
Pesta pernikahan Yogi dan Sarah sudah selesai semua tamu yang datang pun sudah pulang hanya tinggal keluarga mereka saja di sana.
Sarah tidak henti hentinya tersenyum, tangan nya memeluk lengan Yogi yang kini sudah sah menjadi suaminya.
" Jadi kalian akan langsung pulang ke rumah Kalian ?"
" Maksud Mama ?" Ucap Yogi Bingung.
" Oya aku Lupa, Papa sama Mama memberikan Hadiah rumah untuk kita sebagai Hadiah pernikahan." Ucap Sarah.
" Tapi,-
" Sudahlah ,, Kamu sekarang sudah menjadi kepala keluarga , Papa minta kamu harus jaga istri kamu." Alex berbicara membuat Yogi terdiam.
" Sudah malam, lebih baik kalian langsung pulang dan istirahat."
" Kami pulang dulu Pa, Ma "
Yogi juga Sarah berjalan keluar,,
sudah ada mobil pengantin yang menunggu mereka untuk mengantar ke rumah.
_____
Sebuah Rumah mewah di daerah kawasan Elit lah mereka sampai, Sarah tersenyum orang tuanya memang pengertian.
" Kita masuk " Ajak Sarah menarik tangan Yogi.
Mereka masuk ke dalam, halaman yang sangat luas begitu juga ruangan, Semua perabot terlihat mewah.
" Oya, Jadi Semua ini aku yang minta dan ternyata Papa memberikan nya aku seneng banget " Ucap Sarah namun Yogi diam seakan cuek dengan semuanya.
" Dan ini kamar kita, Gimana Kamu suka ?"
Yogi berjalan masuk dan menatap sebuah kamar yang Luas, Dinding tebal juga ranjang dengan Ukuran besar di dalamnya.
Sarah tersenyum dan mengikuti Yogi masuk, Dia Langsung memeluk Yogi.
" Makasih Ya, Kamu sudah mau menikah dengan Aku , Aku sangat bahagia apalagi anak Kita "
Yogi Mendorong tubuh Sarah,,
" Gue Mandi dulu, gerah " Ucap Yogi masuk ke dalam Kamar Mandi.
Sarah tersenyum,,
Dia melangkah menuju Lemari besar di sana, dia mencari baju yang akan dia pakai malam ini mengingatkan ini Adalah malam pengantin mereka dan sudah Pasti nya meraka akan melakukan sesuatu yang indah untuk mengisi malam pertama mereka.
Dengan sudah memakai Baju **** dengan belahan dada yang sangat turun, Sarah duduk di tepi ranjang bahkan dia tidak lupa memakai parfum di tubuhnya.
Yogi membuka pintu dan menatap heran dengan Sikap Sarah,,
" Yogi,, " Ucap Sarah langsung beranjak mendekat.
" Malam ini adalah malam pernikahan Kita, Gue sudah sepenuhnya menjadi milik Lo sekarang jadi,-
Sarah menghentikan ucapannya,, Kedua tangannya lembut dada Yogi hingga mengalung di lehernya,,
" Sarah lepas " Ucap Yogi melepaskan tangan Sarah dan berjalan pergi.
" Kamu mau kemana Yogi,, ?" Ucap Sarah saat Yogi akan membuka pintu .
" Jangan berharap gue akan melakukan nya,, Pernikahan ini hanya karena Anak itu dan kemajuan Lo."
Brak..
__ADS_1
Yogi keluar dan meninggalkan Sarah di malam pernikahan Mereka.
******
Berbeda jauh dengan sikap Yogi yang sangat cuek dan tidak peduli dengan Sarah yang sudah menjadi istrinya.
Rey malah memperlakukan Mel seperti seorang Ratu di rumahnya.
Menyayangi, memanjakan nya.
" bee,, " Ucap Rey masuk dengan segelas susu hangat yang di bawanya.
Mel beranjak duduk dan menatap suaminya,,
" Minum dulu,, Susu Coklat hangat "
" Eum,, "
Mel menerima nya dan meneguknya hingga habis,,
Rey tersenyum dan mengusap bibir Mel yang masih tersisa Coklat.
" Sekarang istirahat,, Sudah malam kamu pasti sangat lelah juga mengantuk."
Mel mengangguk dan berbaring dengan Rey yang menyelimuti tubuhnya,,
Setelah meletakkan gelasnya, Rey pun berbaring dengan Mel yang langsung menyambut dengan pelukan.
Rey tersenyum dan memeluk tubuh istrinya,, mengecup singkat kening Mel.
" Makasih Ya Mas, Aku bahagia memiliki Mas "
Rey menunduk,,
" Mas juga bahagia Bee,, Mas Janji bakal selalu membahagiakan kamu selamanya."
Mel mengangguk dan memejamkan matanya,, Sementara Rey, dia mengusap pucuk rambut Mel hingga si empunya terlelap.
Rey melepaskan tangan Mel yang memeluk nya, dia beranjak bangun dengan sangat hati hati.
Tangannya menyambar ponsel di atas meja dan berjalan keluar.
Rey masuk ke dalam ruang kerjanya, di sana sudah ada Abas juga Rotman yang menunggu nya.
" Tuan " Ucap Abas juga Rotman saat melihat Rey masuk.
Rey mengangguk dan berjalan masuk,,
" Saya minta kalian untuk lebih waspada dalam menjaga Istri Saya,,
Pak Rotman, seperti yang Pak Rotman tau jika saya tidak mengijinkan Istri Saya masuk ke dalam dapur, Saya tidak mau kembali terjadi sesuatu dengannya dan siapkan semua makanan sehat.
Dan Kamu Abas,,
Kamu tetap jaga Istri saya dimana pun jika tidak bersama Saya, Segera lapor apapun yang terjadi dengannya."
" Baik Tuan "
" Baiklah,, Kalian bisa keluar dan beristirahat."
" permisi Tuan."
Rey mengangguk dan masih berada di sana, dia menghubungi Seseorang.
********
__ADS_1
Di sebuah Rumah mewah,,
Dimana tempat Bilqis tinggal sendiri terlihat Bilqis yang masih belum tidur, dia tersenyum mengingat bagaimana orang tua Yogi percaya dengan semua cerita nya.
Dia akan melakukan apapun agar bisa menjauhkan Mel dari Reyhan.
Reyhan harus menjadi milik nya, tidak ada seorang pun yang bisa memiliki nya termasuk Mel.
***Satu langkah untuk membuat Orang membenci Mel, dengan semua itu Mel akan tertekan.
selanjutnya,, Aku harus bisa menarik perhatian Reyhan.
Aku harus bisa mendapatkan nya, selama ini apa yang aku inginkan harus aku dapatkan bagaimana pun caranya.
Reyhan,,
Kamu benar benar membuat aku gila,,
Aku sampai tidak bisa hidup tanpa kamu***.
Bilqis menggeleng dan terus membayangkan wajah tampan Reyhan.
_____
Mel mengerjakan matanya, dia mencari keberadaan Rey yang tidak ada di samping nya, kemana suaminya malam malam seperti ini atau dia ,-
Ceklek,,
Pintu kamar terbuka, dan terlihat Rey berjalan masuk.
" Mas Rey,, "
" Bee,, Kenapa bangun?? Apa mimpi buruk ?"
Rey meletakan ponsel nya dan menghampiri Mel,,
" Mas dari mana, Kenapa ninggalin aku "
Rey memeluk istrinya dan mengusap nya,,
" Maaf Bee,, Mas hanya menerima telpon di luar agar tidak menganggu kamu tidur."
" Sekarang Bobok lagi ya,,"
Mel mengangguk dan kembali berbaring, begitupun dengan Rey.
Mel kembali memejamkan matanya, namun berbeda dengan Rey yang sedikit bingung dengan sikap Istrinya.
Seharian ini Mel, bersikap aneh, dia lebih sensitif dan bahkan dia sangat manja dengannya.
Walaupun Rey tidak mempermasalahkan semua itu namun tetap saja dia merasa heran dan bingung, apa yang terjadi dengan istrinya.
Rey menatap wajah polos Mel yang sudah terlelap menuju alam mimpi,, Wajah yang sangat Cantik walau tanpa make sedikitpun. Wajah yang selalu membuat banyak Kaum Adam menatapnya tanpa berkedip.
Kamu sangat cantik Bee,,
pantas diluar sana banyak laki laki yang menginginkan kamu, Pantas saja Yogi tidak mau melepaskan kamu.
Aku laki laki yang beruntung mendapatkan kamu sepenuhnya,,
Aku janji akan selalu membahagiakan kamu, menjaga kamu walau tahuannya adalah nyawa aku sendiri.
I Love you Nathania Imelda.
Rey mengecup dalam kening Mel,, menumpahkan rasa sayang dan cintanya..
__ADS_1