CINTA SETELAH MENIKAH

CINTA SETELAH MENIKAH
bab 66


__ADS_3

Happy reading ...


.


.


( semoga suka ))


BEBERAPA TAHUN KEMUDIAN !!


" hikkssss ... papaa huhuuu ."


" Marissa tunguin "


" Ica . Jangan lali lali nanti jatuh "


Dua anak laki laki tengah berlari mengejar seorang anak perempuan yang menangis tersedu sedu. Ketiga nya berlari menghampiri orang tua mereka yang duduk di kursi taman .


" Bundaa ,, hikssss " anak perempuan itu langsung memeluk ibunya .


" heii ica , kenapa menagis sayang ?" Tanya Monika lembut seraya mengelus rambut panjang nya .


" hikss .. Bunda ica enggak suka sama kak Alandla huhuuu ." Adunya kepada sang mama .


" Loh kenapa sayang ? Memangnya kak Alandra ngapain kamu ?" Kini Almira yang bertanya matanya melirik anak kecil yang berdiri disampingnya itu .


Alandra dirgantara umur 7 tahun . Putra dari Alvaro dengan Almira . Anak itu tengah fokus menatap gadis yang tadi ia kejar. Tengah menangis di dalam pelukan bundanya .


Hingga akhirnya datang Iqbal , Alvaro juga Randi beserta Kinara . Salah satu dari dua anak laki laki itu langsung lari ke arah Randi meminta gendong . Sedangkan satunya yang terlihat lebih tua dua tahun itu terlihat cuek seraya menatap punggung gadis kecil itu .


" Loh anak ayah kenapa nangis ?" Tanya Iqbal seraya membawa gadis kecil itu kedalam gendongannya .


Marissa clarissa gadis kecil berumur 5 tahunan . Putri dari Iqbal dan juga Monika . Dan satu lagi Kenan pradipta putra dari Randi dengan Kinara yang seumuran dengan anak Iqbal hanya lebih muda beberapa bulan saja .


" kak Alandla ayah huhuuu . Dia nakalin Ica hiksss . Ica kecel ."


Semua mata kini tertuju pada bocah laki laki bernama Alandra itu . Bocah itu tampak sedikit meringis saat para orang tua menatap kearahnya . Walau sedikit gugup wajahnya tetap terlihat santai seperti tak melakukan kesalahan apapun .


" Alandra dirgantara , kamu apakan ica nak sampe nangis begitu hmm " tanya Alvaro yang kini sudah menggendong putra nya juga .


" Alandra , ga ngapa ngapain dia kok Pah . Sueer deh ." Jawab Alandra seraya mengacungkan tangannya berbentuk huruf V .


Alandra memang sudah sangat lancar berbicara sejak umurnya 3 tahun makanya pelafasannya sudah tidak ada lagi cadel cadelnya . Berbeda dengan Ica dan kenan yang masih sedikit kesulitan dengan huruf R dan S mereka .


" bohong ayah ." Protes Ica mengadu ke pada Ayahnya .


" jujur nak ." Tanya Alvaro lagi pada anaknya itu . Alandra melihat kearah Almira seolah meminta bantuan kepada ibunya .


Tapi ibunya enggan membantu bahkan tatapannya seolah mengatakan Alandra harus jujur kali ini . Alandra menundukkan kepalanya seraya menghela napasnya .


" kak Al , cium cium Ica om ." Bukan Alandra yang menjawab tapi Kenan .


" CIUM ?" Pekik para orang tua tak percaya .


" Astaga Alandra kamu cium ica bagian mananya nak ?" Ujar Alvaro kaget setengah mati .


Alvaro tau betul Ica itu tipikal anak yang tidak suka di cium . Bahkan Iqbal dan Monika saja jarang sekali menciumnya karena selalu mendapat penolakan dari anaknya . Bahkan ketika Iqbal memaksa mencium pipi gadis itu , Ica akan mengamuk dan langsung menggosok gosok pipi yang terkena ciuman itu .

__ADS_1


" hanya di pipi kok " jawab Alandra santai .


" benar ica ?" Tanya iqbal pada putrinya lalu ica mengangguk.


" Lagian ica pelit sih . Masa Alandra mau minta peluk ga dikasih yaudah Alandra cium aja ." Sahut bocah laki laki itu santai . Membuat couple Al menepuk jidatnya .


" astaga anak lo main sosor sosor aja AL ." Ucap Randi geleng geleng .


" kenapa Alandra mau peluk peluk sama cium Ica ?" Almira bertanya .


" hehee . Ica cantik ma . Alandra suka sama Ica " jawab bocah itu cekikikan .


" udahlah fix . Jodohin aja mereka berdua kan dulu lo juga yang mau bal ." Ujar Randi , langsung mendapat cubitan dari tangan mungil istrinya . Karena tak habis fikir suaminya terus bercanda .


" entar anak lo cemburu lagi ." Sahut Alvaro .


" wkwk . Kagak lah ."


Almira menghela napasnya kemudian berjalan mendekati putranya lalu mengelus punggungnya yang masih dalam gendongan Alvaro .


" sayang ga boleh gitu lagi ya nak . Kamu kan tau ica ga suka di cium cium . Kalo pun suka harusnya Alandra jagain Ica aja biar gaada yang nakalin Ica " ucap Almira .


" iya mah ."


Almira merasa malu pada Iqbal dan juga Monika . Karena Alandra memang tipe yang ambisius . Jika dia menginginkan sesuatu harus dia dapatkan. Begitu juga dengan kejadian hari ini . Ica yang menolak memberikan pelukan pada nya justru berakhir mendapat ciuman di pipi oleh Alandra .


" udah udah gapapa namanya juga anak anak ." Ucap Monika . Sedangakan Iqbal hanya mengangguk pelan.


Dirumah setelah makan malam usai . Almira masih tak habis fikir dengan tingkah laku anaknya tadi siang . Kenapa bisa begitu persis dengan Alvaro yang selalu menciumnya disetiap kesempatan .


Baru saja dipusingkan . Tiba tiba bibirnya sudah disambar oleh Alvaro . Alvaro memang pantang sekali melihat Almira lengah sedikit saja.


" Masss . Jangan nyosor mulu ih ."


" kenapa sih , nyosor istri sendiri juga , salah kamu kenapa bengong aja dari tadi sampe sampe aku datang malah dicuekin." Jawab Alvaro tak terima.


" mas sadar ga sih , sifat mas yang tukang nyosor itu menurun ke Alandra . Aku malu banget sama Monika mas ." Gemas Almira .


" loh , dia kan nyosor nya ga sembarang orang sayang . Ke cewek yang dia sukai kok . Udah jangan malu nanti kita besanan aja kalo mereka udah gede ." Jawan Alvaro begitu santai .


" huh , dasar kamu mas memudahkan semua hal . Alandra mana mas ?"


" udah tidur dikamar ."


" oh -- " jawab Almira ber- oh ria .


Alvaro mendekat kearah Almira . Mengendus endus leher Almira . Membuat wanita itu merasa geli sendiri .


" apaan sih mas geli tau ."


" yang , aku kepengen. Bikin adek buat Alandra yuk " rengeknya .


" ga mau mas , aku capek ." Tolak Almira .


" sayang kamu masa tega sih . Dia udah berontak tau dibawah ." Pintanya lagi seraya melihat selangkangannya.


Almira ikut melirik kebawah dan benar saja sesuatu sudah mengembang disana . Mau tidak mau Almira harus melaksanakan kewajiban sebagai seorang istri .

__ADS_1


" yaudah tapi jangan lama lama "


" oke paling tujuh ronde doang kok ." Jawab Alvaro menyengir kuda .


" Mass "


Almira ingin memprotes tapi Alvaro sudah lebih dulu membawa tubuhnya kekamar mereka .


Dirumah yang lain , Iqbal kembali terkekeh mengingat kejadian tadi siang . Bukannya lantas marah karena putrinya dicium oleh Alandra dia justru merasa gemas .


" yang , kayaknya bener deh kata Randi . Kita jodohin aja Alandra dengan Ica"


" mereka masih kecil mas masih jauh banget perjalanannya "


" tapi Alandra suka sama Ica sayang "


" mereka masih kecil . Belum tentu saat besar dan dewasa nanti Al masih suka sama Ica ."


" hmm iya deh ."


Sedangkan Kini dirumah kediaman Randi , mereka tengah makan malam bersama di meja makan . Seketika kerandoman Randi keluar lagi dan malah menanyakan soal kejadian tadi siang.


" Kenan , kamu beneran liat kak Al cium Ica ?" Tanya Randi pada anak laki laki nya itu .


" iya pah ." Jawab Kenan mengangguk .


" kalo Kenan sendiri emang ga suka gitu sama Ica ?" Tanya Randi lagi .


" Ica baik , kenan cuka pah . Tapi ,, kenan lebih cuka sama Aila pah ."


" Aila ? " ucap Randi mengulang ucapan anaknya dengan alis yang menaik keatas .


" Aira mas anaknya pak Arkan dan bu Kanaya yang rumahnya adepan sama kak Alvaro umurnya setahun lebih muda dari Kenan" Randi mengangguk .


" kenapa Kenan suka sama Aira ?"


" soalnya Aila galak jadi Kenan cuka , tadi juga Kenan cium pipi Aila telus dia nangis juga . Kenan kabul ikut kak Al hehee ."


" uhuukkk "


Randi tersedak air minumnya saat mendengar kejujuran dari anaknya itu . Dia pikir anaknya tidak akan menyosor gadis ternyata kelakuannya justru persis seperti dirinya .


Anjiirrr , ini baru anak gue . Bangga Randi dalam hati .


" Astaga Kenan , kamu ga boleh ya kayak gitu lagi nak ." Kinara mengomeli anaknya itu .


" hmm .. iya maafin Kenan mah ." Ucap Kenan memelas .


" anak sama bapak sama aja kelakuannya ." Ucap Kinara bergumam seraya memijat pelipisnya .


" tapi kamu suka kan sayang ." Goda Randi seraya menaik turunkan alisnya .


Kinara mendengus melihat sikap Randi yang tak kunjung berubah itu . Ya walaupun yang dikatakan oleh Randi memang benar . Dia suka dengan perlakuan Randi padanya . Tapi tetap saja , bagaimana sikap tukang menyosor para bapak bapak harus menurun ke anak laki laki mereka . Tadi siang Alandra dan sekarang yang mengejutkan lagi malah anaknya sendiri . Kinara dibuat pusing sendiri, bagaimana cara nya besok dia akan bertemu Kanaya . Sudah pasti anaknya itu mengadu soal perbuatan Kenan yang menciumnya itu .


[ hmm .. oke guys intinya mereka sudah bahagia dengan pasangan dan keluarga kecil masing masing ya guys ... Maaf banget kalo ceritanya masih banyak kekurangan atau endingnya ga sesuai ekspektasi kalian ]]


----end

__ADS_1


__ADS_2