CINTA SETELAH MENIKAH

CINTA SETELAH MENIKAH
Bab 224 Menjadi Ulasan Produk


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Saat ia dan Nindi tiba di hotel, tempat parkir di luar sudah hampir penuh dengan mobil. Dekorasi hotel itu benar-benar elegan, rangkaian bunga yang dibuat dari bunga mawar indah menghiasi ruangan, lantai dilapisi kaca, di dalam kaca itu ada ikan mas sedang berenang.


Dari jauh, mereka melihat Ethan, Kenzie tertawa, “Suamimu sudah datang, kamu tidak mau menghampirinya?”


Hello! Im an artic!


Nindi melihat Ethan, matanya yang penuh kebahagiaan tidak dapat ditutupi, tapi dia malahmemegang tangan Kenzie semakin erat, “Tidak perlu, aku sudah izin padanya, hari ini aku akan fokus menemani kamu.”


Ucapan yang datar, tapi penuh dengan perhatian. Hati Kenzie menjadi hangat, dia tahu Nindi khawatir dirinya akan sedih.


“Nindi, kamu tenang saja, aku baik-baik saja.” dia terus tersenyum, sengaja menunjukkan wajahnya yang tenang.


Nindi menepuk lengannya, “tidak peduli kamu baik-baik saja atau tidak, aku tetap akan menemanimu.”

__ADS_1


Hello! Im an artic!


Mereka berdua saling menatap dan tertawa, lalu berjalan ke arah aula.


Dekorasi aulanya didominasi warna emas dan putih susu, bunga mawar sampanye dan Hyacinthusus menghiasi ruangan itu, pita dekorasinya menggunakan warna emas muda dan diikat menjadi bentuk hati, pengaturannya sungguh luar biasa, dekorasinya sangat elegan.


Tidak sedikit wanita kaya yang menyapa Nindi dengan senyum, bahkan ada seorang wanita yang langsung menarik Nindi dan bertanya, “Nindi, siapa wanita cantik di sampingmu itu ? Mengapa aku tidak pernah melihatnya?”


Nindi melirik Kenzie dan tersenyum pada wanita itu, “ini teman baikku, Kenzie, ia masih sendiri. Kalau ada yang cocok dengannya, jangan lupa memberikanku informasi ya!”


Tawaan kecil terdengar dari belakang, “Nyonya Rhoda, Kenzie sepertinya tidak cocok dengan adikmu.”


Semua orang melihat ke arah suara itu, Tania yang memakai gaun panjang berwarna putih dengan rambutnya yang disanggul itu, dihiasi bunga camellia yang indah, sedang tersenyum di belakang mereka.


Orang yang dipanggil Nyonya Rhoda itu tersenyum, “Tania, mengapa tidak cocok? Coba kamu jelaskan, aku rasa dia lumayan cantik.”

__ADS_1


Tidak disangka, mereka menjadikan Kenzie barang untuk dinilai.


Melihat senyuman Kenzie semakin dingin, Nindi tidak tahan lagi, dia langsung menarik Kenzie pergi, “Silahkan kalian lanjutkan obrolan kalian, kami pergi dulu.”


“Eh, jangan pergi! Nindi, aku belum selesai bicara!” Tania melihat Kenzie, tatapannya takjub sebentar lalu berubah menjadi cemburu yang mendalam.


Nindi sama sekali tidak mempedulikannya, dia menarik tangan Kenzie dan hendak pergi.


“Nindi, tunggu, aku juga penasaran berikutnya Tania akan bicara apa. Bolehkah kita mendengarnya dulu?” Kenzie menarik nafas dalam-dalam, senyumannya semakin dalam.


Mendengar Kenzie bicara seperti itu, Tania senang dan tersenyum, “Nyonya Rhoda, adikmu itu berasal dari keluarga terpandang, anak dari direktur perusahaan ternama, pasangan yang cocok dengannya, walaupun tidak dari keluarga terpandang juga, tapi setidaknya harus merupakan orang bersih, tidak pernah dipakai orang lain, dan juga tidak pernah menjadi simpanan orang lain, iya kan?”


Tania tidak menyebutkan namanya, tapi ucapannya itu sangat jelas. Kenzie pernah dipakai oleh orang lain, dan juga pernah menjadi simpanan orang lain.


Bab selanjutnya Bab 225 Sangat Aneh

__ADS_1


Nyonya Rhoda melihat Kenzie dengan pandangan yang merendahkan, lalu melihatnya dari atas sampai bawah.


__ADS_2