju, aku akan memutuskan hubunganku dengan Tania.”
Kenzie yang mendengarnya menjadi pucat. Dia pernah dengar dari Nindi, ayah Tania adalah wakil dari kementerian pertanahan dan sumber daya. Yang mempunyai kuasa atas persetujuan tanah.
Kenzie dengan kuat membalikan tubuhnya, menatap kedua mata Reyhan. “Reyhan! Aku membencimu! Kamu mempermainkan perasaan sebagai alat pertukaran, demi keuntunganmu sendiri, kamu melakukan sesuatu yang tidak beradab, memanfaatkan kekasihmu sebagai alat! kamu benar-benar tidak tahu malu!”
Reyhan menegang, dari matanya tertuang penuh rasa marah, dia menggengam erat kedua bahu Kenzie. “Demi keuntungan mengguna cara tak beradab? Kata yang bagus! kamu tahu kenapa aku bisa jatuh sampai tempat seperti ini? Semua ini hadiah darimu!”
“Hadiah dariku? Apa hubungannya denganku? Memangnya aku memaksamu untuk berpacaran dengan Tania?” Kenzie seolah-olah mendengar hal terkonyol sedunia.
__ADS_1
Reyhan memegang dagu Kenzie dengan kuat, memaksa Kenzie untuk menatap matanya, “Kenzie, menurutmu ini sangat konyol, bukan?”
Melihat Reyhan yang marah, Kenzie menjadi menyesal. Kenapa ia lupa bahwa tempramen pria ini buruk? Bagaimana ia harus menghadapi ini?
Dia mencuri-curi pandang ke arah pintu kantor, pintu itu tertutup dengan rapat. Ia tidak mungkin bisa kabur.
Kenzie segera merubah ekspresinya, berusaha untuk tersenyum. “Kamu salah paham, maksudku bukan seperti itu.”
“Maksudmu bukan seperti itu? Lalu apa maksudmu?” Reyhan bertanya.
Kenzie tidak ingin melanjutkan pembicaraan mengenai hal ini lagi, dia menjawab dengan cepat, “Aku, aku hanya kasihan pada Ken!”
Dia menyadari, hanya dengan membahas tentang Ken, Reyhan akan berubah menjadi sangat lembut.
Cara seperti ternyata ada gunanya. Reyhan menarik tangannya, Reyhan terdiam sejenak, tiba-tiba berkata, “Kenzie, hari sabtu ini, aku ajak Ken ya? Aku rasa dia akan menyukaimu.”
Dia sungguh tidak berrencana untuk pergi berkencan dengan Reyhan pada hari sabtu. Ia setuju dengannya hanya sebagai cara agar bisa keluar dari kantornya.
Tapi sekarang, dia akan membawa Ken.
Hati Kenzie terasa tidak nyaman dan gugup.
Sekarang Ken sudah besar. Kenzie sangat ingin melihat dia lagi! Dapat mengelus wajah anak itu, pasti adalah suatu kebahagiaan baginya.
Kenzie ragu-ragu, melihat Reyhan terus menunggu jawabannya, Kenzie tidak menahan hatinya, ia dengan ragu menangguk kepala.
Reyhan terlihat seperti anak kecil yang baru mendapatkan permen, wajahnya tersenyum puas bahagia.
__ADS_1
“Bawalah.” Reyhan memberikan berkas proyek perencanaan, dan masih berusaha bertanya lagi, “Malam ini kamu benar-benar tidak bisa menemaniku makan?”
Kenzie tidak berani menatapnya. “Ya, aku harus lembur.”
Karakter Reyhan yang sombong muncul lagi. “Bekerja di Cavern Co. Begitu menyengsarakan, kamu bekerja di Realtech saja! Aku akan memberikan kamu jabatan sebagai Direktur Departemen Manejemen Perusahaan dengan gaji 50.000 yuan.”
Direktur? 50.000 yuan? Gaji yang begitu menggoda!
Gaji seorang Manajer setiap bulannya, tidak mencapai angka sebesar itu!
Kenzie sedikit tergiur. Tapi setelah melihat mata Reyhan, dia tidak jadi tergiur sama sekali.
Jika ia bekerja di Realtech, itu ibarat seekor kambing yang masuk ke mulut harimau. Pasti dimakan oleh harimau sampai tak bersisa!
Tetapi Kenzie tidak berani menolak, jika dia berkata tidak, Reyhan pasti menyusahkannya lagi. Sudahlah, bersabar saja! Dalam hati Kenzie memberikan dirinya sendiri dukungan.
“Baik, akan kupertimbangkan.” Kenzie berpura-pura menganggukan kepalannya.
Reyhan merasa bahagia sekali, merasa bahwa setelah Kenzie hidup di luar negeri selama 5 tahun, ia berubah menjadi jauh lebih baik.
“Baik sekali, kalau begini aku jadi senang.” Reyhan membungkukan tubuhnya, mencium kening Kenzie.
Kenzie terdiam geli.
Pria yang sudah mempunyai kekasih, mengucap kata-kata yang begitu menggelikan kepada wanita lain, melakukan hal yang menggelikan… Ia benar-benar seperti pria kaya raya yang jahat di film-film itu bukan?
“Jadi, apa aku sudah boleh pergi?” Kenzie tidak berani menunjukkan ekspresi bahwa ia benar-benar ingin pergi, ia berpura-pura seolah-olah dirinya hanya sekedar bertanya.
__ADS_1
“Ya, ingat kencan hari sabtu! Ken pasti akan senang jika bertemu denganmu!” Reyhan sangat bahagia, matanya penuh dengan kehangatan.