CINTA SETELAH MENIKAH

CINTA SETELAH MENIKAH
Bab 203 Memberinya Sebuah Kejutan


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Hari ini Kenzie pergi ke 4 buah perusahaan untuk melakukan wawancara. Dia merasa keberuntungannya belakangan ini sangat tidak bagus, dia merasa wawancaranya berjalan lancar, tapi tidak satupun yang menerimanya.


Kenzie curiga bahwa ada orang yang sengaja membuat dia gagal.


Hello! Im an artic!


Hari sudah berubah gelap ketika Kenzie sampai dirumahnya, Kenzie merasa lelah dan juga kelaparan, setelah membuka pintu, dia langsung melepaskan higheels-nya, melemparkan diri ke atas sofa dan tidak ingin bergerak lagi.


Ponsel nya tiba-tiba berbunyi, tetapi ia terlalu malas untuk mengangkat tubuhnya untuk mengangkat teleponitu.


Karena bunyi ponselnya yang terlalu keras dan berisik. Kenzie akhirnya merasa tidak tahan, lalu bangun dari sofa lalu mengambil tasnya, menemukan ponselnya, bersiap untuk mengangkatnya, pada saat melihat nama penelepon di layar ponselnya, hatinya berdetak dengan keras.


Reyhan.


Hello! Im an artic!


Setelah lebih dari satu minggu, ini adalah pertama kalinya Reyhan menghubunginya duluan.

__ADS_1


Kenzie terus menatap ragu layar teleponnya, tidak tahu harus mengangkatnya atau menolak panggilannya.


Pada saat dia dalam ambang keraguan, Reyhan memutuskan teleponnya. Ponselnya terdiam kembali.


Kenzie menghembuskan nafas leganya, saat bersiap ingin kembali merebahkan tubuhnya di sofa, tapi kembali berbunyi, Reyhan kembali meneleponnya.


Kenzie tidak mengerti mengapa, pada saat itu dia tanpa ragu mengangkat telepon dari Reyhan.


“Besok adalah hari ulang tahun Ken, kami akan mengadakan pesta di hotel Violet. Kamu datang lebih awal!” tidak ada satupun kata sapaan yang dikeluarkannya, bahkan nada bicaranya terdengar seperti memerintah.


Sebenarnya Kenzie merasa sangat lelah dan tidak ingin berbicara, tetapi setelah mendengar nada ucapan Reyhan, dia merasakan adanya kemarahan di hatinya, “Reyhan, siapa yang kamu perintah? Aku bukan bawahanmu, aku juga bukan kekasihmu, aku sama sekali bukan siapa-siapamu, atas dasar apa kamu memerintahku?”


Nada suara Reyhan kali ini tidak terdengar memaksa, ini membuat Kenzie merasa sangat terkejut. Suaranya terdengar sangat lelah, bahkan terdengar lebih lelah dibanding Kenzie.


Kenzie merasakan hatinya seketika melembut, ia memarahinya di dalam hati karena begitu tidak memiliki tahu malu, tapi pada akhirnya ia menyutujui Reyhan.


Setelah mendengar bahwa Ken menangis seharian, hati Kenzie benar-benar sakit.


Dia menyetujui untuk pergi ke pesta ulang tahun itu karena Ken, sama sekali bukan karena Reyhan!

__ADS_1


Kenzie menggunakan alasan ini untuk menenangkan hatinya sendiri.


Kenzie merasa sangat khawatir, jika tahu dari awal, dia tidak akan menyuruh Nindi membantunya memberikan hadiah itu kepada Ken. Hadiah harus diberikan sendiri, baru semakin ada artinya.


Tetapi karena dia merasa sangat lelah, dan malas untuk membeli hadiah yang baru, ia memutuskan bahwa ia akan menemui Nindi dan meminta hadiahnya kembali besok.


Kenzie belum makan, tetapi setelah mandi dia langsung naik keatas ranjangnya.


Hotel Violet sangat jauh dari tempat tinggal Kenzie, pestanya diadakan jam 12 siang, Kenzie tidur hingga lupa waktu, jam 10 ia baru bangun, dengan terburu-buru menganti bajunya dan membubuhkan make up tipis di wajahnya, memanggil taxi dan segera pergi menuju hotel Voilet.


Saat hampir sampai di hotel Violet, Kenzie tiba-tiba melihat bayangan seorang perempuan, tatapan matanya membeku.


Perempuan itu menggunakan gaun hitam, rambut panjangnya bergelombang, tergerai sampai pinggangnya, lipstick merah menghiasi bibirnya, bulu matanya panjang, dari samping, ia terlihat mirip dengan Rena.


Kenzie melirik lagi gadis itu, tetapi perempuan itu sudah masuk kedalam kedai kopi bersama dengan pria di sampingnya, dan sudah tidak terlihat lagi.


Kenzie menghembuskan nafasnya. Itu pasti bukan Rena. Rena seharusnya masih berada di Amerika dan mengejar mimpinya.


Setelah beberapa tahun berlalu, Kenzie sudah tidak lagi membencinya. Jika suatu saat dia bertemu dengan Rena, dia bahkan akan memberikan senyuman lebar kepadanya.

__ADS_1


Di halaman berlapiskan padang rumput diluar hotel Voilet, tergantung banyak balon mainan dan kartun, bunyi musik ulang tahun terdengar begitu keras dan bergema, begitu banyak anak-anak yang berpenampilan rapi dan cantik, memegang tangan kedua orangtua mereka, sepertinya Reyhan mengundang banyak teman-teman Ken. Setelah masuk kedalam pintu, di ruang tengah terdapat tiga badut beruang, sekumpulan anak-anak sedang mengeliling mereka dan berfoto dengan mereka, tergambarkan kebahagiaan di wajah mereka. Wajah Kenzie juga mengembangkan senyuman tanpa disadarinya, ulang tahun Ken dibuat benar-benar meriah, tampaknya Reyhan benar-benar menyayangi Ken.


__ADS_2