CINTA SETELAH MENIKAH

CINTA SETELAH MENIKAH
Bab 76 Ingin Merobek Mukanya


__ADS_3

Kenzie mati-matian menggigit bibir bawahnya, dia sangat ingin mengeluarkan satu kalimat: “Nona Betty, anda sebaiknya mengurus urusan anda sendiri.” tetapi semua itu hanya bisa ditahannya.


Tetapi mau bagaimanapun, Betty pun merupakan tunangan Kak Steven, dengan mempertimbangkan perasaan Steven, maka kali ini Kenzie tidak akan membantahnya!


Akhirnya dia pun memutar badan bersiap pergi. Sama sekali tidak memperdulikan tatapan dingin yang diberikan Betty.


Di teras, Hermosa mengeluarkan semua yang dia punya untuk menarik perhatian Reyhan. Tidak berhenti memberikan senyuman beserta kata kata pujian, tapi walau bagaimanapun, Reyhan tidak mempedulikannya. Gaun memiliki model bagian depan berbentuk V, saat Reyhan tidak memperhatikan, diam diam melepas tempelan silikon dadanya, seketika bagian dadanya langsung mengecil.


Tahun itu, dia juga mengandalkan silikon ini, setahap demi setahap, dari seorang penyanyi di bar berubah menjadi bintang kelas satu. Hari ini juga dengan mengandalkan alat ini, dia juga pasti bisa menaklukkan Reyhan!


“Reyhan, kamu sedang apa?” Hermosa melemparkan dirinya masuk kedalam pelukan Reyhan.


Mata Reyhan menatap tajam lelaki yang sedang berjalan di halaman menghampiri dirinya.


Seorang pria berbadan tinggi, tegap, berkulit putih dan elegan, Reyhan sedikit mengernyit, lelaki ini bukankah orang yang menandatangani cek di toko pakaian untuk membayar gaun? tunangan dari Betty, putri walikota. Tetangga dari Kenzie.


Dia kemudian menyelidiki lelaki itu, lelaki itu sebenarnya adalah orang kota A, tidak lama kemudian pindah kekota C. Kenzie harusnya tidak membohongi dia. Tetapi tidak tahu kenapa, Reyhan merasa ada yang aneh ketika melihat lelaki ini.


Kenzie, jika kamu berani membohongiku, maka tamatlah riwayatmu! Memikirkan Kenzie, Reyhan melihat kedalam aula, didalam aula sama sekali tidak ada bayangan dari gadis itu, dalam sekejap mata gadis itu sudah lari entah kemana.


Reyhan berbincang berduaan dengan gadis lain di teras, dia bahkan tidak menghampirinya sama sekali, bahkan melirikpun tidak? Benar benar orang yang tidak punya perasaan!


Kenzie, sebenarnya apakah kamu mengerti bahwa aku adalah tuanmu? Reyhan seakan berteriak kepada langit, menyipitkan pupil mata hitamnya, ia berpikir,sepertinya gadil kecil ini harus diberikan pelajaran!


Pemikiran ini sudah cukup membuat Reyhan merasa bergairah dan panas.

__ADS_1


Hermosa terus memperhatikan ekspresi Reyhan, melihat perubahan ekspresi Reyhan, dia pun merasa itu semua karena dirinya.


Dia pun semakin merapatkan dirinya kepada Reyhan, dengan lemah lembut berbisik disebelah telinga Reyhan: “Reyhan, aku sudah sedikit lelah, ayo kita kembali ke kamar untuk meminum sesuatu.”


Karena Kenzie sedang hamil, maka dia tidak berani menyentuhnya, meskipun menyentuhnya pun dia tak berani menyentuh terlalu kasar, selalu merasa tidak cukup puas.


Sekarang melihat Hermosa begitu menggoda, Reyhan pun sangat tidak bisa menahan diri.


Setelah semua selesai, Hermosa pun pergi ke kamar mandi memperbaiki diri sendiri.


Mempermainkan rambutnya, Hermosa merasa sangat senang, bersenandung ria berjalan keluar dari kamar mandi. Seperti melihat masa depan yang indah sudah ada didepan matanya.


Didepan westafel di toilet berdiri seorang perempuan yang memakai baju putih.sedang mencuci tangannya. Hermosa melihatnya sebentar, setelah itu bersiap mengambil tempat kosmetik dari tasnya untuk memperbaiki riasannya , merasa tidak beres, iya sekali lagi melihat wanita tersebut.


Astaga, ternyata wanita itu adalah pelayan dirumah Reyhan yang waktu itu, dari tadi Reyhan terus berada di sampingnya, Hermosa tidak sempat memberi pelajaran pada perempuan itu. Tidak disangka disini bisa bertemu dengan dia!


Kenzie menggeser badannya kesamping, dengan serius mencuci tangannya, sama sekali tidak memperdulikan kehadiran Hermosa, seperti tidak ada orang sama sekali disampingnya.


Hermosa merasa sangat marah, dia merupakan seorang bintang yang sangat terkenal, berjalan sampai dimanapun orang akan langsung mengenalinya, bagaimana bisa seorang pelayan kecil yang bukan siapa-siapa ini bahkan tidak meliriknya sama sekali!


Hermosa berjalan ke westafel disebelahnya, mencuci tangannya, tapi otaknya melayang, memikirkan bagaimana memberi gadis kecil ini pelajaran! Melihat sekilas gaun dengan harga tidak seberapa yang dipakai oleh Kenzie, Hermosa dengan sengaja memegang saluran air dan mengarahkannya kepada Kenzie.


Karena saluran air menerima tekanan, semua air pun meyembur ke arah Kenzie, bagian atas gaun Kenzie pun basah terkena air.


Hermosa melihat Kenzie dengan tatapan puas. Tadi ia hampir membuatnya malu, sekarang lihat saja akibatnua!

__ADS_1


Kenzie pun merasa terkejut karena menerima serangan air mendadak, memelototkan mata melihat Hermosa, tapi malah melihat Hermosa yang memberikan tatapan menantang kepada dirinya, sama sekali tak bermaksud minta maaf..


“Sengaja mencari masalah rupanya.” Kenzie berkata di dalam hati, “ini sangat lucu, seorang nona Hermosa yang sudah berusia 20 tahun lebih, mengapa ingin membalas seseorang, dengan bersikap sangat kekanakan seperti ini?”


Menggelengkan kepalanya Kenzie mengambil tissue yang ada didalam toilet, dengan perlahan menepuk nepukkannya keatas gaunnya, berharap bisa mengeringkan gaun itu.


Hermosa telah menunggu lama, tetapi sama sekali tidak menerima amarah Kenzie, yang bahkan sama sekali tidak melirik ke arahnya. Hatinya pun terbakar api amarah. Gadis ini berlaga seperti Hermosa merupakan orang yang tidak terlihat. Ini membangkitkan amarahnya 10 kali lipat, karena ini membuktikan ini bahwa hal tidak ada apa-apanya bagi Kenzie, dia tidak ada apa-apanya..


Hermosa berkata dengan dingin: “kamu bukankah hanya seorang pelayan dirumah Reyhan? Bagaimana bisa naik keatas ranjang majikan dan seketika berubah menjadi nyonya rumah?”


Mendengar perkataan Hermosa yang menyakiti hati, Kenzie yang juga malas meladeni ucapan Hermosa pun tidak memperdulikannya sama sekali, merasa air yang ada digaunya sudah lumayan menggering, Kenzie pun membuang tissuenya kedalam tong sampah, bersiap meninggalkan toilet.


Hermosa yang merasa tak berhasil membuat kenzie marah pun, dalam hati merasakan rasa kekalahan yang mendalam. Mengedipkan mata besarnya, lalu berkata: “Coba kamu tebak, hari ini aku di kamar hotel dengan siapa?”


Kenzie menghentikan langkah kakinya. Tadi dia melihat lukisan terkenal yang digantung diruang perjamuan, ketika bersiap untuk mencari Rayhan, dia baru menyadari bahwa dimanapun dia tidak menemukan bayangan pria itu. ia menghilang bersama Hermosa.


Mengiggit bibir merah mudanya, Kenzie sama sekali tidak bisa mengatakan apapun, ia hanya berhenti sebentar sebelum kembali melanjutkan jalannya untuk keluar dari pintu.


Dia sama sekali tidak memiliki keinginan untuk berbicara dengan Hermosa, wanita seperti ini, semakin diladeni akan semakin keterlaluan.


Hermosa melihat Kenzie yang berhenti sesaat, merasa apa yang dikatakannya barusan itu berguna, memutuskan untuk melanjutkan pembicaraan yang mengguncang Kenzie, “kamu tebak, kami melakukan apa di dalam kamar?”


Membelakangi Hermosa, Kenzie melebarkan matanya merasa terkejut. Wanita ini bukankah sangat tidak mempunyai rasa malu, tanpa sungkan memberitahu gadis lain tentang hubungan intimnya?


Dunia ini sudah gila! Kenzie menggeleng gelengkan kepalanya, sama sekali tidak berniat memperdulikan Hermosa, berjalan lurus meninggalkan toilet tersebut.

__ADS_1


“Berhenti! Aku beritahukan kepada kamu, kamu bukanlah perempuan yang pantas berada disaping Reyhan! Sebaiknya kamu menjaga jarak dari dia! Kalau tidak kita lihat saja apa yang akan terjadi!”


__ADS_2