CINTA SETELAH MENIKAH

CINTA SETELAH MENIKAH
48.


__ADS_3

Mel tersenyum saat akan pamit kepada suaminya, mereka sudah berada di depan gerbang Kampus namun Mel terus menggenggam tangan Rey tanpa mau melepaskan seakan dia ingin selalu berada di samping suaminya.


" Bee,, Kalau kamu terus seperti ini Kamu bisa telat Loh " Ucap Rey namun Mel menggeleng.


" Aku mau ikut Mas saja, Aku mau deket Mas Rey."


Rey menghela napasnya dan mengangguk,,


" Jadi,, Kamu ijin Kuliah dan Ikut ke Kantor ?"


" Eum,, boleh kan Mas."


" Iya boleh "


Mel tersenyum dan kembali memasang sealbeth nya.


Rey menggeleng dan kembali melajukan mobilnya.


Sementara Abas yang berada di belakang bingung, Bosnya melajukan mobil namun tidak terlihat jika Istrinya turun.


derrt,,,


Abas segera melihat ponselnya yang ternyata Rey lah yang menelpon nya.


" Halo Tuan "


" Kamu kembali lah ke rumah, Hari ini Istri Saya akan ikut Ke Perusahaan."


" Baik Tuan."


Abas meletakkan ponselnya dan menggeleng,, ada ada saja mereka.


Selama Mel bersama Rey, dirinya akan menganggur dan itu membuatnya bosan.


Dengan melajukan mobilnya,,


Abas menatap jalanan, menyusuri jalanan pagi yang sedikit macet.


*******


Di tempat lain,,


Seharusnya hari adalah hari kebahagiaan bagi Sarah setelah menikah dengan laki laki pujaannya, menikmati malam bersama dengan penuh cinta namun nyatanya semua itu hanya mimpi semata tanpa adanya sedikit kebahagiaan untuknya.


Yogi meninggalkannya sejak malam dan hingga pagi ini belum juga pulang tanpa kabar dan juga semua Chat, telpon nya sama sekali tidak di balas.


Ceklek,,


Pintu terbuka,, Sarah menatap dimana Yogi pulang dengan keadaan acak acakan membuat nya beranjak.


" Astaga Yogi,, Kamu dari mana sih dari semalam aku Chat aku telpon tapi kamu sama sekali tidak menjawabnya."


" Yang pasti aku sudah kembali kan." Ucap Yogi dingin dan melepaskan sepatunya.


" Gak usah aneh aneh deh, Kita sudah menikah dan sebentar lagi Punya anak."


Yogi menatap Sarah,,


" Anak ?? Itu anak Lo dan bukan Anak gue.. "


" Yogi,-


" Bisa diam,, Gue capek juga ngantuk mau tidur"


Sarah menggeleng menatap sikap Yogi yang dingin juga cuek kepadanya, sama sekali tidak peduli Dengannya juga anak mereka.


Sampai kapan Lo seperti ini, Sampai kapan Lo bisa menganggap pernikahan kita.


Sampai kapan Lo bisa menganggap gue istri Lo dan anak ini anak Lo.


Tanpa terasa air matanya menetes di wajahnya, terlalu sakit dengan kenyataan yang harus dia jalani saat ini, mengandung anaknya namun tidak di akuinya.


Sarah berjalan keluar,


membiarkannya tidur tanpa akan mengganggu nya.


" Non Sarah, Apa mau sarapan sekarang ?"


Sarah mengangguk,,

__ADS_1


Dia memang sudah merasa lapar, dan sebetulnya dia berharap bisa sarapan bersama suaminya namun nyatanya Yogi malah tidur.


" Sebentar Bibi siapkan dulu."


Sarah mengangguk dengan tangannya mengusap pelan Perutnya yang sudah membuncit.


" Mas Yogi,-


" Siapkan untuk Saya dulu Saja Bi, Yogi tidur"


" Baik Non "


Dengan hati sesak Sarah berusaha menelan makanannya, Bagaimana pun anak dalam kandungannya membutuhkan asupan.


lagi dan lagi air matanya kembali menetes, bukan seperti ini keluarga yang dia inginkan.


_____


Di Perusahaan,,


Rey terus menatap Mel yang asik dengan buku di tangannya, Buku yang dia ambil dari Rak dalam ruangan Rey.


Langkah nya berjalan mendekat dan mengusap pucuk rambutnya,,


" Kenapa ke sini, Mas Sibuk saja aku di sini "


" Apa tidak bosan,, Atau kamu pengin ke suatu tempat ?"


Mel menggeleng,,


Saat ini dia tidak mengijinkan untuk pergi ke suatu tempat, dia hanya ingin berada dekat dengan suaminya itu saja.


" Aku cuma mau di sini temani Mas kerja, Apa Mas ada mau pergi ?"


Rey berjalan memutar dan duduk di sampingnya,,


" Tidak Bee,, Mas hanya merasa ada yang berbeda dengan Kamu,, ?"


" Berbeda ?, Maksud Mas Rey."


" Semenjak semalam Kamu terus Manja dengan Mas,, "


Dia merasa biasa saja, dan jika Manja bukannya selama ini Mel memang sangat Manja.


" Mas gak Mau kalau Aku Manja, Mas Gak suka ?"


" Bukan - bukan seperti itu Bee,, Mas suka bahkan Mas malah merasa gemas dengan sikap kamu seperti ini."


" Terus.?"


Rey menghela napasnya dalam,,


Apa yang dia ucapkan salah di depan Mel, malah sekarang Mel terlihat kesal dengan nya.


" Mas minta Maaf ya,, Tapi Asal kamu tau, Mas suka dengan sikap kamu yang seperti ini Manja dengan Mas dan ingat hanya dengan Mas bukan dengan orang lain."


" Eum,, "


Mel mengangguk dan memeluknya,,


Rey tersenyum, tangannya terangkat mengusap rambut panjang istrinya.


Tok,,


Tok,,


Tok,,


" Masuk "


" Maaf Tuan, Nyonya Saya mengganggu " Ucap Andre masuk.


Mel beranjak duduk dan kembali membuka buku di tangannya.


" Ini Agenda Anda hari ini, siang Nanti Anda ada pertemuan bersama dengan salah satu kolega dan Makan malam bersama dengan Tuan Alex"


Mel langsung mendongak saat mendengar nama Alex,,


Rey menatap nya,,

__ADS_1


" Batalkan Makan siang nanti tapi untuk makan malam bersama Tuan Alex, Bilang jika Saya akan datang bersama Istri Saya."


" Baik Tuan, Apa ada yang Lain."


" Tidak,, kamu bisa keluar "


" Permisi Tuan."


Rey mengangguk dan akan beranjak namun Mel menahan tangannya,,,


" Tunggu Mas "


Rey menoleh dan kembali duduk,,


" Kenapa Bee "


" Alex ,, Itu bukannya Papanya Yogi ?" Ucap Mel dan Rey mengangguk.


" Untuk apa makan malam bersama mereka apa Mas ada kerja sama dengannya ?"


Rey tersenyum dan menggeleng,,


" Mas tidak tau Bee,, Tuan Alex hanya mengirimkan undangan Makan malam bersamanya,, Kenapa Hem ?"


" Tidak Kok Mas "


" Baiklah,, Mas kembali bekerja "


Rey mengusap wajah Mel dan kembali berjalan menuju kursi kebesaran nya.


Mel masih terdiam,,


dia bingung kenapa mereka mengundang nya makan malam bersama, padahal baru saja mereka datang di acara pesta pernikahan Sarah juga Yogi.


Rey masih menatap Mel,,


Dia tau jika pasti istri nya tidak ingin datang ke sana, namun dia ingin tau apa yang akan di lakukan oleh Alex juga keluarganya nanti.


Sudah pasti Yogi pun akan datang di sana.


******


Hingga Hari semakin senja,,


Mel masih terdiam di depan Cermin menatap wajahnya yang sudah sedikit dia poles dengan bedak tipis juga Lipteen di bibirnya.


Rambut Panjangnya sengaja dia urai dengan sedikit Curly di bagian bawah membuat nya terlihat Cantik dan Anggun.


Rey berjalan mendekat,,


" Sudah siap,, Mereka pasti sudah menunggu kita"


Mel tersenyum dan mengangguk,,


bukan karena akan bertemu Yogi namun Mel tidak mau kembali di salahkan oleh Mama nya Yogi seperti saat itu, namun jika dia tidak ikut datang bagaimana dengan suaminya,,


" Bee,, Apa kamu baik baik Saja atau Kita batalkan untuk datang "


" Jangan Mas,, Aku gapapa kok "


Rey mengangguk dan membuka pintu mobilnya.


___


Alex beserta keluarga nya sudah berada di salah satu Restoran Mewah, Begitu juga dengan Yogi dan Sarah yang berada di sana.


mereka hanya sedang menunggu kedatangan Rey juga Mel saja.


" Jadi bagaimana kalian setelah Menikah,, "


" Ya begitulah Ma, Mama pasti tau " Ucap Sarah tersenyum.


" Hahaha,, Ya Mama tau Sayang, Kan Mama pernah muda dulu."


Yogi menatap Sarah,,


untuk apa dia berbohong kepada keluarganya,,


hingga kedatangan seseorang membuat mereka langsung menoleh,,

__ADS_1


" Maaf Kami lama datang "


__ADS_2