CINTA SETELAH MENIKAH

CINTA SETELAH MENIKAH
Bab 210 Sandiwara Terbaik


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Ketika Tania berjalan masuk, wajah Reyhan dan Kenzie masih terhiaskan oleh senyuman, Ken sedang memeluk leher Kenzie.


Suasana disana, terlihat sangat hangat.


Hello! Im an artic!


Tania merasakan hatinya sangatlah panas dan cemburu, ia memaksakan sebuah senyuman di wajahnya, “Reyhan, Ken, selamat pagi!”


Menganggap Kenzie tidak ada sama sekali.


Kenzie tidak memberikan reaksi sama sekali, tangan Reyhan yang diletakkan di pinggang Kenzie sudah dilepaskannya, dengan suara yang ringan dan cepat menyapa Tania, “Tania, kamu mengapa datang pagi-pagi begini? Apakah kamu sudah sarapan?”


Kenzie menatap Reyhan yang melepaskan tangannya dari pinggangnya, Ia kembali menyadari realita, bahwa Reyhan adalah kekasih Tania.


Hello! Im an artic!


Bulan depan, mereka akan bertunangan.


Tetapi dia, dia hanyalah orang ketiga diantara mereka.


Kenzie menurunkan tangan setelah mengupas telur Ken, dan memberikan Ken senyuman, “Ken anak baik, Tante Kenzie harus pergi, kamu istirahat yang baik!”


Setelah mengatakan ini, di dasar hatinya, dia masih berharap bahwa Reyhan akan menyuruhnya untuk tinggal.

__ADS_1


Tetapi Reyhan malah perlahan-lahan menggeserkan tubuhnya dari kasur, mempermudah jalan Kenzie.


Kenzie merasa hatinya pedih, ia bersiap untuk mengambil tasnya dari atas sofa, tapi tiba-tiba Ken menangis, “Tante Kenzie, jangan pergi! Aku ingin tante menemaniku!”


Tania menatap Ken yang dengan erat menarik tangan Kenzie dengan tatapan penuh kebencian, wajahnya yang cantik menampilkan tatapan penuh iri


“Ken, Tante Kenzie ada urusan, kita tidak boleh memaksanya. Aku dan ayahmu akan menemanimu Bagaimana?” Tania mati-matian berpura-pura menjadi lembut, berjalan kesamping Ken, tangannya mengelus kepala Ken.


“Tidak! Aku tidak mau! Pergi kamu, aku hanya mau Tante Kenzie!” Ken menyikirkan tangan Tania, wajahnya penuh dengan air mata.


Kenzie tidak tega, ia memutarkan kepalanya dan berkata lembut kepada Ken, “Sayangku, tante hanya pergi untuk mengurus sesuatu saja, malam nanti tante akan datang lagi untuk menemanimu, Bagaimana?”


“Tidak mau! Tidak mau! Malam kemarin pada saat aku terbangun, ayah mengatakan bahwa tante sudah tertidur, ia tidak membiarkan aku menganggu tante, kalau tante datang malam ini, kemungkinan besar aku sudah tertidur!” Ken memegang erat tangan Kenzie.


Tania sakit hati ketika mendengar ini! Sepertinya, Kenzie kemarin malam bermalam disini!


Kenzie terdiam ditempat, bahunya sudah melemah, tubuhnya sudah bergetar. Disampingnya masih ada Ken yang duduk ketakutan, saat itu juga, dia benar-benar berharap Reyhan akan mengusir wanita itu keluar dan memberi tahunya bahwa orang yang dicintai Reyhan adalah Kenzie!


Tetapi, Reyhan malah berjalan kearah sampingnya, menepuk-nepuk tangan Ken, “Ken, Tante Kenzie sedang ada urusan. Kamu jangan merepotkannya.”


Ken sedikit merasa takut dengan Reyhan, mendengar Reyhan yang bicara dengan nada yang berat, ia tak berani lagi menahan Kenzie. Ia hanya menundukkan kepalanya dan menangis.


Kenzie melihat Reyhan, tatapan matanya seakan tidak percaya. Apakah ia pria yang sama dengan pria yang beberapa jam yang lalu memeluknya dengan erat? Sekarang, pada saat dia dipermalukan oleh wanita lain, Reyhan bahkan tidak membelanya sedikitpun!


Jika Reyhan benar-benar mencintainya, berarti cintanya terlalu dangkal!

__ADS_1


Tania menatap Kenzie yang pandangan matanya perlahan-lahan berubah menjadi dingin. Kenzie memutarkan tubuhnya, dan dengan cepat mengambil tasnya dan bergegas keluar dari pintu.


Pada saat itu, dia berjalan tegap dan keluar tanpa ragu.


Jika Reyhan tidak bisa memberinya harga dirim, maka dia bisa memberikannya sendiri.


Reyhan menatap punggung Kenzie yang berjalan menjauh, hatinya terasa sangat sakit.


Tania mengembangkan senyumannya dan berjalan kearah ranjang, membuang telur yang sudah dikupas oleh Kenzie kedalam tong sampah, dan mengupas telur yang baru.


Kemampuan tangannya sangatlah buruk, telur yang dikupasnya sangatlah berantakan, benar-benar sangatlah jelek. Dia memberikan telurnya kepada Ken, “Ken, ayo, makan telur. tante mengupaskan telur ini sendiri untukmu!”


Ken tidak ingin memakan telur yang dikupaskan oleh Tania, tetapi karena takut Reyhan marah, dengan berat hati, ia mengambil telur yang diberikan kepadanya sembari merintikan air mata.


Tania sangat mengerti bahwa Reyhan sangat suka jika Ken menangis, melihat Ken yang seperti ini, hatinya terasa seperti terbakar, ia dengan marah menatap ke Reyhan, rasanya ia ingin meluapkan semua amarahnya pada pria ini.


Pada akhirnya, Reyhan dengan lembut mengambil telur dari tangan Ken dan membuangnya ke dalam tos sampah, “Sudahlah, jika tidak ingin makan telur ini, jangan dipaksakan lagi. Beritahu ayah apa yang ingin kamu makan, ayah akan membawakannya untukmu.”


Ken terdiam sesaat, lalu dengan suara yang sangat kecil mengucapkan satu kalimat, “aku ingin memakan telur yang dikupas oleh Tante Kenzie.”


Reyhan mengerutkan alisnya, tidak berkata apapun, Tania tidak bisa menahan dirinya lagi, “Ken, apa baiknya Kenzie sampai-sampai kamu begitu menyayanginya? Aku dan ayahmu akan menikah bulan depan, kedepannya aku akan menjadi ibumu, kamu dan aku akan menjadi keluarga. Apakah kamu mengerti?”


Ken menggeleng-gelengkan kepalanya, emosinya menjadi tidak stabil, “Aku tidak mau kamu! Aku hanya mau Tante Kenzie!”


Tania menatap lemah Reyhan, memulai untuk berpura-pura sedih, air matanya mengalir begitu saja, “Reyhan, aku benar-benar tulus terhadap Ken, tetapi dia selalu saja tidak bisa menerimaku. Aku tahu bahwa kamu dulu pernah memiliki hubungan dengan Kenzie, tetapi kamu dan dia terlalu mesra, menurutku itu merupakan suatu hal yang sangat tidak adil! Reyhan, kamu sama sekali tidak memikirkan perasaanku, apakah kamu sama sekali tidak menyayangiku?”

__ADS_1


Akting Tania sangat nyata, seperti wanita yang memendam perasaan yang sakit karena cinta.


Reyhan menatap wajah Tania, tatapan mata elangnya kembali mendingin, berkata satu demi satu kata, “kamu tenang saja, upacara pernikahan bulan depan, akan diadakan sesuai rencana.”


__ADS_2