CINTA SETELAH MENIKAH

CINTA SETELAH MENIKAH
Bab 216 Sangat Memalukan


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Setelah menunggu satu minggu, akhirnya Kenzie menerima undangan wawancara dari perusahaan HSK. Setelah satu hari mempersiapkan semuanya matang-matang, Kenzie dengan percaya dirinya masuk ke gedung perusahaan HSK.


Seperti biasa, pertama-tama ia pergi ke resepsionis untuk mengisi data tamu, Kenzie meletakkan CV-nya di atas meja, lalu mengisi data dengan serius.


Hello! Im an artic!


Baru mengisi beberapa baris, tiba-tiba ada seseorang yang menepuk bahunya.


Kenzie menoleh, ada seorang wanita muda gemuk berambut keriting.


“Kamu Kenzie kan?” nada bicara wanita itu sedikit kasar.


Kenzie menahan rasa kesalnya menganggukkan kepala, “Halo, aku Kenzie. Kamu siapa?”


Hello! Im an artic!


wanita itu mengambil botol dari dalam tasnya, dia buka tutup botolnya, lalu dengan ganasnya menyiram isi botol itu ke wajah Kenzie! Cairan berwarna hitam dengan bau yang tidak sedap itu, tiba-tiba tersiram ke wajah Kenzie yang tidak tahu apa-apa!


“Ha! Apa maumu?!” Kenzie memakai tasnya untuk menutupi wajahnya, tangannya menyentuh wajahnya dan melihat bahwa cairan itu ternyata hanya tinta.


Kalau itu asam sulfat, mungkin wajahnya akan hancur!

__ADS_1


“Dasar kamu wanita murahan, apa maksudmu mencari muka di hadapan suamiku?!” wanita itu belum puas dan langsung memukul-mukul Kenzie.


“Kamu sakit ya? Siapa suamimu?! Aku sama sekali tidak kenal dengan suamimu!” penjelasan Kenzie semuanya tidak terdengar karena teriakkan wanita itu. Di aula yang tenang itu, semua orang melihat ke arah mereka.


Wanita itu masih belum puas, dia menarik lengan Kenzie lalu memakinya di depan banyak orang, “Semuanya lihat, orang yang tidak tahu malu ini mau merebut suamiku, anakku sudah berumur 5 tahun, wanita ini masih saja dekat-dekat dengan suamiku!”


Kenzie yang tadi wajahnya disiram tinta, sedaritadi sibuk memberihkan matanya dari tinta, sedari tadi, ia belum sempat menyerang balik wanita ini, sekarang matanya sudah bersih, pandangannya juga sudah jelas, mendengar wanita ini daritadi berbicara yang tidak baik tentangnya, Kenzie pun marah. Dengan marahnya dia menendang pinggang wanita itu, sampai wanita itu mundur beberapa langkah.


Wanita ini tidak menyangka, Kenzie yang kurus kecil ini ternyata tendangannya kuat , setelah dua detik dia pun bicara lebih kasar, “Semuanya lihat, wanita penggoda ini sudah merebut suamiku, masih berani memukulku!”


Di sisi lainnya, pintu lift berwarna emas berdenting, Reyhan dan beberapa pria berjas lainnya berjalan keluar dari lift itu.


Reyhan mengerutkan alisnya saat ia melihat bahwa di aula sedang terjadi keributan, “Pak Rocco, sepertinya kamu perlu memperbaiki keamanan di perusahaanmu.”


Ini benar-benar memalukan! Ia susah payah menjalin kerja sama dengan Group Realtech, sekarang kontrak saja belum selesai dibicarakan, Presiden Realtech sudah melihat kejadian seperti ini di perusahaannya!


Di tengah-tengah kerumunan orang, ada wanita muda gemuk dan wanita yang seluruh wajahnya penuh dengan tinta hitam, di telinganya terdengar suara “merebut suami, penggoda”, Reyhan dengan kesal mengerutkan alisnya, lalu berjalan ke arah luar.


Aura dinginnya memancar di sekeliling tubuhnya, perhatian kerumunan orang pun terpecah, dan langsung memberikan Reyhan jalan.


Kenzie dan wanita itu masih sedang bertengkar, mereka sama sekali tidak melihat Reyhan.


Saat Reyhan hampir sampai ke pintu itu, tiba-tiba dia mendengar wanita itu teriak, “wanita murahan ini namanya Kenzie! Hari ini, ia datang ke HSK untuk wawancara! Kalian harus lihat dengan jelas! Jangan sampai wanita murahan ini masuk ke kantor kalian!”

__ADS_1


Reyhan pun menghentikan langkahnya. Lalu melihat ke tengah-tengah kerumunan orang itu.


Wanita yang dimaki sebagai wanita murahan itu rambutnya basah karena tinta, jas putih yang dipakainya pun sudah kotor, wajahnya berantakan, tapi matanya yang besar jernih itu terlihat tidak asing.


Kalau bukan Kenzie, siapa lagi?


Seperti bisa membaca pikirannya, Kenzie juga melihat Reyhan, setelah termenung selama dua detik, dia pun memutar tubuhnya, tidak ingin Reyhan melihatnya.


Momen memalukan seperti ini, bisa-bisanya dilihat oleh Reyhan! Kenzie merasa sangat malu , air matanya juga hampir keluar.


Pak Rocco menyadarkan petugas keamanan yang tengah asyik menonton keributan itu, saat petugas keamanan hendak memisahkan dua wanita yang sedang ribut itu, Reyhan tiba-tiba jalan ke arah mereka, lalu mendorong wanita gemuk itu, menarik lengan Kenzie dan membawanya pergi!


Pak Rocco pun terkejut melihat Reyhan, dan sama sekali tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi.


Reyhan menarik lengan Kenzie, membawanya pergi ke luar.


Tangannya keras seperti besi, tenaganya juga sangat kuat , Kenzie pun kesakitan sampai berteriak, “Reyhan! Lepaskan! Sakit!”


Wajah Reyhan pun terlihat semakin kesal, dia membalikkan tubuhnya dan menatap Kenzie, lalu langsung menariknya melewati kerumunan orang ke tempat parkir bawah tanah, lalu mendorongnya masuk ke dalam mobil.


Kenzie malu dan menggigit bibirnya, dia berusaha mengelap wajah dan rambutnya yang terkena tinta itu.


“Apa ayng terjadi? Apa kamu merebut suami wanita itu? Siapa suaminya? Kenzie, benar-benar tidak di sangka, ternyata kamu memiliki hobi seperti ini! Hobi merebut suami orang lain! Kamu semakin lama semakin berani! Kamu benar-benar memalukan, kalau aku jadi dirimu, aku lebih baik bunuh diri!” omongan Reyhan tajam seperti pisau, wajahnya gelap seperti langit malam.

__ADS_1


Kenzie dari awal sudah merasa malu, tapi Reyhan malah menghinanya seperti itu, hatinya yang tersakitipun menjadi marah, “Apa kamu pernah melihatku merebut suami orang? Kalau aku memalukan, memangnya kenapa? Apa hubungannya denganmu? Kamu pikir kamu siapa? Untuk apa ikut campur urusan aku?!”


__ADS_2