CINTA SETELAH MENIKAH

CINTA SETELAH MENIKAH
Bab 32


__ADS_3

🦋VOTE🦋


Tidak terasa kini Rafa sudah berumur 8 bulan, ia sudah bisa merangkak, berdiri walau masih terjatuh jatuh, Rafa juga sudah bisa berbicara tetapi bicaranya seperti bahasa asing menurut Reza.


" Sayang Rafa bocor" Teriak Reza dari ruang tamu.


" Tolong gantiin popoknya mas aku lagi nanggung bikin kue" Ucap Riyani.


" Rafa pup sayang, aku gak bisa!" Rengek Reza.


" Yaudah mas tinggal gantiin, popoknya ada dikamar dilemari paling bawah. Terus bersihin pupnya baru ganti popok. Tolong yah..." Ucap Riyani sambil mengedipkan matanya berulang kali.


" Kamu harus membalasnya nanti malam" Ucap Reza dengan senyum kemenangan.


" Sama anak sendiri aja minta imbalan" Gumam Riyani.


" Oke jagoan papa kita naik ke atas yah, ganti popok oke? pinter" Reza mengangkat tubuh mungil Rafa ke kamar. (Bener gak sih nama anaknya Rafa? authornya lupa🤣)


Reza membaringkan tubuh Rafa di kasur yang sudah dilapisi oleh kain. Reza menyiapkan semuanya dan menaruhnya disebelah Rafa.


" Sayang papa, pegang ini yah nak jangan rewel" Reza memberika mainan ketangan Rafa agar tidak menangis.


" Kenapa kamu harus pup sekarang sih sayang, papa kan gak bisa. Kenapa gak nunggu mama kamu beres bikin kue? kenapa pup kamu bau banget Rafaaaa" Reza selalu menghindar jika disuruh untuk menggantikan popok Rafa. Tapi pada akhirnya ia juga harus menggantikan popok anaknya itu seperti sekarang.

__ADS_1


Reza mulai menggantikan popok Rafa cukup lama, karna Reza harus perang sedikit dengan Rafa yang super aktif. Setelah selesai Reza membuang bekas popok Rafa dan menggantikan baju Rafa dengan baju yang baru.


Saat hendak keluar kamar Rafa tiba tiba menangis, ia seperti tidak mau keluar dari kamar. Riyani yang sedang membuat kue mendengar tangisan putranya yang sangat keras.


" Rafa kenapa nangis?" Tanya Riyani.


" Tadi pas mau keluar malah nangis" Ucap apa adanya Reza.


" Rafa laper sayang? heem? makan yah sayang, tunggu bentar yah mama ambil buburnya dulu" Riyani memberikan Rafa pada Reza.


Saat Riyani keluar kamar Reza pun langsung menggerutu "Kamu manja sekali, papa saja tidak manja begitu! kamu itu licik memanfaatkan dirimu yang menggemaskan ini" Gerutu Reza pada anaknya yang sesegukan karna habis menangis.


Reza memang kerap sering cemburu dengan anaknya itu, yang membuat Riyani serta mertuanya yang geleng geleng dengan tingkah Reza.


" Di bawah ada bi siti, minta aja" Ucap Riyani yang masih fokus pada anaknya.


" Kamu selalu saja begitu" Gumam Reza yang terdengar oleh Riyani.


Rafa terus! terus aja Rafa! padahalkan harusnya gantian! aku juga pengen diperhatiin sama kamu kaya Rafa gitu... Batin Reza.


Setelah selesai makan Reza langsung masuk keruang kerjanya, entah apa yang ia lakukan padahal hari ini adalah hari minggu.


***

__ADS_1


Pukul 23:09 WIB


Riyani yang sudah menidurkan anaknya merasa aneh karna Reza tidak menampakan dirinya sejak tadi siang. Riyani pun mencari keberadaan Reza di ruang kerja, ternyata benar saja Reza sedang duduk disofa riang kerjanya. Raihan sedang mengotak atik ipadnya, tanpa memperdulikan Riyani yang sedang duduk disebelahnya.


" Gak mandi?" Tanya Riyani tapi hanya didiami oleh Reza.


" Aduuuh bayi besarku ini sedang ngambek rupanya, ayo bayi besarku mandi ini sudah pukul 11 malem" Bujuk Riyani dengan mengelus pipi Reza tapi Reza masih tetap diam.


" Aaaah ngantuknya" Riyani menguap lalu ingin beranjak untuk kembali kekamar karna bayi besarnya ini tidak ingin bicara dengannya.


Reza menarik tangan Riyani yang sudah berdiri seketika Riyani langsung duduk dipangkuan Reza.


" Kau ini... kenapa selalu mementingkan Rafa dari pada aku? aku kan suamimu... harusnya kita jangan membuat Rafa dulu" Keluh Reza sambil memeluk Riyani.


Riyani menepuk bahu kekar Reza "Aisss kau ini kenapa selalu berkata seperti itu gak bagus!"


" Abisnya Rafa selalu merenggutmu dari aku sayang" Rengek Reza.


" Diakan masih kecil masa kamu cemburuin" Ucap Riyani.


" Tetap saja dia penjahat kecil" Rengek Reza.


Fby...

__ADS_1


__ADS_2